Analisis EUR/GBP: Kebijakan ECB & BoE Menentukan Arah Pasar
Dipublikasikan pada: 29 December 2025
Pasangan mata uang EUR/GBP terus diperdagangkan di bawah level krusial 0.8750, mencerminkan kehati-hatian investor di tengah ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter dari dua bank sentral utama, yakni European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE). Para pelaku pasar kini memfokuskan perhatian mereka pada prospek inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Zona Euro dan Inggris, yang akan menjadi penentu utama pergerakan lintas mata uang ini di pekan-pekan mendatang.
Dinamika Kebijakan Moneter ECB dan Prospek Euro
Sentimen terhadap Euro saat ini sangat bergantung pada sinyal dari ECB. Meskipun tekanan inflasi di Zona Euro menunjukkan tanda-tanda pelonggaran, angka inflasi inti masih tetap tinggi, memicu perdebatan di antara anggota dewan gubernur ECB mengenai kapan waktu yang tepat untuk mulai menurunkan suku bunga. Pernyataan terbaru dari para pejabat ECB mengindikasikan bahwa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga pada level restriktif untuk waktu yang lebih lama guna memastikan inflasi kembali ke target 2% secara berkelanjutan. Pasar saat ini mencermati data ekonomi, terutama laporan inflasi dan survei aktivitas bisnis, untuk mencari petunjuk lebih lanjut. Prospek pertumbuhan ekonomi Zona Euro yang cenderung melambat juga menambah kompleksitas dalam pengambilan keputusan ECB, memberikan tekanan beragam pada mata uang tunggal tersebut.
Bank of England dan Tantangan Ekonomi Inggris
Di sisi lain Selat Inggris, Bank of England menghadapi tantangan serupa, bahkan mungkin lebih rumit. Inflasi di Inggris telah terbukti lebih persisten dibandingkan dengan negara-negara G7 lainnya, terutama pada komponen jasa. Meskipun ada tanda-tanda meredanya pasar tenaga kerja, tekanan upah masih menjadi perhatian utama BoE. Para pengambil kebijakan BoE terus menyeimbangkan antara kebutuhan untuk menekan inflasi dan risiko terhadap pertumbuhan ekonomi Inggris yang stagnan atau bahkan berpotensi resesi. Pasar uang telah memperkirakan beberapa kali pemotongan suku bunga oleh BoE pada tahun ini, namun data inflasi yang tidak terduga dapat mengubah proyeksi tersebut secara signifikan. Ketidakpastian seputar jalur kebijakan BoE ini secara langsung memengaruhi daya tarik Pound Sterling.
EUR/GBP Tetap di Bawah 0.8750: Analisis Teknis dan Fundamental
Level 0.8750 bertindak sebagai titik resistansi psikologis dan teknis yang kuat bagi pasangan EUR/GBP. Pergerakan di bawah level ini mengindikasikan bahwa Pound Sterling masih memiliki sedikit keunggulan relatif terhadap Euro, terutama karena pasar menilai kebijakan BoE akan tetap hawkish lebih lama atau proyeksi pemangkasan suku bunga oleh BoE lebih lambat dibandingkan ECB. Namun demikian, keseimbangan ini sangat rapuh. Apabila data inflasi Zona Euro menunjukkan penurunan yang lebih cepat dari perkiraan, atau jika sinyal dari ECB menjadi lebih dovish, Euro dapat melemah, mendorong EUR/GBP lebih jauh ke bawah. Sebaliknya, jika data Inggris menunjukkan perlambatan ekonomi yang lebih signifikan, atau BoE memberikan sinyal lebih longgar, GBP dapat berada di bawah tekanan, yang berpotensi mendorong pasangan ini menguji kembali level 0.8750 bahkan melampauinya.
Faktor Risiko dan Sentimen Pasar
Selain keputusan bank sentral, sentimen risiko global juga berperan dalam pergerakan EUR/GBP. Ketegangan geopolitik, fluktuasi harga komoditas, dan data ekonomi penting dari negara-negara besar lainnya juga dapat memengaruhi sentimen investor terhadap Euro dan Pound. Investor saat ini menahan diri dari posisi besar, menunggu kejelasan lebih lanjut dari pidato para gubernur bank sentral, rilis data inflasi, serta laporan pertumbuhan PDB yang akan datang. Meskipun demikian, volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi seiring pasar terus mencerna setiap informasi baru.
Kesimpulan
Pergerakan EUR/GBP di bawah 0.8750 sangat dipengaruhi oleh dinamika kebijakan moneter ECB dan BoE, serta data inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang fluktuatif. Investor harus tetap waspada terhadap rilis data dan pernyataan bank sentral karena volatilitas tinggi diperkirakan akan terus berlanjut di tengah ketidakpastian prospek global.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com