Analisis EUR/GBP: Terpeleset ke 0.8700 di Tengah BoE & Ukraina
Dipublikasikan pada: 30 December 2025
EUR/GBP Terpeleset Mendekati 0.8700 di Tengah Kehati-hatian BoE dan Ketegangan Ukraina
Pasangan mata uang EUR/GBP terus menunjukkan tren penurunan, terpeleset mendekati level krusial 0.8700. Pergerakan ini utamanya didorong oleh kombinasi sikap kehati-hatian dari Bank of England (BoE) serta ketegangan geopolitik yang berkelanjutan di Ukraina, yang secara signifikan memengaruhi prospek ekonomi zona euro.
Dampak Ketegangan Ukraina pada Prospek Euro
Ketegangan geopolitik di Eropa Timur, khususnya konflik di Ukraina, tetap menjadi faktor pemberat utama bagi mata uang tunggal Eropa. Zona euro sangat rentan terhadap guncangan harga energi dan gangguan rantai pasokan yang disebabkan oleh krisis ini. Para analis mencatat kekhawatiran yang meningkat terhadap potensi resesi di beberapa negara anggota Uni Eropa, mengingat ketergantungan pada pasokan energi Rusia dan tekanan inflasi yang melonjak. Ekspektasi pertumbuhan yang lebih rendah ini secara langsung melemahkan daya tarik Euro di mata investor global, mendorong mereka mencari aset yang lebih aman atau mata uang yang prospek ekonominya lebih stabil.
Dibandingkan dengan Euro, Pound Sterling (GBP) cenderung menunjukkan resiliensi yang relatif lebih baik terhadap dampak langsung krisis energi dan geopolitik di Eropa kontinental. Meskipun Inggris tidak sepenuhnya terisolasi, posisinya dianggap sedikit lebih terlindungi dari ketergantungan energi Rusia dan risiko perang yang meluas di daratan Eropa.
Sikap Hati-hati Bank of England Mempengaruhi EUR/GBP
Bank of England (BoE) telah mengisyaratkan pendekatan yang lebih berhati-hati dalam siklus pengetatan kebijakan moneternya. Meskipun BoE telah menaikkan suku bunga, pernyataan terbaru dari para pembuat kebijakan menunjukkan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Inggris di tengah inflasi yang tinggi. Namun, kehati-hatian BoE ini perlu dilihat dalam konteks relatif terhadap bank sentral lain, terutama European Central Bank (ECB).
Meskipun ada nada hati-hati, pasar tampaknya masih mempersepsikan BoE sebagai bank sentral yang relatif lebih siap untuk melanjutkan pengetatan, setidaknya dibandingkan dengan ECB yang menghadapi tantangan ekonomi yang lebih parah akibat krisis Ukraina. Ini berarti, bahkan dengan kehati-hatian BoE, Pound Sterling masih dapat mempertahankan kekuatan relatifnya terhadap Euro yang lebih terbebani. Fenomena ini turut mendorong pasangan EUR/GBP untuk terus merosot mendekati level 0.8700.
Analisis Teknis dan Level Krusial untuk EUR/GBP
Dari perspektif analisis teknis, pergerakan EUR/GBP menuju 0.8700 menempatkannya pada level support penting. Penembusan di bawah level ini dapat membuka jalan bagi penurunan lebih lanjut, dengan target potensial berikutnya di sekitar 0.8650 atau bahkan lebih rendah. Para pedagang memantau dengan cermat apakah tekanan jual akan terus berlanjut atau apakah level ini akan berfungsi sebagai titik pantulan sementara.
Indikator teknis jangka pendek menunjukkan momentum bearish yang kuat. Volume perdagangan juga menunjukkan minat jual yang konsisten. Kenaikan kembali di atas 0.8750 dapat meredakan tekanan jual, namun sentimen keseluruhan tetap condong ke arah pelemahan Euro terhadap Pound.
Kesimpulan
Pasangan EUR/GBP terus menunjukkan tren pelemahan, didorong oleh kehati-hatian Bank of England dan dampak negatif ketegangan Ukraina terhadap prospek ekonomi Zona Euro. Level 0.8700 menjadi support krusial yang perlu diperhatikan trader untuk peluang penurunan lebih lanjut.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com