Analisis EUR/JPY: Bearish Dominan, Potensi Turun ke 183.00

Dipublikasikan pada: 01 May 2026

Analisis EUR/JPY: Bearish Dominan, Potensi Turun ke 183.00

Pasangan mata uang EUR/JPY kembali menarik perhatian para pelaku pasar seiring dengan dominasi sentimen bearish yang kuat. Analisis harga terkini menunjukkan

EUR/JPY Price Forecast: Falls to near 183.00 as bearish bias prevails

, mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut menuju level psikologis dan teknis krusial di sekitar 183.00. Penekanan jual ini terbentuk dari kombinasi faktor teknis dan sentimen pasar yang berkembang, mendorong para trader untuk memantau pergerakan ini dengan cermat.

Analisis Teknis EUR/JPY: Penekanan Bearish Menuju 183.00

Secara teknis, pasangan EUR/JPY telah menunjukkan serangkaian sinyal yang mendukung pandangan bearish. Harga bergerak di bawah beberapa level support penting dalam beberapa sesi terakhir. Pola grafik mencerminkan pembentukan puncak yang lebih rendah (lower highs) dan lembah yang lebih rendah (lower lows), sebuah indikator klasik dari tren menurun.

Indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di bawah level 50, seringkali menandakan dominasi penjual. Selain itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga menunjukkan persilangan bearish, dengan garis MACD bergerak di bawah garis sinyalnya. Ini memperkuat argumen untuk kelanjutan tekanan jual. Apabila momentum ini berlanjut, penembusan level support 183.00 akan membuka jalan bagi penurunan lebih lanjut, dengan target berikutnya di sekitar 182.50 dan bahkan 182.00.

Dinamika Pasar dan Faktor Pendorong Tekanan Jual

Sentimen pasar saat ini tampaknya mendukung bias bearish pada EUR/JPY. Meskipun Bank of Japan (BoJ) masih mempertahankan kebijakan moneter longgar, spekulasi mengenai potensi intervensi mata uang oleh otoritas Jepang untuk memperkuat Yen tetap menjadi faktor pendorong. Pergeseran sentimen risiko global juga dapat memicu arus safe-haven menuju Yen, meskipun dalam skala terbatas.

Di sisi lain, Euro menghadapi tantangan dari data ekonomi yang bervariasi di Zona Euro. Meskipun ada sinyal pemulihan, kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi yang melambat atau potensi sikap lebih dovish dari European Central Bank (ECB) dapat membebani mata uang tunggal. Akibatnya, divergensi dalam prospek ekonomi dan kebijakan moneter antara Zona Euro dan Jepang, meskipun belum sepenuhnya jelas, dapat berkontribusi pada tekanan jual ini.

Level Kritis untuk Diperhatikan

Para pelaku pasar perlu memperhatikan beberapa level kunci. Level resisten terdekat berada di sekitar 183.50, diikuti oleh 184.00. Untuk membatalkan bias bearish jangka pendek, EUR/JPY perlu secara meyakinkan menembus dan bertahan di atas level resisten yang lebih tinggi ini. Namun, selama harga tetap di bawah level-level tersebut, tekanan jual kemungkinan besar akan tetap mendominasi.

Adapun level support krusial berikutnya, seperti yang disebutkan, adalah 183.00. Penembusan berkelanjutan di bawah level ini akan mengkonfirmasi kelanjutan tren bearish yang kuat, mendorong pasangan ini menuju area support berikutnya di 182.50 dan 182.00. Sebaliknya, penahanan level 183.00 dapat memicu konsolidasi atau pemulihan jangka pendek, meskipun bias keseluruhan tetap cenderung bearish hingga ada perubahan signifikan dalam fundamental atau teknikal pasar.

Kesimpulan

Pasangan EUR/JPY menghadapi tekanan jual kuat dengan potensi penurunan menuju level krusial 183.00. Dominasi sentimen bearish ini didukung oleh sinyal teknis yang jelas dan dinamika pasar, termasuk prospek kebijakan moneter yang berbeda. Trader perlu memantau level support dan resisten kunci untuk mengambil keputusan trading.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Kenaikan Suku Bunga ECB: Sinyal Hawkish & Implikasinya Pasar Artikel Lama → Pendapatan Reddit Naik 69%, Lampaui Ekspektasi Analis Pasar

Postingan Lainya