Analisis EUR/JPY: Bias Bullish Dominan di Atas 187.00

Dipublikasikan pada: 22 April 2026

Analisis EUR/JPY: Bias Bullish Dominan di Atas 187.00

Perkiraan Harga EUR/JPY: Tetap di Atas 187.00 Saat Bias Bullish Berkuasa

Pasangan mata uang EUR/JPY terus menunjukkan kekuatan signifikan di pasar valuta asing, dengan harga berhasil bertahan di atas level krusial 187.00. Prospek harga EUR/JPY saat ini menunjukkan dominasi bias bullish yang kuat, didorong oleh divergensi kebijakan moneter yang persisten antara Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BOJ), serta sentimen pasar global yang mendukung aset berisiko. Para trader dan analis kini memantau dengan cermat level-level kunci untuk mengonfirmasi kelanjutan momentum kenaikan ini.

Analisis Teknis EUR/JPY: Menguji Batas Atas

Secara teknis, pasangan EUR/JPY memperlihatkan struktur kenaikan yang kokoh. Penutupan harga secara konsisten di atas 187.00 menandakan level ini telah bertindak sebagai support psikologis dan teknis yang penting. Indikator moving average, seperti EMA 50 dan EMA 200, terus menunjukkan tren naik, dengan harga bergerak jauh di atas keduanya. Hal ini mengonfirmasi kontrol pembeli terhadap pasar.

Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di zona beli, namun belum mencapai wilayah overbought ekstrem, menunjukkan masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut. Level resistance berikutnya kemungkinan terlihat di sekitar 188.50, diikuti oleh 189.00. Penembusan di atas level-level ini dapat membuka jalan menuju target psikologis 190.00. Sebaliknya, penembusan ke bawah 187.00 dapat memicu koreksi menuju support minor di 186.20, namun bias bullish keseluruhan kemungkinan tetap utuh selama harga bertahan di atas 185.00.

Faktor Fundamental Mendorong Penguatan EUR/JPY

Penguatan EUR/JPY utamanya berakar pada perbedaan kebijakan moneter. ECB mempertahankan suku bunga acuan di level yang tinggi, mengisyaratkan pendekatan "higher for longer" untuk memerangi inflasi yang masih persisten. Pernyataan dari pejabat ECB seringkali bernada hawkish, memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi di Eurozone. Sementara itu, Bank of Japan meskipun telah melakukan penyesuaian kebijakan baru-baru ini, masih mempertahankan kebijakan moneter yang cenderung longgar.

Meskipun BOJ mengakhiri suku bunga negatif dan yield curve control, laju normalisasi kebijakan mereka diperkirakan sangat bertahap. Ini menciptakan selisih imbal hasil yang lebar dan menguntungkan Euro, menarik investor yang mencari imbal hasil lebih tinggi. Selain itu, data ekonomi zona Euro yang relatif tangguh, meskipun menghadapi tantangan, memberikan dukungan fundamental bagi mata uang tunggal. Sebaliknya, data inflasi Jepang, meski meningkat, belum cukup kuat untuk mendorong BOJ melakukan pengetatan agresif.

Prospek Jangka Pendek dan Level Kunci untuk EUR/JPY di Atas 187.00

Dalam jangka pendek, prospek untuk EUR/JPY tetap cenderung bullish selama harga berhasil mempertahankan posisinya di atas 187.00. Level ini kini menjadi garis pertahanan utama bagi para pembeli. Pengamatan terhadap sentimen risiko global juga penting; selera risiko yang kuat cenderung mendukung carry trade, di mana investor meminjam dalam mata uang dengan suku bunga rendah (JPY) untuk berinvestasi dalam mata uang dengan suku bunga tinggi (EUR).

Pernyataan dari pejabat bank sentral akan terus menjadi fokus utama. Setiap komentar yang mengindikasikan percepatan pengetatan oleh BOJ atau pelonggaran agresif oleh ECB dapat mengganggu tren saat ini. Namun, berdasarkan kondisi pasar saat ini, jalur dengan resistensi paling kecil adalah kenaikan. Trader harus terus memantau rilis data ekonomi penting dari kedua wilayah serta pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah sebagai indikator lanjutan kekuatan pasangan mata uang ini.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, prospek EUR/JPY tetap sangat bullish, didukung oleh divergensi kebijakan moneter ECB dan BOJ serta sentimen pasar global. Selama harga bertahan di atas 187.00, momentum kenaikan diperkirakan akan berlanjut, dengan trader memantau ketat level kunci dan data ekonomi untuk konfirmasi lebih lanjut.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Inflasi Inggris Maret: CPI Capai 3.3%, BoE Ambil Sikap Hati-hati Artikel Lama → Gold slumps below $4,750 as Middle East tensions and robust US Retail Sales weigh

Postingan Lainya