Analisis EUR/USD: Kerugian Stabil Dekat Support Kunci Scotiabank.
Dipublikasikan pada: 25 April 2026
Pasangan mata uang EUR/USD terus menunjukkan tekanan jual yang signifikan di pasar global. Namun, kerugian tampaknya mulai stabil di dekat level support kunci, sebuah perkembangan penting yang diamati oleh analis di Scotiabank. Laporan terbaru dari bank investasi tersebut menyoroti bagaimana EUR/USD: Losses steady near support – Scotiabank, mengindikasikan bahwa meskipun sentimen bearish masih mendominasi, ada tanda-tanda konsolidasi harga di area-area krusial. Para investor kini mencermati apakah level ini akan bertahan atau justru memicu penurunan lebih lanjut, terutama di tengah divergensi kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa.
Analisis Scotiabank Mengenai Stabilitas Kerugian EUR/USD
Scotiabank dalam analisisnya mengemukakan bahwa EUR/USD mendekati zona support yang kuat setelah mengalami tren penurunan berkelanjutan. Bank tersebut menyoroti level di sekitar 1.0700 sebagai titik penting yang dapat menahan momentum jual saat ini. Menurut Scotiabank, meskipun dolar AS tetap perkasa didukung oleh data ekonomi AS yang kuat dan narasi "higher for longer" dari The Fed, laju pelemahan Euro kemungkinan melambat di dekat ambang batas teknis ini. Para analis Scotiabank memperkirakan bahwa jika level support ini dapat bertahan, EUR/USD mungkin akan memasuki fase konsolidasi atau bahkan menunjukkan pantulan teknis jangka pendek. Namun, penembusan di bawahnya dapat membuka jalan bagi penurunan yang lebih dalam menuju 1.0650 atau bahkan 1.0600.
Faktor Pendorong Tekanan Jual EUR/USD
Beberapa faktor fundamental telah berkontribusi pada pelemahan Euro terhadap Dolar AS. Perbedaan prospek pertumbuhan ekonomi antara Zona Euro dan Amerika Serikat menjadi pendorong utama. Data manufaktur dan layanan Zona Euro menunjukkan perlambatan, bahkan kontraksi, yang memicu kekhawatiran resesi. Sementara itu, ekonomi AS terus menunjukkan ketahanan yang mengejutkan, dengan pasar tenaga kerja yang solid dan inflasi yang persisten. Kondisi ini memperkuat argumen bagi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, atau bahkan melakukan kenaikan tambahan. Sebaliknya, Bank Sentral Eropa (ECB) menghadapi tekanan untuk mempertimbangkan jeda dalam siklus kenaikan suku bunga mereka. Bahkan ada diskusi mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga di masa depan jika pertumbuhan melambat secara signifikan. Perbedaan kebijakan moneter ini secara langsung mempengaruhi daya tarik relatif kedua mata uang tersebut.
Level Kunci dan Prospek Teknis Mendatang
Dari perspektif teknis, level support 1.0700 memegang peranan krusial bagi pergerakan EUR/USD ke depan. Para trader mengamati area ini dengan cermat. Apabila tekanan jual terus berlanjut dan pasangan mata uang ini menembus di bawah 1.0680 secara meyakinkan, maka prospek bearish akan semakin kuat. Ini dapat memicu gelombang penjualan baru. Di sisi lain, jika pembeli dapat mempertahankan level 1.0700 dan mendorong harga kembali ke atas 1.0730, maka EUR/USD berpotensi menguji resistance awal di 1.0750. Level resistance signifikan berikutnya terletak di 1.0780 hingga 1.0800, yang merupakan area psikologis penting. Volatilitas pasar akan tetap tinggi, mengingat jadwal rilis data ekonomi penting dan komentar dari pejabat bank sentral dalam beberapa minggu mendatang. Para pelaku pasar akan terus memantau dengan seksama rilis data inflasi Zona Euro serta laporan ketenagakerjaan AS, yang dapat memberikan arah yang lebih jelas bagi pasangan mata uang EUR/USD.
Kesimpulan
Pasangan EUR/USD berada pada titik krusial dengan support 1.0700 menjadi penentu utama. Divergensi kebijakan moneter The Fed dan ECB, serta data ekonomi, akan terus memicu volatilitas dan arah pergerakan selanjutnya. Trader harus cermat memantau level ini dan rilis data penting.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com