Analisis GBP USD: Pound Inggris Uji 1.3500, Dolar AS Lemah

Dipublikasikan pada: 10 August 2026

Analisis GBP USD: Pound Inggris Uji 1.3500, Dolar AS Lemah

Pound Inggris Menguji 1.3500 Saat Dolar AS Berjuang Melepaskan Diri dari Guncangan NFP

Pound Inggris (GBP) menunjukkan kekuatan signifikan di pasar valuta asing, mendorong pasangan GBP/USD untuk kembali menguji level psikologis kritis 1.3500. Pergerakan bullish ini terjadi tatkala Dolar AS (USD) masih berjuang keras untuk melepaskan diri dari dampak guncangan data Non-Farm Payrolls (NFP) yang mengecewakan minggu lalu, yang telah meredupkan ekspektasi pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve. Para investor kini mencermati dengan saksama apakah GBP mampu menembus dan mempertahankan posisi di atas level resistensi penting ini, ataukah akan menghadapi tekanan balik dari sentimen pasar yang masih bergejolak.

Pound Inggris Menjelajahi Level Kritis 1.3500

Pasangan mata uang GBP/USD telah mengukir kenaikan yang stabil dalam beberapa sesi terakhir, mendekati ambang 1.3500 setelah berhasil melewati beberapa level resistensi minor. Penembusan di atas 1.3450 memberikan momentum tambahan bagi para pembeli, mengindikasikan adanya minat beli yang kuat terhadap Pound. Level 1.3500 bukan hanya merupakan angka bulat yang penting secara psikologis, tetapi juga berfungsi sebagai penghalang teknis yang signifikan, di mana pergerakan harga sebelumnya sering kali mengalami pembalikan atau konsolidasi. Volume perdagangan menunjukkan partisipasi pasar yang sehat, memperkuat validitas pergerakan harga saat ini.

Dolar AS Berjuang Keluar dari Bayangan NFP

Kelemahan Dolar AS menjadi pendorong utama kenaikan GBP/USD. Data NFP terbaru menunjukkan penambahan pekerjaan yang jauh di bawah ekspektasi, menambah kekhawatiran terhadap prospek pemulihan ekonomi AS dan memicu spekulasi mengenai sikap dovish Federal Reserve. Angka NFP yang hanya mencapai 210.000 pekerjaan, jauh di bawah konsensus 550.000, secara signifikan mengurangi tekanan bagi Fed untuk mempercepat tapering atau menaikkan suku bunga. Akibatnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS turun, mengurangi daya tarik Dolar bagi investor yang mencari pengembalian yang lebih tinggi. Indeks Dolar AS (DXY) terus menunjukkan konsolidasi di level yang lebih rendah, mencerminkan sentimen negatif ini.

Faktor-faktor Pendorong Kekuatan GBP

Selain kelemahan Dolar, Pound Inggris juga mendapatkan dorongan dari sejumlah faktor internal. Prospek ekonomi Inggris menunjukkan tanda-tanda ketahanan, dengan data PDB kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan awal. Para analis juga menyoroti potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of England (BoE) dalam waktu dekat. Sementara banyak bank sentral masih berhati-hati, BoE tampaknya lebih condong ke arah pengetatan kebijakan guna mengendalikan inflasi. Pernyataan dari beberapa anggota komite kebijakan moneter BoE juga mengisyaratkan pendekatan yang lebih hawkish, memberikan dukungan fundamental bagi mata uang Sterling.

Prospek Teknis GBP/USD ke Depan

Jika GBP/USD berhasil menembus dan bertahan di atas 1.3500, target berikutnya yang dapat diamati oleh para trader adalah level resistensi 1.3570 dan kemudian 1.3600. Namun, kegagalan untuk menembus level ini dapat memicu aksi ambil untung dan mendorong pasangan kembali ke zona support di sekitar 1.3420 atau bahkan 1.3380. Indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di wilayah netral-atas, menunjukkan masih ada ruang untuk pergerakan ke atas, meskipun dengan kewaspadaan terhadap potensi koreksi. Volatilitas pasar yang tinggi pasca-NFP memerlukan pendekatan yang hati-hati dari para pelaku pasar.

Kesimpulan

Pound Inggris menunjukkan kekuatan signifikan, mendorong GBP/USD untuk menguji level 1.3500, didukung oleh prospek ekonomi Inggris yang tangguh dan sikap hawkish Bank of England. Sementara itu, Dolar AS masih tertekan akibat guncangan data NFP yang mengecewakan. Trader disarankan berhati-hati mengingat volatilitas pasar yang tinggi.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Harga Perak Hari Ini: Lonjakan Harga & Faktor Pendorong Utama. Artikel Lama → Policy Hold Norges Bank: Mengungkap Prospek Krone Norwegia

Postingan Lainya