Analisis GBP/JPY: Rebound Kuat Pasca Data Ketenagakerjaan Inggris
Dipublikasikan pada: 16 December 2025
Pasangan mata uang GBP/JPY menunjukkan pembalikan signifikan, memantul dari level terendah lebih dari satu minggu untuk kembali diperdagangkan di atas ambang batas kritis 207.00. Rebound tajam ini terjadi tak lama setelah rilis data ketenagakerjaan Inggris yang lebih kuat dari perkiraan, memberikan dorongan substansial bagi Sterling. Sebelumnya, pasangan ini sempat tergelincir di bawah level 207.00, memicu kekhawatiran di kalangan investor. Namun, data terbaru telah mengubah sentimen secara drastis.
GBP/JPY Memantul dari Level Terendah Multi-Minggu di Atas 207.00 Pasca Data Ketenagakerjaan Inggris
Sterling menemukan pijakan kuat setelah Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) melaporkan angka ketenagakerjaan yang positif. Tingkat pengangguran Inggris secara mengejutkan turun menjadi 4,2% dalam tiga bulan hingga April, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan menjadi 4,3%. Selain itu, pertumbuhan upah rata-rata (termasuk bonus) tetap tinggi di angka 5,9%, melampaui perkiraan pasar sebesar 5,7%. Angka-angka ini mengindikasikan pasar tenaga kerja yang masih ketat di Inggris. Akibatnya, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga oleh Bank of England (BoE) dalam waktu dekat sedikit mereda. Investor kini melihat peluang penurunan suku bunga pada bulan Agustus atau September sebagai lebih mungkin, bukan Juni. Pergeseran sentimen ini secara langsung meningkatkan daya tarik Sterling.
Analisis Data Ketenagakerjaan Inggris: Katalis Pembalikan Sterling
Data ketenagakerjaan yang kuat, khususnya pertumbuhan upah yang persisten, memperkuat pandangan bahwa inflasi mungkin tetap lengket di Inggris. Hal ini memberikan argumen kuat bagi Bank of England untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini lebih lama. Pasar keuangan segera bereaksi. Pedagang mulai mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga BoE dalam waktu dekat. Sebagai hasilnya, imbal hasil obligasi pemerintah Inggris (Gilt) mengalami kenaikan, membuat Sterling lebih menarik dibandingkan mata uang lainnya. Tekanan jual pada GBP/JPY yang terlihat sebelumnya mulai berkurang secara signifikan, memicu aksi beli yang mendorong harga kembali ke atas 207.00. Pembalikan ini juga menunjukkan kekuatan fundamental ekonomi Inggris yang mendasari.
Dinamika Pasar dan Peran Yen Jepang yang Lemah
Selain kekuatan Sterling, kelemahan Yen Jepang (JPY) juga berkontribusi pada kenaikan GBP/JPY. Yen terus berada di bawah tekanan jual yang intensif. Perbedaan kebijakan moneter yang mencolok antara Bank of Japan (BoJ) dan bank sentral utama lainnya masih menjadi pendorong utama. BoJ mempertahankan kebijakan suku bunga yang sangat longgar, sementara bank sentral seperti BoE masih bersikap hawkish atau setidaknya menunda penurunan suku bunga. Perbedaan imbal hasil yang besar ini memicu aktivitas carry trade yang ekstensif, di mana investor meminjam Yen dengan suku bunga rendah untuk berinvestasi pada aset berdenominasi mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi. Meskipun ada intervensi verbal dari otoritas Jepang, pelemahan JPY tetap menjadi tren dominan. Kondisi ini memberikan dorongan tambahan bagi GBP/JPY, memungkinkan pemulihan yang lebih cepat.
Prospek GBP/JPY: Faktor-Faktor Kunci yang Perlu Diamati
Melihat ke depan, investor akan terus memantau data inflasi Inggris yang akan datang untuk petunjuk lebih lanjut mengenai jalur kebijakan moneter BoE. Jika inflasi tetap tinggi, kemungkinan BoE menunda penurunan suku bunga akan semakin besar, mendukung Sterling. Di sisi lain, setiap indikasi perubahan sikap dari Bank of Japan, terutama mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut atau pengetatan kebijakan, dapat memberikan dukungan untuk Yen. Namun demikian, prospek saat ini menunjukkan bahwa JPY kemungkinan akan tetap rentan. Sentimen risiko global juga berperan penting. Selama lingkungan global tetap stabil atau ada selera risiko, JPY cenderung melemah. Ini berpotensi menjaga momentum positif untuk GBP/JPY. Pedagang akan mengamati level resistensi berikutnya dan dukungan kunci di sekitar 207.00 untuk memahami pergerakan selanjutnya.
Kesimpulan
Pasangan GBP/JPY menunjukkan pembalikan kuat di atas 207.00, didorong oleh data ketenagakerjaan Inggris yang positif dan tekanan jual pada Yen Jepang. Investor harus terus memantau inflasi Inggris dan potensi perubahan kebijakan BoJ untuk memahami arah pergerakan selanjutnya.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com