Analisis GBP/JPY: Yen Tertekan, Fokus ke Kesaksian Bailey BoE.
Dipublikasikan pada: 25 February 2026
Pasangan mata uang GBP/JPY menunjukkan kinerja impresif di awal pekan ini, berhasil melampaui kisaran perdagangan dua minggu terakhir. Lonjakan ini terjadi saat Yen Jepang (JPY) terus menghadapi tekanan jual yang signifikan, sementara perhatian pasar kini tertuju pada kesaksian Gubernur Bank of England (BoE), Andrew Bailey, yang dijadwalkan akan berlangsung. Para pelaku pasar memantau pergerakan ini dengan cermat, mencari petunjuk arah kebijakan moneter ke depan dan potensi volatilitas lebih lanjut.
GBP/JPY Melonjak: Yen Melemah Dorong Kenaikan
Pasangan GBP/JPY telah berhasil menembus level resistensi kunci yang sebelumnya membatasi pergerakannya selama dua minggu terakhir. Momentum bullish ini sebagian besar didorong oleh pelemahan luas pada mata uang Yen Jepang. Investor cenderung menjauhi Yen akibat perbedaan suku bunga yang semakin melebar antara Jepang dan negara-negara maju lainnya, seperti Inggris.
Di satu sisi, Bank of Japan (BoJ) tetap mempertahankan sikap kebijakan moneter yang sangat akomodatif. BoJ terus menjaga suku bunga pada level rendah. Hal ini kontras dengan bank sentral utama lainnya yang telah menaikkan suku bunga secara agresif. Akibatnya, daya tarik Yen sebagai aset safe-haven atau mata uang carry trade cenderung berkurang. Para pedagang memanfaatkan perbedaan suku bunga ini untuk meminjam Yen dengan biaya rendah, lalu menginvestasikannya pada aset berimbal hasil lebih tinggi.
Faktor Pendorong Tekanan Jual Yen
Pelemahan Yen tidak hanya disebabkan oleh perbedaan suku bunga. Sentimen risiko global yang cenderung positif juga turut berperan. Ketika pasar global menunjukkan optimisme, permintaan untuk aset-aset yang lebih berisiko seringkali meningkat. Hal ini mengurangi daya tarik mata uang safe-haven seperti Yen Jepang. Data ekonomi Jepang yang bervariasi juga menambah tekanan pada mata uang tersebut. Meskipun inflasi sedikit meningkat, prospek pertumbuhan ekonomi masih menghadapi tantangan.
Selain itu, komentar dari pejabat BoJ baru-baru ini juga diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa bank sentral belum siap untuk secara drastis mengubah arah kebijakan moneter mereka. Oleh karena itu, investor mengantisipasi bahwa kebijakan suku bunga ultra-rendah akan tetap berlanjut. Ini secara inheren mengurangi minat untuk memegang Yen dalam jangka menengah.
Antisipasi Kesaksian Gubernur BoE Bailey
Sementara pelemahan Yen menjadi pendorong utama, pasangan GBP/JPY juga akan sangat dipengaruhi oleh kesaksian Andrew Bailey, Gubernur Bank of England. Kesaksian ini akan berlangsung di depan Komite Keuangan Parlemen Inggris. Pasar akan menganalisis setiap kata Bailey, mencari indikasi mengenai prospek inflasi Inggris dan arah kebijakan moneter BoE di masa mendatang. Inflasi di Inggris masih berada pada level yang tinggi, jauh di atas target BoE.
Jika Bailey memberikan sinyal hawkish, seperti kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut atau pengetatan kebijakan moneter, Pound Sterling (GBP) berpotensi mendapatkan dorongan. Sebaliknya, jika ia terdengar dovish atau mengungkapkan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi, GBP bisa saja melemah. Kesaksian ini berpotensi menyebabkan volatilitas signifikan pada pasangan mata uang yang melibatkan GBP, termasuk GBP/JPY.
Prospek Teknis dan Level Kunci GBP/JPY
Secara teknis, penembusan di atas kisaran dua minggu terakhir merupakan sinyal bullish yang kuat untuk GBP/JPY. Level resistensi sebelumnya kini dapat berfungsi sebagai level support. Para analis teknis akan mengamati apakah pasangan ini dapat mempertahankan posisinya di atas level penembusan tersebut. Jika momentum bullish berlanjut, level resistensi berikutnya mungkin akan menjadi fokus. Di sisi lain, jika ada retracement, level support penting akan diuji kembali.
Pergerakan harga selanjutnya kemungkinan besar akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap kesaksian Bailey. Kondisi makroekonomi global juga akan memegang peranan penting. Investor disarankan untuk memantau rilis berita ekonomi utama serta pernyataan dari pejabat bank sentral secara cermat.
Kesimpulan
Kenaikan GBP/JPY didorong oleh pelemahan Yen yang signifikan akibat perbedaan suku bunga dan kebijakan BoJ yang akomodatif. Namun, arah selanjutnya sangat bergantung pada kesaksian Gubernur BoE Andrew Bailey, yang akan memberikan petunjuk kebijakan moneter dan volatilitas pasar.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com