Analisis USD/JPY: Kenaikan Dekat 154.00 & Implikasi Risalah Fed
Dipublikasikan pada: 18 February 2026
USD/JPY Pertahankan Kenaikan Dekat 154.00 Jelang Rilis Risalah Fed
Pasangan mata uang USD/JPY saat ini mempertahankan kenaikan di dekat level krusial 154.00, seiring investor bersiap menghadapi rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan datang. Sentimen pasar cenderung bullish terhadap dolar AS, didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama. Pelemahan yen Jepang yang persisten juga turut berkontribusi terhadap pergerakan ini, menempatkan pasangan ini dalam posisi yang menarik perhatian pelaku pasar global.USD/JPY Bertahan Dekat 154.00: Sorotan Pasar
Tekanan beli terhadap USD/JPY terus berlanjut, membawa pasangan ini menguji level psikologis 154.00. Para pedagang secara cermat mengamati dinamika perbedaan suku bunga antara Amerika Serikat dan Jepang. Perbedaan kebijakan moneter yang mencolok antara Federal Reserve yang hawkish dan Bank of Japan yang masih dovish menjadi pendorong utama apresiasi dolar terhadap yen. Investor mencerna data inflasi AS yang masih "lengket", memperkuat pandangan bahwa penurunan suku bunga Fed tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Selain itu, permintaan aset safe-haven dolar AS tetap kuat di tengah ketidakpastian geopolitik.Antisipasi Risalah FOMC dan Implikasinya
Fokus utama pasar kini beralih ke risalah pertemuan FOMC yang dijadwalkan rilis. Risalah ini diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai pemikiran para pembuat kebijakan Fed terkait jalur suku bunga dan prospek ekonomi. Pernyataan yang lebih hawkish dari yang diantisipasi dapat memberikan dorongan signifikan bagi dolar AS, berpotensi mendorong USD/JPY melampaui resistansi 154.00. Sebaliknya, nada yang sedikit lebih hati-hati mungkin memicu aksi ambil untung jangka pendek. Oleh karena itu, detail mengenai diskusi inflasi, pasar tenaga kerja, dan proyeksi pertumbuhan akan sangat dicermati oleh para analis.Pelemahan Yen dan Intervensi yang Mengintai
Sementara itu, yen Jepang terus tertekan oleh kebijakan moneter ultra-longgar Bank of Japan (BoJ). Meskipun BoJ telah mengakhiri kebijakan suku bunga negatif, sinyal bahwa pengetatan lebih lanjut akan bersifat bertahap membuat yen rentan. Kesenjangan imbal hasil yang lebar antara obligasi AS dan Jepang menjadi magnet bagi investor untuk menjual yen. Pelemahan yen hingga level yang mengkhawatirkan telah memicu spekulasi mengenai potensi intervensi oleh otoritas Jepang. Setiap komentar dari pejabat keuangan Jepang tentang pelemahan yen dapat memicu volatilitas tajam. Namun demikian, hingga saat ini, intervensi verbal belum diikuti oleh tindakan konkret yang berkelanjutan di pasar.Prospek Teknis dan Level Kunci USD/JPY
Secara teknis, USD/JPY menunjukkan momentum bullish yang kuat. Pasangan ini diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan utama, mengindikasikan dominasi pembeli. Level 154.00 kini berfungsi sebagai resistansi psikologis dan teknis yang penting. Penembusan berkelanjutan di atas level ini membuka jalan menuju target berikutnya, berpotensi di sekitar 154.50 atau bahkan 155.00. Di sisi lain, support terdekat berada di sekitar 153.50, diikuti oleh level 153.00. Penurunan di bawah level-level support ini dapat mengindikasikan koreksi jangka pendek. Kehati-hatian tetap diperlukan mengingat potensi kejutan dari risalah Fed yang akan dirilis.Kesimpulan
Pasangan USD/JPY menunjukkan momentum bullish kuat jelang rilis risalah FOMC, didorong oleh perbedaan kebijakan suku bunga AS dan Jepang serta pelemahan yen. Level 154.00 menjadi resistansi krusial, sementara pasar mewaspadai detail risalah Fed dan potensi intervensi BoJ. Kehati-hatian diperlukan di tengah volatilitas.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com