AUD/USD Price Forecast: Climbs toward 0.7100, eyes on YTD high
Dipublikasikan pada: 21 February 2026
Prediksi Harga AUD/USD: Mendekati 0.7100, Menatap Puncak YTD
Pasangan mata uang AUD/USD menunjukkan momentum bullish yang kuat, bergerak mantap menuju level psikologis penting 0.7100. Kenaikan signifikan ini menempatkan pasangan tersebut dalam posisi strategis untuk berpotensi menantang puncak tahun ini (YTD high). Prediksi harga AUD/USD saat ini mencerminkan sentimen pasar yang optimis terhadap Dolar Australia, didukung oleh sejumlah faktor makroekonomi.
AUD/USD Bergerak Menuju 0.7100: Apa Pendorongnya?
Pendorong utama kenaikan AUD/USD adalah kombinasi sentimen pasar global yang lebih baik serta ekspektasi kebijakan moneter. Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan bias hawkish, sementara prospek ekonomi Tiongkok juga memberikan dukungan. Harga komoditas utama, seperti bijih besi, turut mengalami peningkatan. Hal ini secara langsung menguntungkan Dolar Australia. Selain itu, dolar AS menunjukkan pelemahan moderat. Indeks DXY cenderung bergerak sideways, bahkan sedikit menurun. Investor saat ini mengamati data inflasi dan pasar tenaga kerja AS dengan cermat.
Perbedaan ekspektasi suku bunga antara RBA dan Federal Reserve (Fed) menjadi kunci. RBA mungkin akan menaikkan suku bunga lebih lanjut. Sebaliknya, pasar mulai memperhitungkan jeda dari Fed. Kesenjangan ini menciptakan daya tarik bagi AUD. Investor mencari yield yang lebih tinggi. Akibatnya, arus modal mengalir ke aset berdenominasi AUD.
Analisis Teknikal dan Level Kunci AUD/USD
Secara teknikal, AUD/USD telah berhasil menembus beberapa level resistansi penting. Pergerakan di atas rata-rata bergerak 50 dan 100 hari mengonfirmasi tren naik. Level 0.7050 sempat menjadi penghalang signifikan. Namun, pasangan ini berhasil menembusnya dengan volume tinggi. Target berikutnya adalah 0.7100. Level ini berfungsi sebagai resistansi psikologis. Penembusan di atas 0.7100 dapat membuka jalan menuju YTD high. Puncak tahunan saat ini berada di sekitar 0.7150. Jika momentum bullish berlanjut, level tersebut dapat diuji. Indikator RSI (Relative Strength Index) saat ini berada di zona beli, namun belum terlalu overbought. Hal ini menunjukkan potensi kenaikan masih ada. Di sisi bawah, level 0.7020 dan 0.6980 akan bertindak sebagai support kuat. Penurunan di bawah level tersebut dapat memicu koreksi jangka pendek.
Faktor Fundamental Mempengaruhi Pergerakan AUD/USD
Beberapa data fundamental penting akan membentuk arah AUD/USD. Dari Australia, data inflasi dan laporan pasar tenaga kerja akan sangat diperhatikan. Pembacaan CPI yang lebih tinggi dapat memperkuat argumen RBA untuk kenaikan suku bunga. Demikian pula, tingkat pengangguran yang rendah akan mendukung Dolar Australia. Dari Amerika Serikat, data inflasi (CPI) dan PDB mendatang sangat krusial. Angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan dapat mengurangi tekanan pada Fed. Hal ini mungkin mendorong spekulasi jeda kebijakan. Sebaliknya, data ekonomi AS yang kuat dapat memperlambat pelemahan Dolar AS. Konflik geopolitik dan sentimen risiko global juga memengaruhi AUD. AUD sering dianggap sebagai mata uang berisiko. Oleh karena itu, selera risiko pasar global sangat berpengaruh.
Prospek Jangka Pendek dan Resiko AUD/USD
Prospek jangka pendek untuk AUD/USD tetap bullish. Pasangan ini kemungkinan akan terus menguji level 0.7100. Namun, para trader harus tetap waspada terhadap potensi pembalikan mendadak. Volatilitas pasar bisa meningkat. Rilis data ekonomi penting dapat memicu pergerakan tajam. Jika level 0.7100 tidak berhasil ditembus, koreksi ke arah 0.7050 mungkin terjadi. Sebaliknya, penembusan berkelanjutan di atas 0.7100 akan membuka pintu lebih lebar. Pergerakan menuju YTD high akan menjadi target realistis selanjutnya. Investor juga perlu memantau perkembangan di Tiongkok. Data ekonomi yang mengecewakan dari Tiongkok dapat menekan AUD. Perubahan retorika dari RBA atau Fed juga berpotensi mengubah arah pasar.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com