AUD/USD Price Forecast: Turns upside down after facing selling pressure above 0.7100
Dipublikasikan pada: 23 February 2026
Pasangan mata uang AUD/USD baru-baru ini mengalami pembalikan arah signifikan. Prospek harga AUD/USD kini berubah drastis setelah menghadapi tekanan jual kuat di atas level psikologis 0.7100. Setelah berjuang untuk mempertahankan momentum kenaikan, Dolar Australia kembali tertekan. Penolakan tajam dari ambang batas 0.7100 memicu aksi ambil untung masif. Investor mencermati ulang prospek pasangan mata uang ini. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang bergeser. Ini juga menyoroti resistensi teknikal yang kuat pada level tersebut.
Kegagalan AUD/USD Bertahan di Atas 0.7100
AUD/USD menunjukkan kekuatan sebelumnya. Pasangan ini berhasil menembus di atas 0.7100 untuk sesaat. Namun, momentum ini tidak berkelanjutan. Tekanan jual muncul dengan cepat. Beberapa faktor mungkin berkontribusi pada penolakan ini. Pertama, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global terus membayangi. Hal ini membebani mata uang komoditas seperti AUD. Kedua, Dolar AS menguat. Indeks DXY menunjukkan resiliensi. Data ekonomi AS yang relatif kuat mendukung hal tersebut. Ketiga, para trader teknik mengamati level 0.7100. Level ini berfungsi sebagai area resistensi krusial. Kegagalan menembusnya mendorong gelombang penjualan. Volume perdagangan meningkat saat harga kembali turun. Ini menegaskan sentimen bearish.
Prospek Harga AUD/USD: Pembalikan Arah Setelah Tekanan Jual di Atas 0.7100
Penurunan AUD/USD setelah menyentuh 0.7100 menandai pergeseran prospek. Analisis teknikal menunjukkan momentum berubah negatif. Harga kini diperdagangkan di bawah beberapa rata-rata bergerak utama. Ini termasuk EMA 50-hari dan 20-hari. Indikator momentum seperti RSI dan MACD juga menunjukkan sinyal bearish. RSI bergerak di bawah level 50. Sementara itu, MACD melintasi di bawah garis sinyalnya. Ini sering kali menjadi indikasi pembalikan tren. Target penurunan selanjutnya mungkin berada di sekitar 0.7000. Jika level ini ditembus, potensi penurunan ke 0.6950 dan 0.6900 terbuka. Pembalikan ini membutuhkan perhatian ekstra dari para trader.
Faktor Fundamental dan Teknis yang Mempengaruhi AUD/USD
Beberapa rilis data mendatang akan memengaruhi AUD/USD. Dari sisi Australia, data inflasi dan ketenagakerjaan menjadi sorotan. Bank Sentral Australia (RBA) terus mengawasi data ini. Setiap sinyal dovish dari RBA dapat menekan AUD lebih lanjut. Sementara itu, dari sisi AS, data inflasi (CPI) dan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) sangat penting. The Fed mempertahankan sikap hawkish. Ini memperkuat Dolar AS. Perbedaan kebijakan moneter antara kedua bank sentral sangat kentara. Selain itu, harga komoditas global juga relevan. Harga bijih besi dan tembaga memengaruhi AUD. Perubahan sentimen risiko global juga berperan. Peningkatan ketidakpastian geopolitik mendorong investor ke aset safe-haven seperti USD. Level support kunci di 0.7000 dan 0.6950 akan diuji.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com