British Pound: Bearish reversal extends before BoE – Scotiabank
Dipublikasikan pada: 28 July 2026
Pergerakan mata uang Inggris, Pound Sterling (GBP), kembali menjadi fokus utama para pelaku pasar dan analis keuangan. Sorotan tertuju pada "British Pound: Bearish reversal extends before BoE – Scotiabank," sebuah observasi krusial yang menyoroti pelemahan Sterling yang berkelanjutan menjelang pertemuan Bank of England (BoE) yang sangat dinantikan. Analisis dari Scotiabank ini menekankan tekanan jual yang terus-menerus terhadap GBP, menciptakan ketidakpastian signifikan di pasar.
Faktor-faktor Pendorong Penurunan British Pound
Pelemahan Pound Sterling tidak terjadi secara tiba-tiba. Beberapa faktor fundamental dan sentimen pasar telah berkontribusi terhadap perpanjangan tren bearish ini. Pertama, ekspektasi pasar mengenai jalur kebijakan moneter BoE semakin dovish. Meskipun inflasi Inggris masih tinggi, kekhawatiran tentang potensi resesi dan perlambatan ekonomi domestik telah mendorong spekulasi BoE mungkin akan mengurangi laju kenaikan suku bunga atau bahkan mengisyaratkan jeda dalam waktu dekat. Hal ini berbeda dengan beberapa bank sentral lain yang masih menunjukkan sikap lebih hawkish.
Selain itu, data ekonomi terbaru dari Inggris seringkali di bawah ekspektasi. Pertumbuhan ekonomi yang lesu, disertai tekanan inflasi yang persisten, menciptakan dilema bagi BoE. Para investor cenderung menarik modal dari aset yang prospek ekonominya kurang menjanjikan. Situasi geopolitik global dan penguatan Dolar AS yang berkelanjutan juga menambah tekanan pada pasangan mata uang GBP/USD dan lintas GBP lainnya.
Analisis Scotiabank: Kedalaman Reversal Bearish Sterling
Menurut analisis Scotiabank, perpanjangan reversal bearish pada British Pound merupakan cerminan dari dinamika pasar yang kompleks. Para ahli strategi di Scotiabank menyoroti bahwa Sterling kesulitan mendapatkan daya tarik bahkan di tengah sentimen risiko global yang terkadang membaik. Mereka mengamati level-level teknikal kunci yang terus ditembus, menunjukkan kekuatan tren penurunan. Pasar mungkin mengantisipasi BoE akan memberikan sinyal yang kurang agresif dalam kebijakan moneter mereka, terutama jika dibandingkan dengan Federal Reserve AS atau Bank Sentral Eropa.
Scotiabank juga kemungkinan mempertimbangkan posisi spekulatif di pasar berjangka. Jika posisi jual (short) GBP terus meningkat, hal itu dapat memperkuat momentum penurunan. Perkiraan mereka seringkali didasarkan pada kombinasi analisis teknikal dan fundamental, menimbang potensi dampak dari setiap pernyataan atau keputusan BoE yang akan datang. Fokus mereka pada perpanjangan reversal bearish menandakan bahwa pelemahan ini bukan hanya fluktuasi sementara, melainkan sebuah tren yang lebih dalam.
Prospek Pasar Menjelang Pengumuman Kebijakan BoE
Menjelang pengumuman kebijakan BoE, volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi. Para trader secara cermat memantau setiap petunjuk dari BoE, baik dari kenaikan suku bunga acuan maupun dari pernyataan yang menyertai. Apakah BoE akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, 50 basis poin, ataukah akan ada kejutan lain? Detail tentang proyeksi ekonomi baru BoE juga akan sangat penting. Jika BoE menyampaikan pandangan yang lebih pesimis atau mengindikasikan bahwa mereka mendekati akhir siklus pengetatan, British Pound bisa mengalami tekanan jual lebih lanjut.
Sebaliknya, jika BoE mengambil sikap yang lebih hawkish dari perkiraan pasar, mungkin Sterling dapat menemukan dukungan sementara. Namun, dengan "British Pound: Bearish reversal extends before BoE – Scotiabank" menjadi narasi dominan, potensi kenaikan cenderung terbatas. Para investor disarankan untuk berhati-hati dan memperhatikan level support serta resistance kunci sebelum dan sesudah pengumuman BoE untuk mengelola risiko secara efektif.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com