EUR/GBP holds gains as UK data fuels BoE cut bets

Dipublikasikan pada: 20 February 2026

EUR/GBP holds gains as UK data fuels BoE cut bets

Pasangan mata uang EUR/GBP berhasil mempertahankan kenaikannya di pasar global, dengan sentimen investor yang terus didominasi oleh rilis data ekonomi Inggris yang baru-baru ini memicu spekulasi kuat mengenai kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Bank of England (BoE). Kondisi ini menciptakan tekanan jual signifikan terhadap Pound Sterling (GBP), sekaligus memberikan dorongan bagi Euro (EUR) untuk menguat terhadap mata uang Inggris tersebut. Para pelaku pasar kini mencermati dengan seksama sinyal-sinyal dari BoE, yang diprediksi akan mengambil langkah pelonggaran moneter lebih awal dibandingkan bank sentral utama lainnya.

Data Ekonomi Inggris Memicu Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Bank of England

Beberapa laporan ekonomi penting dari Inggris telah mengindikasikan adanya perlambatan pertumbuhan dan penurunan tekanan inflasi. Angka inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaru menunjukkan penurunan signifikan, bergerak lebih dekat ke target 2% BoE. Selain itu, data pasar tenaga kerja juga mulai menunjukkan pelemahan, dengan tingkat pengangguran yang sedikit meningkat dan pertumbuhan upah yang melambat. Publikasi data Penjualan Ritel yang lebih rendah dari ekspektasi turut menambah kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi Inggris secara keseluruhan.

Faktor-faktor makroekonomi ini secara kolektif meningkatkan probabilitas bahwa BoE akan menjadi salah satu bank sentral G10 pertama yang memangkas suku bunga acuannya. Sebagian besar ekonom kini memperkirakan BoE dapat memulai siklus pelonggaran pada paruh pertama tahun ini. Ekspektasi ini menekan nilai Pound Sterling, sehingga membantu EUR/GBP mempertahankan kenaikan yang signifikan.

Divergensi Kebijakan Moneter dan Prospek EUR/GBP

Divergensi kebijakan moneter antara BoE dan European Central Bank (ECB) juga menjadi faktor krusial. Meskipun ECB juga menghadapi tekanan untuk melonggarkan kebijakan, sebagian besar analis melihat ECB akan bertindak lebih lambat dibandingkan BoE. Pernyataan dari pejabat ECB baru-baru ini cenderung menyoroti kehati-hatian dalam mempertimbangkan pemangkasan suku bunga, terutama karena inflasi di Zona Euro masih dianggap relatif kaku. Perbedaan prospek ini secara inheren mendukung Euro atas Pound Sterling.

Para investor saat ini mengamati setiap komentar dari anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE. Mereka mencari petunjuk lebih lanjut mengenai waktu dan skala pemangkasan suku bunga di masa depan. Pergeseran sentimen pasar yang cepat ini mencerminkan dinamika yang kompleks antara data ekonomi dan keputusan bank sentral. Kondisi tersebut sering kali menjadi pendorong utama pergerakan pasangan mata uang seperti EUR/GBP.

Analisis Teknis dan Tingkat Penting

Dari perspektif teknis, pasangan EUR/GBP menunjukkan momentum bullish yang stabil. Pasangan ini berhasil menembus beberapa level resistansi kunci dalam beberapa sesi terakhir. Level support terdekat kini terlihat di sekitar 0.8550, sementara resistansi signifikan dapat ditemukan di area 0.8620-0.8650. Penembusan di atas level ini berpotensi membuka jalan menuju target yang lebih tinggi.

Indikator teknis seperti Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa pasangan ini belum sepenuhnya memasuki wilayah overbought. Ini mengisyaratkan potensi ruang untuk kenaikan lebih lanjut. Namun demikian, para trader disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas, terutama menjelang rilis data ekonomi penting atau pidato dari pejabat bank sentral. Sentimen pasar yang rapuh dapat menyebabkan perubahan arah yang cepat.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Penguatan USD/CHF: Hawkish Fed Kalahkan Data Swiss Artikel Lama → Prospek XAG/USD: Momentum Bullish Melambat, Siaga Koreksi

Postingan Lainya