EUR/GBP Price Forecast: Bulls challenge 0.8600 resistance after weeks of consolidation

Dipublikasikan pada: 25 September 2026

EUR/GBP Price Forecast: Bulls challenge 0.8600 resistance after weeks of consolidation

EUR/GBP Price Forecast: Bulls challenge 0.8600 resistance after weeks of consolidation

Pasangan mata uang EUR/GBP kembali menarik perhatian signifikan dari para pelaku pasar dan analis. Setelah melalui periode konsolidasi yang berlangsung selama berminggu-minggu, EUR/GBP Price Forecast: Bulls challenge 0.8600 resistance menunjukkan pergeseran momentum yang kuat. Para pembeli (bulls) kini dengan agresif menguji level resistensi krusial di 0.8600. Pergerakan harga ini menandai potensi penembusan dari pola perdagangan lateral sebelumnya, sekaligus membuka peluang bagi pergerakan arah yang lebih jelas dalam waktu dekat.

Analisis Teknikal: Menguji Level Krusial 0.8600 Setelah Konsolidasi Panjang

Secara teknikal, pasangan EUR/GBP telah terkunci dalam rentang perdagangan yang sempit, seringkali bergerak di antara 0.8500 dan 0.8570 selama beberapa minggu terakhir. Konsolidasi ini menciptakan tekanan yang menumpuk. Kini, momentum bullish telah mendorong harga keluar dari batas atas rentang tersebut. Level 0.8600 berfungsi sebagai resistensi psikologis dan teknikal yang kuat. Penutupan harian di atas level ini akan menjadi sinyal bullish yang sangat meyakinkan. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan persilangan bullish, mengindikasikan bahwa momentum beli sedang meningkat. Selanjutnya, Relative Strength Index (RSI) bergerak naik, meskipun belum memasuki wilayah overbought, menyiratkan masih ada ruang bagi kenaikan lebih lanjut. Volume perdagangan juga tampak meningkat seiring dengan upaya penembusan ini, memberikan validasi terhadap pergerakan harga.

Faktor Fundamental di Balik Momentum EUR/GBP

Pergeseran sentimen pada EUR/GBP tidak terlepas dari sejumlah faktor fundamental yang memengaruhi ekonomi Eropa dan Inggris. Di Zona Euro, data ekonomi terbaru menunjukkan ketahanan yang lebih baik dari perkiraan, khususnya di sektor jasa. Hal ini mungkin mengurangi spekulasi penurunan suku bunga awal dari Bank Sentral Eropa (ECB). Pernyataan dari pejabat ECB cenderung berhati-hati, namun tidak sepenuhnya dovish. Sementara itu, Bank of England (BoE) menghadapi tekanan inflasi yang masih tinggi, tetapi pertumbuhan ekonomi Inggris menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Pasar mulai memperkirakan BoE mungkin akan mulai memangkas suku bunga lebih cepat dibandingkan ECB. Perbedaan ekspektasi kebijakan moneter ini secara langsung menekan Pound Sterling dan memberikan dorongan kepada Euro. Selain itu, sentimen risiko global juga berperan, dengan Euro yang terkadang diuntungkan sebagai mata uang pendanaan dalam kondisi pasar tertentu.

Prospek Jangka Pendek dan Strategi Trader Menghadapi Resisten 0.8600

Prospek jangka pendek untuk EUR/GBP sangat bergantung pada kemampuan bulls untuk mempertahankan tekanan di atas 0.8600. Jika resistensi ini berhasil ditembus dengan konfirmasi yang jelas – misalnya, penutupan candle harian yang kuat di atas level tersebut – maka target berikutnya yang mungkin dicapai adalah 0.8625, diikuti oleh 0.8650. Ini akan mengindikasikan kelanjutan tren naik yang lebih substansial. Namun, jika 0.8600 terbukti terlalu tangguh dan harga kembali ditolak, EUR/GBP kemungkinan akan mundur kembali menuju level support terdekat di 0.8570 atau bahkan ke batas atas zona konsolidasi sebelumnya di sekitar 0.8550. Trader disarankan untuk memantau data ekonomi penting dari kedua wilayah dalam beberapa hari mendatang, termasuk angka inflasi dan komentar dari bank sentral. Volume perdagangan serta pola candlestick saat pengujian level 0.8600 akan menjadi kunci untuk mengonfirmasi arah pergerakan selanjutnya.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Yen Jepang Menguat: Independensi BoJ Dorong Normalisasi Kebijakan Artikel Lama → Harga Emas Menguat: Dolar & Imbal Hasil Berhenti, Rugi Mingguan Membayangi

Postingan Lainya