EUR/JPY Price Forecast: Tests rising wedge bottom near 184.00
Dipublikasikan pada: 17 August 2026
Pasangan mata uang EUR/JPY kembali menjadi sorotan para trader dan analis. Saat ini, pasangan tersebut menunjukkan pergerakan krusial, berpotensi menguji batas bawah pola grafik rising wedge di dekat level psikologis 184.00. Pergerakan ini menimbulkan pertanyaan signifikan mengenai arah jangka pendek dan menengah mata uang Eropa terhadap Yen Jepang, terutama setelah periode volatilitas yang cukup tinggi.
Analisis Teknis EUR/JPY: Uji Batas Bawah Pola Rising Wedge
Dalam kerangka waktu yang lebih luas, EUR/JPY telah membentuk pola rising wedge, sebuah formasi yang sering kali mengindikasikan potensi pembalikan tren ke bawah setelah periode kenaikan harga. Saat ini, harga EUR/JPY secara aktif menguji garis tren bawah dari pola ini, tepat di sekitar area 184.00. Level ini tidak hanya berfungsi sebagai dukungan teknis dari pola wedge, tetapi juga merupakan titik harga penting yang dapat menarik perhatian pasar.
Jika harga berhasil bertahan di atas 184.00, EUR/JPY mungkin akan melihat upaya pemulihan menuju garis tengah atau bahkan batas atas wedge. Namun demikian, penembusan berkelanjutan di bawah 184.00 akan memicu sinyal jual yang kuat. Skenario tersebut membuka pintu menuju level dukungan berikutnya. Para trader perlu mengamati volume perdagangan dan momentum saat penembusan terjadi. Indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di zona netral, namun dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai tekanan beli atau jual yang dominan.
Faktor Fundamental Penggerak EUR/JPY
Selain aspek teknis, fundamental ekonomi juga memainkan peran penting dalam menentukan pergerakan EUR/JPY. Kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BOJ) menjadi pendorong utama. Prospek pemotongan suku bunga oleh ECB, meskipun mungkin ditunda, tetap menjadi perhatian. Sementara itu, BOJ terus mempertahankan kebijakan akomodatif, namun spekulasi intervensi untuk menopang Yen Jepang sesekali muncul. Hal ini dapat menimbulkan sentimen pasar yang berhati-hati.
Perbedaan suku bunga antara kedua wilayah ini juga sangat memengaruhi daya tarik mata uang. Investor memantau data inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan angka pengangguran dari Zona Euro serta Jepang. Data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan untuk Zona Euro dapat memberikan dorongan pada EUR. Sebaliknya, peningkatan risiko global atau komentar hawkish dari pejabat BOJ berpotensi memperkuat JPY. Oleh karena itu, keseimbangan narasi fundamental akan sangat penting untuk menentukan arah selanjutnya.
Skenario Harga EUR/JPY Pasca Uji Batas Wedge
Pergerakan harga EUR/JPY di sekitar 184.00 dapat memicu dua skenario utama. Pertama, jika level ini bertahan sebagai dukungan, kita mungkin melihat pantulan kembali menuju 184.50 atau bahkan 185.00. Level resistance signifikan berikutnya kemungkinan besar berada di sekitar 185.30 hingga 185.50. Konfirmasi penembusan di atas area ini akan menetralkan bias bearish jangka pendek.
Kedua, jika EUR/JPY menembus batas bawah rising wedge dan bertahan di bawah 184.00, target penurunan awal mungkin berada di 183.50. Penurunan lebih lanjut berpotensi menguji 183.00, dan bahkan 182.50. Level-level ini akan menjadi zona dukungan kunci yang harus diperhatikan oleh para trader. Volatilitas kemungkinan akan meningkat setelah konfirmasi penembusan ke salah satu arah. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada terhadap rilis data ekonomi penting yang dapat memicu pergerakan harga tajam.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com