Euro: Support seen near 1.15 against US Dollar – Scotiabank

Dipublikasikan pada: 15 September 2026

Euro: Support seen near 1.15 against US Dollar – Scotiabank

Euro menunjukkan potensi dukungan krusial di dekat level 1.15 terhadap Dolar AS, demikian penilaian terbaru dari Scotiabank. Analis mata uang dari bank investasi global tersebut menyoroti titik ini sebagai area penting yang dapat menahan penurunan lebih lanjut bagi pasangan mata uang EUR/USD. Penilaian ini muncul di tengah volatilitas pasar yang berkelanjutan serta pergeseran sentimen investor terhadap prospek ekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral utama.

Dinamika EUR/USD di Tengah Ketidakpastian Pasar

Pasangan EUR/USD telah mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Investor terus mencermati berbagai faktor makroekonomi yang memengaruhi pergerakan kedua mata uang tersebut. Data inflasi yang tinggi di zona Euro dan Amerika Serikat, serta respons kebijakan dari Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve (The Fed), menjadi pendorong utama. The Fed telah mengambil langkah agresif untuk menekan inflasi, sementara ECB menghadapi dilema yang lebih kompleks dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Situasi ini seringkali menciptakan tekanan ke bawah pada Euro, meningkatkan daya tarik Dolar AS sebagai aset safe haven.

Selain itu, sentimen risiko global turut memengaruhi arah EUR/USD. Konflik geopolitik, krisis energi di Eropa, serta kekhawatiran resesi global, semuanya berkontribusi pada kerentanan Euro. Oleh karena itu, identifikasi level dukungan yang kuat menjadi sangat penting bagi para pelaku pasar yang ingin memahami potensi pergerakan selanjutnya.

Analisis Scotiabank: Titik Dukungan Euro di Dekat 1.15 Terhadap Dolar AS

Menurut analisis Scotiabank, level 1.15 berfungsi sebagai batas psikologis dan teknis yang kuat bagi Euro terhadap Dolar AS. Para analis bank tersebut menggarisbawahi bahwa area ini sebelumnya pernah bertindak sebagai level dukungan historis. Mereka mengamati adanya minat beli yang muncul setiap kali harga mendekati ambang batas ini. Tim Scotiabank berpendapat bahwa selama Euro mampu bertahan di atas level 1.15, potensi pembalikan atau setidaknya stabilisasi harga tetap terbuka. Namun, jika level ini ditembus secara meyakinkan, hal itu dapat membuka jalan bagi penurunan yang lebih dalam, berpotensi menguji level dukungan berikutnya.

Scotiabank juga kemungkinan mempertimbangkan faktor-faktor fundamental yang mendasari pandangan ini. Misalnya, meskipun ECB bersikap lebih hati-hati, mereka tetap mengisyaratkan normalisasi kebijakan. Langkah ini, meskipun lebih lambat dari The Fed, dapat memberikan dukungan bertahap bagi Euro dalam jangka menengah. Oleh karena itu, level 1.15 menjadi tolok ukur penting untuk mengukur ketahanan Euro dalam menghadapi tekanan eksternal.

Implikasi Pasar dan Faktor Pemicu Selanjutnya

Para pelaku pasar kini akan memantau ketat pergerakan EUR/USD di sekitar level 1.15. Jika Euro berhasil mempertahankan posisinya, ini dapat memicu aksi beli spekulatif dan membantu pasangan mata uang ini pulih. Sebaliknya, penembusan di bawah 1.15 akan memicu kekhawatiran baru tentang prospek Euro. Investor akan fokus pada rilis data ekonomi mendatang, termasuk indeks harga konsumen (IHK), data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), dan pernyataan dari pejabat bank sentral.

Keputusan kebijakan moneter dari The Fed dan ECB pada pertemuan berikutnya juga akan sangat krusial. Perbedaan sikap antara kedua bank sentral ini akan terus menjadi pendorong utama volatilitas. Scotiabank, melalui analisisnya, memberikan panduan penting bagi investor yang sedang menavigasi pasar mata uang yang kompleks ini, menggarisbawahi level 1.15 sebagai batas krusial yang perlu diperhatikan.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru China says AI CEOs' call for a slowdown is 'fear mongering' Artikel Lama → OpenAI boss Sam Altman spells out how and why the AI industry wants to slow down: 'We could lose control'

Postingan Lainya