Euro: Test of 1.140 seen before recovery against US Dollar – ING
Dipublikasikan pada: 22 June 2026
Analis pasar dari ING Group baru-baru ini mengeluarkan proyeksi menarik mengenai pergerakan pasangan mata uang EUR/USD. Dalam pandangan mereka, pasangan ini diperkirakan akan mengalami uji level support penting di 1.140 sebelum akhirnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan terhadap Dolar AS. Prediksi ini menyoroti dinamika kompleks antara kedua mata uang utama dunia, dipengaruhi oleh faktor fundamental dan teknikal.
Analisis ING: Prospek EUR/USD Menjelang Level Kritis 1.140
Pandangan ING mengenai potensi Euro untuk menguji level 1.140 sebelum pemulihan terhadap Dolar AS didasari oleh beberapa pertimbangan. Pertama, kekuatan Dolar AS secara umum tetap menjadi faktor dominan di pasar valuta asing. Data ekonomi Amerika Serikat yang relatif kuat, ditambah dengan retorika kebijakan moneter Federal Reserve yang cenderung hawkish, terus memberikan dukungan bagi greenback. Sebaliknya, prospek ekonomi Zona Euro masih menghadapi tantangan. Inflasi yang persisten dan pertumbuhan yang melambat dapat membatasi ruang gerak Bank Sentral Eropa (ECB).
Tim analisis ING mengidentifikasi 1.140 sebagai level teknikal krusial. Penembusan atau penahanannya dapat menentukan arah pergerakan EUR/USD dalam jangka menengah. Sementara itu, sentimen pasar yang berhati-hati terhadap aset berisiko juga seringkali menguntungkan Dolar AS sebagai aset safe-haven. Hal ini berpotensi memicu tekanan jual lebih lanjut pada Euro, mendorongnya menuju ambang batas 1.140.
Faktor Pendorong Pelemahan Euro Jangka Pendek
Beberapa elemen dapat berkontribusi pada pelemahan Euro dalam waktu dekat. Kebijakan moneter yang divergen antara Fed dan ECB adalah salah satu pendorong utama. The Fed cenderung lebih agresif dalam menaikkan suku bunga. Sebaliknya, ECB mungkin mengambil pendekatan yang lebih hati-hati untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Zona Euro. Selisih suku bunga ini membuat aset berdenominasi Dolar AS menjadi lebih menarik. Selain itu, rilis data ekonomi yang mengecewakan dari Zona Euro, seperti data PDB atau inflasi inti yang lebih rendah dari perkiraan, bisa memicu tekanan jual. Situasi geopolitik yang tidak stabil juga dapat meningkatkan permintaan Dolar AS sebagai lindung nilai, menekan Euro lebih jauh.
Potensi Pemulihan Euro Pasca Uji 1.140
Meskipun ada proyeksi pelemahan awal, ING juga melihat potensi pemulihan bagi Euro setelah level 1.140 teruji. Pemulihan ini dapat dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, jika level 1.140 terbukti menjadi support teknikal yang kuat, ini bisa menarik pembeli baru dan memicu rebound harga. Kedua, perubahan ekspektasi kebijakan moneter, misalnya jika The Fed menunjukkan sinyal pelonggaran atau jika ECB mengadopsi sikap yang lebih hawkish dari yang diantisipasi, dapat mengubah sentimen secara signifikan. Selanjutnya, perbaikan data ekonomi di Zona Euro secara tak terduga juga bisa memberikan dorongan positif. Misalnya, pertumbuhan PDB yang lebih kuat atau data inflasi yang menunjukkan tanda-tanda moderasi tanpa terlalu menekan pertumbuhan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap Euro.
Oleh karena itu, para pelaku pasar akan mencermati dengan seksama bagaimana pasangan EUR/USD bereaksi di sekitar level 1.140. Perhatian akan terfokus pada data ekonomi makro yang akan datang dari kedua wilayah serta pernyataan dari para pejabat bank sentral. Kondisi pasar yang dinamis mengharuskan investor untuk tetap waspada terhadap perkembangan terbaru.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com