EUR/USD Price Forecast: Bulls test 1.1700 as RSI turns overbought
Dipublikasikan pada: 22 August 2026
Pasangan mata uang EUR/USD saat ini menarik perhatian pelaku pasar setelah menunjukkan momentum bullish yang kuat dalam sesi perdagangan terkini. Proyeksi harga EUR/USD terbaru memperlihatkan upaya gigih para bull untuk menembus level resistensi penting di 1.1700. Namun, indikator teknis seperti Relative Strength Index (RSI) mulai mengisyaratkan kondisi overbought, memicu pertanyaan mendalam mengenai keberlanjutan tren kenaikan harga ini.
Analisis Teknis EUR/USD: Batas 1.1700 Diuji
Beberapa hari terakhir, EUR/USD telah menikmati kenaikan signifikan. Sentimen pasar optimis terhadap euro dan pelemahan dolar AS menjadi pendorong utamanya. Upaya untuk melampaui 1.1700 menjadi fokus utama para trader, karena level ini secara historis bertindak sebagai penghalang kuat bagi pergerakan naik harga. Penembusan yang berhasil di atas ambang ini dapat membuka jalan menuju level yang lebih tinggi, mungkin 1.1750 atau bahkan 1.1800. Di sisi lain, kegagalan untuk mempertahankan momentum di atas 1.1700 bisa memicu aksi ambil untung yang signifikan. Oleh karena itu, dinamika harga di sekitar level ini sangat krusial.
Indikator RSI: Potensi Koreksi Saat EUR/USD Overbought
Pada saat yang sama, pengamatan terhadap indikator momentum, khususnya Relative Strength Index (RSI) periode 14, menunjukkan bahwa EUR/USD berada dalam zona overbought. Kondisi ini terjadi ketika nilai RSI melebihi angka 70, menandakan bahwa aset telah dibeli secara berlebihan dalam periode waktu tertentu. Secara historis, kondisi overbought sering mendahului koreksi harga atau periode konsolidasi. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa status overbought tidak selalu berarti pembalikan harga akan terjadi secara instan. Ini lebih merupakan sinyal peringatan bagi para trader untuk berhati-hati terhadap potensi penurunan tekanan beli atau peningkatan tekanan jual. Para trader sebaiknya memantau konfirmasi lain sebelum mengambil keputusan.
Faktor Fundamental yang Mempengaruhi EUR/USD
Di sisi fundamental, pergerakan EUR/USD juga dipengaruhi oleh data ekonomi makro dari Zona Euro dan Amerika Serikat. Rilis data inflasi, laporan ketenagakerjaan, serta pernyataan dari pejabat bank sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve (The Fed) terus membentuk sentimen pasar. Perbedaan prospek kebijakan moneter antara kedua bank sentral ini seringkali menjadi pendorong utama fluktuasi pasangan mata uang ini. Saat ini, fokus juga tertuju pada kebijakan stimulus pemerintah dan kecepatan pemulihan ekonomi global. Selanjutnya, perkembangan geopolitik dan sentimen risiko global juga bisa memengaruhi permintaan terhadap mata uang safe-haven seperti dolar AS.
Level Kritis Selanjutnya untuk Proyeksi Harga EUR/USD
Jika para bull berhasil menembus dan mempertahankan posisi di atas 1.1700, level resistensi berikutnya yang perlu diperhatikan adalah sekitar 1.1750 dan kemudian 1.1800. Level-level ini akan menguji kekuatan pembeli lebih lanjut. Sebaliknya, jika tekanan jual muncul dan harga gagal menembus 1.1700, level support terdekat dapat ditemukan di sekitar 1.1650, diikuti oleh 1.1600. Penembusan di bawah level support tersebut dapat menandakan pergeseran sentimen pasar dan potensi pergerakan turun yang lebih signifikan. Oleh karena itu, pemantauan ketat terhadap aksi harga di sekitar level-level kunci ini sangat krusial untuk menentukan arah EUR/USD dalam waktu dekat.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com