EUR/USD Price Forecasts: Bears remain in control with 1.1450 support eyed

Dipublikasikan pada: 21 September 2026

EUR/USD Price Forecasts: Bears remain in control with 1.1450 support eyed
Prospek Harga <a href="https://ea.chaosinlife.com" target="_blank" rel="nofollow noopener">EUR/USD</a>: Dominasi Bearish Berlanjut dengan Support 1.1450 Diincar

Prospek Harga EUR/USD: Dominasi Bearish Berlanjut dengan Support 1.1450 Diincar

Jakarta, [Tanggal]. Prospek pergerakan pasangan mata uang EUR/USD menjadi fokus utama para analis dan trader pekan ini. Berdasarkan tinjauan pasar terkini, nampaknya 'EUR/USD Price Forecasts: Bears remain in control with 1.1450 support eyed' masih menjadi narasi dominan. Sentimen bearish yang kuat terus membayangi Euro, didorong oleh perbedaan kebijakan moneter dan kekhawatiran ekonomi di Zona Euro, sementara Dolar AS mempertahankan posisinya sebagai aset safe-haven yang menarik, terutama di tengah ekspektasi pengetatan kebijakan oleh Federal Reserve.

Faktor Pendorong Tekanan Jual pada EUR/USD

Berbagai faktor fundamental berkontribusi pada tren penurunan EUR/USD yang persisten. Perbedaan jalur kebijakan moneter antara Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve (The Fed) adalah pendorong utama. The Fed telah mengambil sikap yang lebih hawkish, mengisyaratkan kenaikan suku bunga agresif untuk memerangi inflasi yang tinggi di Amerika Serikat. Sebaliknya, ECB menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati, di tengah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi Zona Euro dan dampak potensi pengetatan kebijakan yang terlalu cepat.

Inflasi di Eropa, yang sebagian besar didorong oleh kenaikan harga energi, juga menambah beban pada prospek Euro. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan stagflasi, di mana pertumbuhan melambat sementara harga terus meningkat. Selain itu, konflik geopolitik dan ketidakpastian pasokan energi semakin memperburuk sentimen, mendorong investor mencari keamanan pada aset yang lebih stabil seperti Dolar AS. Semua faktor ini secara kolektif menekan Euro, memperkuat posisi Dolar.

Prospek Harga EUR/USD: Dominasi Bearish Berlanjut dan Support 1.1450 Teruji

Secara teknikal, momentum bearish untuk EUR/USD masih sangat jelas. Harga secara konsisten diperdagangkan di bawah rata-rata bergerak utama, mengindikasikan tekanan jual yang berkelanjutan di pasar. Level support 1.1450 menjadi titik krusial yang diamati oleh para trader. Level ini bukan hanya titik psikologis penting, tetapi juga mewakili level terendah sebelumnya yang berpotensi menjadi fondasi untuk pembalikan arah atau konsolidasi sementara.

Jika support 1.1450 ditembus dengan volume yang signifikan, hal ini dapat memicu gelombang penjualan lebih lanjut, dengan target potensial berikutnya di area 1.1400 atau bahkan 1.1350. Para analis teknikal mencatat bahwa indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) mungkin menunjukkan kondisi oversold, namun belum ada tanda-tanda kuat untuk pembalikan tren yang signifikan. Oleh karena itu, para "bear" tampaknya masih memegang kendali penuh atas pergerakan harga.

Level Kunci dan Skenario Perdagangan yang Diamati

Untuk meredakan tekanan bearish yang sedang berlangsung, EUR/USD perlu menembus dan bertahan di atas level resistensi kunci. Level 1.1500 berfungsi sebagai resistensi psikologis dan teknikal terdekat. Penembusan berkelanjutan di atas 1.1500 dapat memberikan dorongan awal bagi pembeli, menguji resistensi berikutnya di sekitar 1.1550.

Namun, selama harga tetap di bawah level-level resistensi ini, skenario bearish akan tetap dominan. Trader perlu memantau dengan cermat rilis data ekonomi penting dari kedua wilayah, termasuk laporan inflasi, data pekerjaan, dan keputusan suku bunga, karena ini dapat memicu volatilitas yang signifikan. Skenario saat ini mengindikasikan bahwa setiap kenaikan harga kemungkinan besar akan dianggap sebagai peluang jual oleh pelaku pasar yang fokus pada tren, mengingat fundamental dan teknikal yang mendukung Dolar AS.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Kenaikan Bitcoin ke $86.000: Sinyal Akhir Musim Dingin Kripto? Artikel Lama → Penguatan Dolar AS: Didorong Minyak dan Kebijakan The Fed

Postingan Lainya