GBP/JPY Price Forecast: Rallies and hits 18-year highs above 217.00

Dipublikasikan pada: 07 July 2026

GBP/JPY Price Forecast: Rallies and hits 18-year highs above 217.00

Pasangan mata uang GBP/JPY baru-baru ini menarik perhatian luas di pasar finansial global. Pasangan ini mencatatkan reli signifikan, menembus dan mencapai level tertinggi dalam 18 tahun, melampaui angka 217.00. Pergerakan dramatis ini mengukuhkan dominasi Sterling terhadap Yen Jepang, menandakan adanya pergeseran fundamental yang kuat di balik dinamika pasar. Analis pasar saat ini sedang mencermati faktor-faktor pendorong di balik momentum bullish ini dan potensi kelanjutan tren di masa mendatang.

Divergensi Kebijakan Moneter sebagai Katalis Utama

Reli luar biasa GBP/JPY sebagian besar didorong oleh divergensi kebijakan moneter yang mencolok antara Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ). BoE terus mengambil sikap hawkish. Mereka berupaya mengendalikan inflasi yang masih tinggi di Inggris. Sebaliknya, BoJ mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar. Jepang masih menghadapi tantangan deflasi dan pertumbuhan ekonomi yang lesu. Perbedaan suku bunga yang melebar ini secara signifikan meningkatkan daya tarik carry trade. Investor meminjam dalam mata uang berimbal hasil rendah (JPY) untuk berinvestasi dalam mata uang berimbal hasil tinggi (GBP).

Data inflasi Inggris yang persisten di atas target BoE memberikan tekanan. Hal ini memaksa bank sentral tersebut untuk mempertahankan suku bunga tinggi. Sementara itu, BoJ menunjukkan kehati-hatian. Mereka lebih memilih untuk menyesuaikan kontrol kurva imbal hasil (YCC) secara bertahap daripada melakukan kenaikan suku bunga agresif. Kontras ini menciptakan fondasi kuat bagi apresiasi GBP terhadap JPY. Para pelaku pasar terus mengamati pernyataan dari kedua bank sentral untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan di masa depan.

GBP/JPY: Proyeksi Harga Menembus Puncak 18 Tahun di Atas 217.00

Secara teknis, penembusan level 217.00 merupakan sinyal bullish yang sangat kuat. Level ini sebelumnya bertindak sebagai resistensi jangka panjang yang signifikan. Kini, level tersebut berpotensi menjadi support baru. Momentum pembelian yang kuat telah mendorong pasangan ini ke wilayah yang belum pernah terlihat sejak tahun 2007. Para pedagang kini mencari level resistensi berikutnya. Secara historis, tidak banyak data di atas level ini. Ini menunjukkan bahwa pergerakan selanjutnya kemungkinan akan dipandu oleh sentimen pasar dan perkembangan fundamental baru.

Indikator kekuatan relatif (RSI) mungkin menunjukkan kondisi overbought. Namun, dalam tren yang kuat, hal ini seringkali tidak menghalangi kelanjutan kenaikan. Para analis teknis menyarankan agar para pedagang memantau support di sekitar 215.00 dan kemudian 213.00. Penembusan ke bawah level-level ini bisa menandakan adanya koreksi. Namun, selama harga tetap di atas 210.00, bias bullish jangka panjang kemungkinan akan tetap utuh.

Prospek Ekonomi dan Sentimen Risiko Global

Kondisi ekonomi makro juga berperan penting dalam dinamika GBP/JPY. Perekonomian Inggris menunjukkan ketahanan. Pasar tenaga kerja relatif kuat, meskipun inflasi masih menjadi perhatian. Sebaliknya, Jepang masih bergulat dengan pertumbuhan PDB yang lesu. Konsumsi domestik juga belum pulih sepenuhnya. Data ekonomi yang dirilis dari kedua negara akan terus memengaruhi pergerakan pasangan mata uang ini.

Sentimen risiko global juga merupakan faktor yang patut diperhatikan. JPY sering dianggap sebagai safe-haven. Ketika sentimen risiko global membaik, JPY cenderung melemah. Lingkungan "risk-on" saat ini mendukung aset-aset berimbal hasil lebih tinggi seperti Pound Sterling. Fluktuasi dalam sentimen pasar global, baik karena geopolitik atau data ekonomi besar, dapat mempengaruhi arah GBP/JPY. Namun, perbedaan suku bunga yang besar kemungkinan akan terus menjadi kekuatan pendorong utama.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Harga Emas Tertekan: Inflasi Hantui Pasar Global Emas Artikel Lama → United States Dollar Index trims gains as Fed hike bets fade

Postingan Lainya