Harga Minyak Brent: Analisis Societe Generale, Target $114-116

Dipublikasikan pada: 13 October 2026

Harga Minyak Brent: Analisis Societe Generale, Target $114-116

Harga minyak mentah Brent terus menunjukkan ketahanan yang signifikan di pasar komoditas global. Menurut analisis terbaru dari Societe Generale, Brent: Uptrend intact with $114–$116 in sight. Proyeksi ini mengindikasikan bahwa momentum bullish untuk patokan minyak global tersebut tetap kuat, dengan potensi mencapai level harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Brent yang Berkelanjutan

Kenaikan harga Brent didorong oleh kombinasi berbagai faktor fundamental yang saling berkaitan. Salah satu pendorong utama adalah terbatasnya pasokan global. Keputusan OPEC+ untuk mempertahankan target produksi yang lebih ketat, ditambah dengan gangguan pasokan dari beberapa wilayah produsen, secara signifikan menopang harga. Permintaan minyak juga menunjukkan pemulihan yang stabil, terutama dari negara-negara konsumen utama di Asia, yang perlahan bangkit dari perlambatan ekonomi sebelumnya. Selain itu, inventaris minyak mentah global yang relatif rendah di beberapa pusat penyimpanan utama turut menciptakan tekanan ke atas pada harga. Ketegangan geopolitik yang berkelanjutan di Eropa Timur dan Timur Tengah juga menambah premi risiko, membuat para pedagang tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan mendadak. Oleh karena itu, fundamental pasar saat ini mendukung narasi kenaikan harga.

Analisis Teknis Societe Generale: Uptrend Brent Menuju $114–$116

Dari perspektif analisis teknis, posisi Brent tetap menguntungkan bagi para bulls. Societe Generale menyoroti bahwa struktur pasar menunjukkan tren naik yang solid, dengan harga berhasil bertahan di atas level support kunci. Indikator momentum juga mendukung prospek kenaikan lebih lanjut, mengindikasikan kekuatan beli yang dominan. Level harga $114–$116 dipandang sebagai target berikutnya yang realistis berdasarkan pola grafik dan ekstensi Fibonacci. Para analis Societe Generale kemungkinan melihat konsolidasi harga baru-baru ini sebagai fase akumulasi sebelum lonjakan berikutnya. Dengan demikian, penembusan level resistensi sebelumnya telah membuka jalan bagi pengujian harga yang lebih tinggi. Integritas tren naik ini menjadi dasar kuat untuk proyeksi target harga tersebut.

Dinamika Permintaan dan Penawaran di Tengah Prospek Ekonomi Global

Meskipun ada kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global, permintaan minyak tetap tangguh. Sektor transportasi, baik darat maupun udara, terus menunjukkan pemulihan pasca-pandemi. Data ekonomi dari negara-negara berkembang seringkali menunjukkan peningkatan aktivitas industri, yang meningkatkan konsumsi energi. Di sisi penawaran, investasi yang terbatas dalam kapasitas produksi baru dan komitmen OPEC+ untuk menstabilkan pasar menjaga pasokan tetap terkendali. Namun, perlu dicatat bahwa potensi rilis cadangan strategis dari beberapa negara konsumen besar dapat memberikan tekanan jangka pendek. Di sisi lain, peningkatan kapasitas penyulingan global juga mendukung permintaan minyak mentah. Ini menciptakan keseimbangan pasar yang cenderung condong ke arah defisit pasokan, sehingga mendukung pandangan bullish untuk Brent.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Harga Minyak Brent menunjukkan ketahanan uptrend yang kuat. Didukung oleh fundamental pasar seperti pasokan terbatas dan permintaan yang pulih, serta analisis teknis Societe Generale, proyeksi menuju $114-$116 tampaknya realistis dalam waktu dekat.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Tren Rupee India: RBI Dukung, Namun Tak Balikkan Arah – OCBC Artikel Lama → British Pound gains as BoE’s Greene favors proactive approach on hot UK inflation

Postingan Lainya