Harga Perak The Fed Melonjak: Prospek XAG/USD Jelang Keputusan

Dipublikasikan pada: 16 September 2026

Harga Perak The Fed Melonjak: Prospek XAG/USD Jelang Keputusan

Perkiraan Harga Perak: XAG/USD Melonjak Mendekati $65 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Harga perak (XAG/USD) menunjukkan performa impresif baru-baru ini, melonjak signifikan hingga mendekati level krusial $65 per ounce. Kenaikan tajam ini terjadi seiring dengan meningkatnya antisipasi pasar terhadap keputusan suku bunga Federal Reserve AS yang akan segera diumumkan. Investor dan analis pasar saat ini mencermati setiap sinyal dari The Fed, yang berpotensi menentukan arah pergerakan harga komoditas logam mulia ini dalam jangka pendek hingga menengah.

Faktor Pendorong Kenaikan XAG/USD Menjelang Pengumuman The Fed

Kenaikan harga perak tidak terjadi dalam ruang hampa. Beberapa faktor fundamental dan teknis turut berperan mendorong XAG/USD lebih tinggi. Pertama, pelemahan Dolar AS (USD) baru-baru ini memberikan dukungan kuat. Ketika Dolar AS melemah, komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan.

Selain itu, permintaan safe-haven juga kembali menguat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan potensi perlambatan pertumbuhan. Investor cenderung mencari aset yang dianggap aman seperti perak dan emas untuk melindungi nilai portofolio mereka. Gejolak geopolitik dan kekhawatiran inflasi yang persisten turut memperkuat daya tarik logam mulia.

Sentimen pasar juga didukung oleh ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan mengadopsi sikap yang kurang agresif dalam kebijakan moneter mereka. Spekulasi mengenai jeda kenaikan suku bunga atau bahkan potensi penurunan di masa depan telah memicu minat beli terhadap aset non-imbal hasil seperti perak.

Antisipasi Pasar Terhadap Kebijakan Suku Bunga The Fed

Fokus utama pasar kini tertuju pada pengumuman kebijakan suku bunga oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Analis secara luas memperkirakan bahwa The Fed mungkin akan mempertahankan suku bunga acuan tetap pada pertemuan kali ini. Namun, yang lebih penting adalah bahasa atau nada yang digunakan oleh Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers, serta proyeksi ekonomi terbaru (dot plot).

Jika The Fed memberikan sinyal dovish atau mengindikasikan bahwa siklus kenaikan suku bunga telah berakhir, hal ini kemungkinan besar akan memberikan dorongan lebih lanjut bagi harga perak. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Sebaliknya, jika The Fed mengejutkan pasar dengan sikap yang lebih hawkish, XAG/USD berpotensi menghadapi tekanan jual yang signifikan.

Para pedagang juga akan mencermati data inflasi dan pasar tenaga kerja yang dirilis sebelumnya, yang akan memberikan konteks bagi keputusan The Fed. Data inflasi yang melandai dapat memperkuat argumen untuk jeda kenaikan suku bunga, sehingga menguntungkan perak.

Prospek Harga Perak (XAG/USD) Menuju Keputusan Suku Bunga The Fed

Secara teknis, pergerakan XAG/USD menuju $65 menunjukkan momentum bullish yang kuat. Level ini kini menjadi resistensi penting. Penembusan berkelanjutan di atas $65 dapat membuka jalan bagi pergerakan menuju target yang lebih tinggi, mungkin ke $67 atau bahkan $70. Namun, ada potensi koreksi jika keputusan The Fed tidak memenuhi ekspektasi dovish pasar.

Level dukungan krusial yang perlu diperhatikan berada di sekitar $62 dan $60. Penutupan di bawah level-level ini dapat menandakan pembalikan tren jangka pendek. Investor perlu memantau volume perdagangan dan pola grafik untuk mengkonfirmasi arah pergerakan selanjutnya.

Keputusan The Fed akan menjadi katalis utama bagi perak. Pernyataan Powell dan proyeksi ekonomi akan sangat vital dalam membentuk sentimen pasar dan menentukan apakah XAG/USD dapat mempertahankan momentum kenaikannya atau justru menghadapi tekanan jual. Oleh karena itu, periode menjelang dan setelah pengumuman The Fed akan menjadi momen krusial bagi harga perak.

Kesimpulan

Harga perak (XAG/USD) menunjukkan kenaikan signifikan didorong oleh pelemahan Dolar AS, permintaan safe-haven, dan ekspektasi sikap dovish The Fed. Keputusan suku bunga The Fed akan menjadi katalis utama, menentukan apakah momentum bullish perak dapat berlanjut atau menghadapi tekanan jual signifikan. Investor perlu mencermati sinyal dari Ketua Jerome Powell dan proyeksi ekonomi untuk arah pergerakan selanjutnya.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Penguatan EUR/CAD: Efek Lonjakan Stok Minyak Mentah AS Artikel Lama → Euro Menguat Terhadap Pound: Analisis Dampak Inflasi Inggris

Postingan Lainya