Japanese Yen: Bullish momentum extends against US Dollar – Societe Generale

Dipublikasikan pada: 08 September 2026

Japanese Yen: Bullish momentum extends against US Dollar – Societe Generale

Yen Jepang: Momentum Bullish Berlanjut Terhadap Dolar AS – Societe Generale

Yen Jepang (JPY) terus menunjukkan kekuatan yang signifikan, dengan momentum bullishnya yang berlanjut terhadap Dolar AS (USD). Analisis terbaru dari Societe Generale menyoroti kelanjutan tren ini, menegaskan perubahan sentimen pasar yang fundamental serta teknikal yang mendukung mata uang Jepang.

Katalis di Balik Penguatan Yen Jepang

Penguatan Yen Jepang sebagian besar didorong oleh pergeseran kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ). Keputusan BoJ untuk mengakhiri kebijakan suku bunga negatif, bersama dengan penghapusan kontrol kurva imbal hasil (YCC), telah memberikan dorongan substansial bagi JPY. Pasar kini mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut dari BoJ tahun ini, mempersempit selisih imbal hasil antara Jepang dan negara-negara maju lainnya, terutama Amerika Serikat. Investor global kini mencari peluang di pasar obligasi Jepang, meningkatkan permintaan terhadap Yen.

Selain itu, peran Yen sebagai aset safe-haven juga kembali menonjol di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Ketika kekhawatiran resesi atau volatilitas pasar meningkat, investor cenderung beralih ke aset yang dianggap lebih aman, dan Yen seringkali menjadi pilihan utama. Dinamika ini memberikan dukungan tambahan terhadap mata uang Jepang.

Tren JPY/USD: Lanjutan Momentum Bullish dalam Pandangan Societe Generale

Menurut Societe Generale, momentum bullish JPY terhadap USD tidak hanya didasarkan pada faktor fundamental, tetapi juga didukung oleh indikator teknikal. Analis mereka mengamati bahwa Yen telah berhasil menembus level resistensi kunci, mengindikasikan bahwa tren naik memiliki dukungan yang kuat. Societe Generale menekankan bahwa meskipun volatilitas mungkin tetap ada, arah umum pergerakan JPY cenderung positif dalam jangka menengah.

Laporan mereka juga menyoroti bagaimana perubahan dalam ekspektasi kebijakan Federal Reserve AS (The Fed) ikut mempengaruhi dinamika pasangan USD/JPY. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed di kemudian hari membuat Dolar AS kurang menarik dibandingkan sebelumnya. Penurunan imbal hasil obligasi AS sejalan dengan ekspektasi ini, secara tidak langsung mendukung penguatan Yen.

Dinamika Dolar AS dan Dampaknya pada JPY

Kinerja Dolar AS belakangan ini juga menjadi faktor penting dalam mendukung kenaikan JPY. Data inflasi AS yang bervariasi dan komentar hawkish yang lebih moderat dari pejabat The Fed telah sedikit mengurangi daya tarik Dolar. Investor semakin yakin bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, mengurangi daya tarik USD yang diuntungkan dari suku bunga tinggi sebelumnya.

Sementara itu, arus modal global cenderung bergeser. Adanya potensi repatriasi modal Jepang seiring dengan kenaikan suku bunga domestik juga dapat memperkuat permintaan terhadap Yen. Perusahaan-perusahaan Jepang mungkin mulai mengkonversi aset asing mereka kembali ke JPY, semakin mendukung tren bullish.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Harga Emas ZAR: Rand Afrika Selatan Menguat Berkat Emas Artikel Lama → Dolar AS The Fed: Penahanan Suku Bunga dan Dampaknya pada Dolar

Postingan Lainya