Pelemahan GBP/JPY: Analisis Harga & Prospek Pasangan Mata Uang

Dipublikasikan pada: 28 September 2026

Pelemahan GBP/JPY: Analisis Harga & Prospek Pasangan Mata Uang

GBP/JPY Price Forecast: Pound dives below 208.00 following rejection at 209.00

Pasangan mata uang GBP/JPY baru-baru ini menunjukkan pergerakan harga signifikan. Pound Inggris mengalami tekanan jual kuat, menyebabkan Pound dives below 208.00 following rejection at 209.00. Penurunan ini menandai pergeseran sentimen pasar. Investor kini mempertimbangkan potensi arah pergerakan selanjutnya. Kegagalan menembus level psikologis 209.00 memicu aksi jual substansial. Ini mendorong harga turun di bawah ambang batas penting 208.00. Volatilitas tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Analisis Pergerakan Harga GBP/JPY: Penolakan di 209.00

Pergerakan GBP/JPY menunjukkan pola teknikal jelas. Pasangan ini sempat menguji level resistance 209.00. Namun, tekanan jual muncul secara agresif pada level tersebut. Penolakan harga mengindikasikan bahwa area 209.00 bertindak sebagai penghalang kuat. Level ini sebelumnya menahan upaya kenaikan. Setelah gagal menembus, harga GBP/JPY berbalik arah tajam. Penurunan ini membawa Poundsterling di bawah level dukungan kunci 208.00. Ini menjadi sinyal bearish bagi banyak analis pasar. Volume perdagangan juga terpantau meningkat selama fase penurunan. Hal ini memperkuat validitas pergerakan harga.

Faktor Pendorong di Balik Penurunan Pound

Beberapa faktor makroekonomi berkontribusi pada pelemahan Pound terhadap Yen Jepang. Data inflasi Inggris menunjukkan perlambatan. Ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) meredup. Pasar mulai memperkirakan potensi pemotongan suku bunga lebih awal. Hal ini mengurangi daya tarik Poundsterling. Di sisi lain, Yen Jepang mendapat dorongan. Kekhawatiran geopolitik global meningkatkan permintaan aset safe-haven. Pernyataan dari Bank of Japan (BoJ) juga memicu spekulasi. Ada potensi BoJ akan memperketat kebijakan moneter lebih lanjut. Diferensial suku bunga antara Inggris dan Jepang mungkin menyempit. Ini menekan pasangan GBP/JPY ke bawah. Investor memantau dengan cermat setiap indikasi perubahan kebijakan moneter.

Prospek Teknikal GBP/JPY: Penurunan di Bawah 208.00 Setelah Gagal Tembus 209.00

Secara teknikal, penurunan GBP/JPY di bawah 208.00 membuka pintu untuk pelemahan lebih lanjut. Level 208.00 kini berfungsi sebagai resistance terdekat. Apabila harga gagal kembali ke atasnya, tren bearish mungkin berlanjut. Target support berikutnya dapat ditemukan di sekitar 207.50 dan 207.00. Indikator momentum juga mendukung pandangan bearish. Relative Strength Index (RSI) menunjukkan momentum penjualan yang kuat. Moving Averages Convergence Divergence (MACD) juga melintasi di bawah garis sinyalnya. Ini menandakan momentum negatif. Trader harus memperhatikan level 207.00. Penembusan di bawahnya bisa memicu penurunan lebih dalam. Namun, jika Pound berhasil merebut kembali 208.00, tekanan jual dapat berkurang. Pemulihan harga akan menghadapi tantangan signifikan di level 209.00 lagi.

Kesimpulan

Pelemahan GBP/JPY yang signifikan terjadi setelah gagal menembus level 209.00, mendorong harga di bawah 208.00. Penurunan ini dipicu oleh perlambatan inflasi Inggris dan potensi pengetatan kebijakan BoJ. Secara teknikal, tren bearish berlanjut dengan target support di 207.50 dan 207.00, kecuali Pound berhasil merebut kembali 208.00.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Dolar Australia RBA: Dilema Suku Bunga dan Prospek AUD Artikel Lama → Dolar Australia RBA: Menguat Tajam Jelang Keputusan Suku Bunga

Postingan Lainya