Pemulihan Poundsterling: GBP/USD Incar 1.36 Menurut Scotiabank.

Dipublikasikan pada: 12 August 2026

Pemulihan Poundsterling: GBP/USD Incar 1.36 Menurut Scotiabank.
Poundsterling Inggris: Pemulihan Sterling Mengincar Batas 1.36 Terhadap Dolar AS – Scotiabank

Dalam perkembangan pasar valuta asing terbaru, Poundsterling Inggris (GBP) menunjukkan sinyal pemulihan yang signifikan. Analisis mendalam dari Scotiabank menyoroti potensi pergerakan Sterling untuk mengincar batas krusial di level 1.36 terhadap Dolar AS (USD). Ini menandakan pergeseran sentimen investor, meskipun tantangan makroekonomi tetap membayangi prospek jangka panjang.

Prospek Pemulihan Poundsterling: Batas 1.36 Jadi Perhatian Scotiabank

Scotiabank, dalam catatan penelitian valuta asing terbarunya, menegaskan bahwa indikator teknikal untuk pasangan GBP/USD menunjukkan momentum positif yang sedang berkembang. Meskipun pasangan mata uang ini telah menghadapi tekanan substansial di masa lalu, ada tanda-tanda konsolidasi di sekitar level support penting. Para analis Scotiabank secara khusus menyoroti level 1.36 sebagai resistensi kunci yang harus dipecahkan. Penembusan di atas ambang batas ini secara meyakinkan berpotensi membuka jalan bagi pengujian target yang lebih tinggi, mengindikasikan potensi penguatan Sterling yang lebih luas.

Pandangan Scotiabank didasarkan pada kombinasi analisis teknikal dan fundamental. Mereka mengamati peningkatan tekanan beli dan penurunan momentum jual di grafik harian. Oleh karena itu, jika data ekonomi Inggris terus menunjukkan ketahanan dan sentimen risiko global membaik, peluang Sterling untuk menembus level 1.36 akan semakin kuat.

Faktor Pendukung Kekuatan Sterling

Beberapa faktor fundamental turut mendukung pandangan bullish terhadap Poundsterling. Data inflasi Inggris, meskipun mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran, masih bertahan di level yang tinggi. Situasi ini terus menekan Bank of England (BoE) untuk mempertahankan sikap moneter yang relatif ketat. Kenaikan suku bunga oleh BoE, atau ekspektasi kenaikan lebih lanjut, biasanya memberikan dorongan signifikan bagi mata uang domestik.

Selain itu, pasar tenaga kerja Inggris juga menunjukkan ketangguhan yang mengejutkan, dengan tingkat pengangguran yang tetap rendah. Kondisi ini menopang daya beli konsumen dan secara tidak langsung mendukung pertumbuhan ekonomi. Investor kini mencermati setiap pernyataan dari pejabat BoE untuk mencari petunjuk arah kebijakan di masa mendatang, yang pastinya akan mempengaruhi pergerakan GBP.

Dolar AS dan Tantangan di Level Kritis

Di sisi lain, pergerakan Dolar AS (USD) juga akan memainkan peran krusial dalam menentukan arah pasangan GBP/USD. Federal Reserve (The Fed) AS telah menempuh jalur pengetatan agresif, namun kini terdapat spekulasi yang berkembang tentang potensi jeda dalam siklus kenaikan suku bunga, atau bahkan pemotongan suku bunga di masa depan jika inflasi mereda signifikan. Data ekonomi AS yang bervariasi, termasuk laporan inflasi dan ketenagakerjaan, menciptakan ketidakpastian bagi Dolar.

Jika The Fed menunjukkan sinyal pelonggaran kebijakan moneter yang lebih dovish, Dolar AS bisa mengalami pelemahan. Kondisi ini tentu akan memberikan ruang bagi Sterling untuk menguat lebih lanjut terhadap Greenback. Namun demikian, Dolar AS tetap mempertahankan statusnya sebagai aset safe-haven yang diminati di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, memberikan lantai dukungan yang kuat.

Sentimen Pasar dan Prospek Jangka Pendek GBP/USD

Sentimen pasar saat ini cenderung berhati-hati, namun terdapat optimisme yang tumbuh mengenai prospek pemulihan Sterling. Para pedagang memantau dengan seksama rilis data ekonomi penting dari Inggris dan AS, serta komentar dari bank sentral masing-masing. Jika Inggris mampu menunjukkan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan dan BoE mempertahankan narasi kebijakan yang hawkish, tekanan ke atas pada GBP/USD kemungkinan akan terus berlanjut.

Level 1.36 bukan sekadar angka psikologis. Angka ini juga mencerminkan keseimbangan kekuatan fundamental dan teknikal yang dinamis antara Poundsterling dan Dolar AS. Terobosan yang jelas di atas level ini akan menjadi sinyal bullish yang kuat, menarik lebih banyak investor untuk mengambil posisi beli pada GBP.

Kesimpulan

Poundsterling menunjukkan sinyal pemulihan yang signifikan terhadap Dolar AS, dengan Scotiabank menyoroti potensi penguatan GBP/USD untuk mengincar batas 1.36. Didukung oleh kebijakan hawkish Bank of England dan data ekonomi Inggris yang tangguh, terobosan di atas level tersebut akan menjadi sinyal bullish kuat bagi Sterling di pasar valuta asing.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru The US Dollar Index has no dovish tail to price Artikel Lama → Analisis Dolar Australia: Ketahanan AUD Pasca Keputusan RBA

Postingan Lainya