Penguatan Euro Yen: EUR/JPY Dekati 181.00 Meski Hawkish BoJ Ueda
Dipublikasikan pada: 18 September 2026
Euro Terus Menguat, Mendekati 181.00 Terhadap Yen Jepang Meskipun Ada Komentar Hawkish Ueda
Pasar valuta asing kembali menyaksikan pergerakan signifikan pekan ini, di mana Euro terus menguat dan mendekati level krusial 181.00 terhadap Yen Jepang, meskipun ada komentar yang cenderung hawkish dari Gubernur Bank of Japan (BoJ), Kazuo Ueda. Fenomena ini menggarisbawahi perbedaan fundamental dan ekspektasi pasar yang persisten antara kedua mata uang. Investor kini mencermati apakah level psikologis 181.00 akan ditembus dalam waktu dekat, melanjutkan tren penguatan Euro yang tak henti.
Penguatan Euro di Tengah Komentar Hawkish BoJ
Gubernur BoJ Kazuo Ueda baru-baru ini menyatakan kemungkinan kenaikan suku bunga apabila target inflasi BoJ tercapai secara berkelanjutan. Pernyataan ini secara teknis bersifat hawkish, mengindikasikan bahwa BoJ sedang mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter. Namun, Yen Jepang gagal menguat secara signifikan sebagai respons. Faktanya, JPY justru terus melemah terhadap Euro. Pasar tampaknya masih skeptis terhadap kecepatan dan skala pengetatan kebijakan BoJ, mengingat bank sentral lain sudah jauh lebih agresif dalam menaikkan suku bunga. Selisih imbal hasil yang lebar antara obligasi zona Euro dan Jepang tetap menjadi faktor utama yang menekan Yen.
Komentar Ueda, meskipun secara verbal hawkish, tidak mampu mengubah narasi pasar yang didominasi oleh kebijakan BoJ yang masih sangat longgar. Investor percaya bahwa BoJ akan sangat berhati-hati dalam menormalkan kebijakan, sebuah proses yang kemungkinan besar akan memakan waktu lama. Oleh karena itu, daya tarik Yen sebagai mata uang berimbal hasil rendah untuk strategi carry trade tetap kuat, terutama ketika dipasangkan dengan Euro yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Faktor Pendorong Reli EUR/JPY
Penguatan Euro terhadap Yen tidak terlepas dari beberapa faktor kunci. Pertama, European Central Bank (ECB) masih mempertahankan sikap hawkish-nya. Pejabat ECB terus menekankan komitmen mereka untuk membawa inflasi kembali ke target 2%, bahkan jika itu berarti suku bunga harus tetap tinggi untuk jangka waktu lebih lama. Ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut atau setidaknya suku bunga yang stabil di level tinggi menopang nilai Euro.
Selain itu, data ekonomi dari Zona Euro menunjukkan ketahanan yang lebih baik dari perkiraan sebelumnya. Meskipun ada kekhawatiran resesi, beberapa indikator aktivitas ekonomi berhasil melampaui ekspektasi. Hal ini mengurangi kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi yang parah, memberikan dukungan tambahan bagi mata uang Euro. Di sisi lain, divergensi kebijakan moneter yang mencolok antara ECB dan BoJ menciptakan kondisi ideal untuk strategi carry trade, di mana investor meminjam dalam mata uang berimbal hasil rendah (JPY) dan berinvestasi dalam mata uang berimbal hasil tinggi (EUR).
Prospek dan Tingkat Kunci Selanjutnya
Level 181.00 kini menjadi fokus utama bagi para pelaku pasar. Tingkat ini merupakan resistance psikologis dan teknis yang signifikan. Penembusan di atas 181.00 dapat membuka jalan bagi Euro untuk menguji level yang lebih tinggi, mengindikasikan kelanjutan momentum bullish. Namun, kegagalan menembus level ini bisa memicu aksi ambil untung dan koreksi minor.
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data inflasi Zona Euro dan potensi petunjuk lebih lanjut dari BoJ mengenai arah kebijakan mereka. Perubahan sikap dari salah satu bank sentral, atau pergeseran signifikan dalam data ekonomi, dapat mengubah dinamika pasangan EUR/JPY. Namun, untuk saat ini, divergensi kebijakan yang jelas terus menopang Euro dan menjaga tekanan pada Yen.
Kesimpulan
Penguatan Euro terhadap Yen Jepang terus berlanjut, didorong oleh divergensi kebijakan moneter antara BoJ yang masih longgar dan ECB yang hawkish. Meskipun ada komentar dari Gubernur Ueda yang bersifat hawkish, pasar tetap skeptis terhadap pengetatan kebijakan BoJ, menekan Yen dan mendukung strategi carry trade. Level 181.00 kini menjadi titik perhatian penting bagi pergerakan EUR/JPY selanjutnya.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com