Penurunan NZD/USD: Dolar AS Menguat, Tekanan Jual di 0.5760

Dipublikasikan pada: 31 December 2025

Penurunan NZD/USD: Dolar AS Menguat, Tekanan Jual di 0.5760

Pasangan mata uang NZD/USD baru-baru ini mencatat penurunan signifikan. Pasangan ini menyentuh level terendah mendekati 0.5760 di tengah penguatan Dolar AS yang berkelanjutan. Pergerakan ini mencerminkan dominasi greenback di pasar global, didorong oleh berbagai faktor fundamental dan sentimen pasar yang berhati-hati.

Dolar AS Menguat dan Tekan NZD/USD

Penguatan Dolar AS menjadi pendorong utama pelemahan NZD/USD. Kekuatan Dolar AS ini berasal dari beberapa sumber. Pertama, Federal Reserve (The Fed) mempertahankan sikap hawkish-nya. Bank sentral AS terus mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk memerangi inflasi yang masih tinggi.

Selain itu, imbal hasil obligasi Treasury AS mengalami kenaikan. Imbal hasil yang lebih tinggi menarik investor global. Mereka mencari pengembalian yang lebih baik dibandingkan dengan mata uang lain. Dolar AS juga berfungsi sebagai aset safe haven. Permintaan ini meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kekhawatiran resesi terus membayangi pasar. Faktor-faktor ini secara kolektif meningkatkan daya tarik Dolar AS. Akibatnya, pasangan mata uang lain, termasuk Dolar Selandia Baru, berada di bawah tekanan jual.

Faktor-faktor Pendorong Pelemahan Dolar Selandia Baru

Di sisi lain, Dolar Selandia Baru (NZD) menghadapi tantangan internal. Bank Cadangan Selandia Baru (RBNZ) mungkin akan mengurangi laju pengetatan moneter. Hal ini berbeda dengan sikap The Fed. Data ekonomi Selandia Baru baru-baru ini menunjukkan pelemahan. Tingkat inflasi domestik masih menjadi perhatian. Namun, pertumbuhan ekonomi menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Pasar memproyeksikan kenaikan suku bunga RBNZ yang lebih lambat. Ini mengurangi daya tarik NZD. Divergensi kebijakan moneter antara AS dan Selandia Baru menjadi jelas. Selanjutnya, sentimen risiko global juga memengaruhi NZD. NZD dikenal sebagai mata uang komoditas. Ia sensitif terhadap perubahan selera risiko. Lingkungan pasar yang hati-hati cenderung menekan mata uang ini.

Analisis Teknis NZD/USD Dekati Level Terendah 0.5760

Secara teknis, pasangan NZD/USD telah menembus beberapa level dukungan kunci. Pergerakan harga menuju 0.5760 menunjukkan tekanan jual yang kuat. Level 0.5760 merupakan zona penting. Ini sebelumnya bertindak sebagai support psikologis. Penembusan di bawahnya dapat membuka jalan menuju level yang lebih rendah. Para trader perlu memantau level dukungan berikutnya. Area sekitar 0.5700 dan bahkan 0.5650 menjadi target potensial bagi bear. Indikator momentum menunjukkan sentimen bearish yang dominan. Relative Strength Index (RSI) berada di wilayah oversold. Namun, ini tidak selalu mengindikasikan pembalikan harga segera. Kekuatan Dolar AS saat ini masih sangat dominan. Sementara itu, level resistensi terdekat dapat ditemukan di sekitar 0.5800 dan 0.5850. Pemulihan di atas level ini akan diperlukan. Ini untuk meredakan tekanan jual yang ada.

Ke depan, para investor akan mengamati data ekonomi penting. Laporan inflasi AS dan data pasar tenaga kerja akan sangat diperhatikan. Selain itu, pidato dari pejabat bank sentral akan menjadi fokus. Perubahan sentimen pasar juga dapat memengaruhi pergerakan NZD/USD. Kondisi geopolitik global masih rapuh. Ini menambah ketidakpastian. Pasar akan terus mencermati perkembangan terkini.

Kesimpulan

Penurunan NZD/USD disebabkan oleh penguatan Dolar AS yang didorong sikap hawkish The Fed serta pelemahan Dolar Selandia Baru akibat potensi pengetatan moneter RBNZ yang lebih lambat. Secara teknis, pasangan ini menghadapi tekanan jual kuat mendekati 0.5760. Investor diimbau memantau data ekonomi AS dan sentimen pasar global ke depan.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Prediksi Harga EUR/JPY: Stabil Bullish, Resisten 185.00 Kritis Artikel Lama → Dolar AS Rebound: Mengapa USD Menguat di Akhir 2025?

Postingan Lainya