Perkiraan Harga EUR/JPY: Penurunan ke 183.50, Prospek Bullish
Dipublikasikan pada: 12 March 2026
Pasangan mata uang EUR/JPY baru-baru ini menunjukkan pergerakan menarik di pasar valuta asing. Analis mengamati penurunan harga mendekati level 183.50. Pergerakan ini sebagian besar dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk. Meskipun demikian, nuansa bullish yang lebih luas tampaknya tetap bertahan di antara para pelaku pasar.
Dampak Ketegangan Geopolitik pada Pergerakan EUR/JPY
Ketegangan geopolitik selalu menjadi faktor penentu dalam pasar keuangan global. Konflik atau ketidakpastian di kawasan Teluk acap kali memicu sentimen "risk-off" di kalangan investor. Sentimen ini mendorong permintaan terhadap aset-aset yang dianggap aman (safe-haven), salah satunya adalah Yen Jepang (JPY). Ketika investor beralih ke JPY sebagai lindung nilai, mata uang ini cenderung menguat. Di sisi lain, Euro (EUR) mungkin menghadapi tekanan jual karena dianggap sebagai mata uang yang lebih sensitif terhadap risiko pasar global.
Oleh karena itu, kombinasi dari JPY yang menguat dan EUR yang relatif melemah menciptakan tekanan jual pada pasangan EUR/JPY. Tekanan ini menyebabkan pasangan tersebut terkoreksi dari level tertingginya, bergerak mendekati titik psikologis 183.50. Analis pasar terus memantau perkembangan situasi di Teluk, sebab setiap eskalasi dapat memperdalam koreksi ini dalam jangka pendek.
Analisis Teknis EUR/JPY: Menguji Batas Penurunan Sementara
Secara teknis, level 183.50 menjadi area support penting yang menarik perhatian trader. Penurunan harga EUR/JPY saat ini menguji kekuatan level tersebut. Apabila level 183.50 ditembus, pasangan ini berpotensi mencari support berikutnya pada kisaran yang lebih rendah. Namun, indikator teknis jangka panjang seperti Moving Average 50 dan 100 hari masih menunjukkan tren naik yang kuat. Indikator Momentum dan Relative Strength Index (RSI) juga mengisyaratkan bahwa penurunan saat ini mungkin hanyalah koreksi sehat dalam tren bullish yang lebih besar.
Para analis juga mencatat bahwa aksi beli mungkin muncul kembali di sekitar level support kunci. Ini mengindikasikan bahwa minat beli yang mendasari pasangan ini masih kokoh. Oleh karena itu, penurunan ke 183.50 bisa menjadi peluang bagi investor untuk mengakumulasi posisi beli, asalkan level support tersebut dapat bertahan. Konfirmasi penembusan level ini ke bawah tentu akan mengubah sentimen jangka pendek secara signifikan.
Prospek Harga EUR/JPY: Nuansa Bullish yang Tetap Bertahan
Meskipun terjadi penurunan akibat faktor geopolitik, pandangan bullish secara keseluruhan terhadap EUR/JPY tetap dominan. Sentimen ini didukung oleh perbedaan kebijakan moneter yang mencolok antara Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Jepang (BoJ). ECB terus mempertahankan sikap yang relatif hawkish, mengisyaratkan potensi pengetatan lebih lanjut atau setidaknya menjaga suku bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Sebaliknya, BoJ masih berpegang pada kebijakan moneter ultra-akomodatif, meskipun ada spekulasi mengenai normalisasi di masa depan.
Perbedaan imbal hasil obligasi (yield differentials) antara Zona Euro dan Jepang juga memberikan dukungan kuat bagi EUR. Investor mencari imbal hasil yang lebih tinggi, mengalirkan modal ke aset berbasis Euro. Selain itu, data ekonomi Zona Euro menunjukkan ketahanan, berbeda dengan Jepang yang menghadapi tantangan inflasi dan pertumbuhan. Faktor-faktor fundamental ini membentuk dasar kuat bagi nuansa bullish EUR/JPY, menjadikan penurunan saat ini sebagai potensi pengujian sementara terhadap tren utama.
Kesimpulan
Meskipun EUR/JPY mengalami koreksi ke 183.50 akibat ketegangan geopolitik, nuansa bullish tetap dominan berkat perbedaan kebijakan moneter dan fundamental kuat Zona Euro. Level 183.50 menjadi support penting yang dapat memicu aksi beli kembali, mengindikasikan bahwa penurunan ini mungkin hanya koreksi sehat dalam tren naik yang lebih besar.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com