Permintaan Perak Tiongkok Imbangi Kehati-hatian Barat, Harga Bertahan

Dipublikasikan pada: 12 March 2026

Permintaan Perak Tiongkok Imbangi Kehati-hatian Barat, Harga Bertahan
Silver: Chinese demand offsets Western caution – TD Securities

Pasar perak global kini menampilkan dinamika yang menarik, di mana kekuatan permintaan dari salah satu raksasa ekonomi dunia berperan vital. Menurut analisis terbaru dari TD Securities, sebuah laporan penting menyoroti bagaimana Silver: Chinese demand offsets Western caution – TD Securities. Fenomena ini menunjukkan bahwa dorongan dari Tiongkok berhasil mengimbangi sikap hati-hati yang lebih dominan di pasar-pasar Barat, membentuk prospek harga logam mulia ini di masa mendatang.

Kekuatan Permintaan Tiongkok dalam Mengimbangi Kehati-hatian Barat pada Perak

Permintaan perak dari Tiongkok terus menunjukkan ketahanan luar biasa. Para analis TD Securities menggarisbawahi beberapa faktor pendorong utama. Sektor industri Tiongkok, khususnya di bidang energi hijau seperti panel surya dan kendaraan listrik, membutuhkan perak dalam jumlah besar. Selain itu, permintaan investasi dari investor ritel dan institusi di Tiongkok juga tetap solid. Banyak pihak melihat perak sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi domestik serta ketidakpastian ekonomi global. Data menunjukkan, pembelian fisik perak di Tiongkok seringkali meningkat saat volatilitas pasar global sedang tinggi. Kondisi ini secara konsisten memberikan lantai dukungan bagi harga perak global.

Di sisi lain, pasar Barat menunjukkan pendekatan yang lebih berhati-hati. Kebijakan moneter ketat, khususnya kenaikan suku bunga agresif oleh bank sentral seperti Federal Reserve, cenderung menekan daya tarik aset non-bunga seperti perak. Investor Barat mungkin lebih memilih obligasi atau instrumen keuangan lain yang menawarkan imbal hasil tetap. Prospek pertumbuhan ekonomi yang melambat di beberapa negara Barat juga mengurangi proyeksi permintaan industri. Oleh karena itu, penjualan dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) perak di Barat sering terlihat. Namun, permintaan Tiongkok yang gigih membantu menyeimbangkan tekanan jual tersebut.

Faktor-faktor Pemicu Kehati-hatian di Pasar Barat

Beberapa elemen kunci berkontribusi pada sikap hati-hati di pasar Barat. Pertama, tingkat inflasi yang persisten tinggi memicu respons bank sentral dengan kenaikan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan bunga, seperti perak. Kedua, penguatan Dolar AS turut menekan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut, membuat perak menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS. Ketiga, kekhawatiran resesi global membayangi. Potensi perlambatan ekonomi dunia dapat mengurangi permintaan industri secara keseluruhan. Akibatnya, sentimen investor cenderung menjauh dari logam mulia dan beralih ke aset yang dianggap lebih aman atau memberikan hasil riil.

Implikasi terhadap Prospek Harga Perak Menurut TD Securities

Dinamika antara permintaan Tiongkok dan kehati-hatian Barat menciptakan pasar yang kompleks. TD Securities menyarankan bahwa meskipun tekanan jual dari Barat ada, fondasi kuat dari Tiongkok akan terus menopang harga perak. Mereka memproyeksikan bahwa volatilitas akan tetap ada, namun penurunan tajam mungkin terbatas. Investor perlu memantau indikator ekonomi dari kedua wilayah secara cermat. Data manufaktur Tiongkok dan kebijakan moneter Barat akan menjadi penentu utama. Perkembangan teknologi hijau di Tiongkok juga akan terus menjadi pendorong permintaan struktural untuk perak. Oleh karena itu, TD Securities melihat prospek perak tetap positif dalam jangka menengah, meskipun mungkin tidak secepat emas. Logam perak memiliki peran ganda sebagai komoditas industri dan juga aset investasi.

Kesimpulan

Dinamika pasar perak saat ini didominasi oleh kekuatan permintaan Tiongkok yang menyeimbangkan sikap hati-hati di Barat. Meskipun ada tekanan jual, fondasi kuat dari Tiongkok diproyeksikan TD Securities akan menopang harga perak. Volatilitas mungkin ada, namun prospek jangka menengah perak tetap positif berkat peran ganda logam mulia ini sebagai komoditas industri dan aset investasi.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Ekspektasi Kebijakan JPY Stabil Jelang Pertemuan BoJ – Rabobank Artikel Lama → Harga Minyak Global: Tetap Tinggi di Tengah Sinyal SPR AS & Hormuz

Postingan Lainya