Pound Sterling Naik: Target 1.3405 Menurut Analisis UOB

Dipublikasikan pada: 19 October 2026

Pound Sterling Naik: Target 1.3405 Menurut Analisis UOB
British Pound: Momentum Naik Menargetkan 1.3405 Terhadap Dolar AS – UOB

British Pound: Momentum Naik Menargetkan 1.3405 Terhadap Dolar AS – UOB

United Overseas Bank (UOB) baru-baru ini merilis analisis pasar penting. Laporan tersebut menyoroti potensi pergerakan signifikan pada pasangan mata uang GBP/USD. UOB menyatakan British Pound kini menunjukkan momentum kenaikan kuat. Target utamanya adalah menembus level 1.3405 terhadap Dolar AS. Proyeksi ini menarik perhatian pelaku pasar. Ini mempertimbangkan dinamika makroekonomi kompleks dan kebijakan moneter yang berbeda antara Inggris dan Amerika Serikat.

Analisis Teknikal Mendukung Penguatan Pound Sterling

Para analis di UOB mengidentifikasi beberapa faktor teknikal penopang pandangan bullish ini. Pertama, pasangan GBP/USD berhasil bertahan di atas level support krusial. Ini menunjukkan adanya akumulasi beli yang solid. Selanjutnya, indikator momentum utama, seperti Relative Strength Index (RSI), mengindikasikan tekanan beli masih dominan. Garis moving average jangka pendek juga telah melintasi di atas garis jangka panjang. Ini sebuah sinyal klasik dari tren naik yang sedang berkembang.

Selain itu, pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan formasi grafik yang konsisten. Formasi ini mendukung potensi kenaikan lebih lanjut. Trader memantau dengan cermat level resistance sebelumnya. Level ini kini berpotensi menjadi support kuat. Apabila GBP/USD berhasil menembus 1.3405, maka jalur menuju level resistance berikutnya akan terbuka lebih lebar. Namun, koreksi jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum momentum naik ini berlanjut.

Faktor Makroekonomi Pendorong Momentum GBP/USD

Penguatan Pound Sterling tidak lepas dari sentimen pasar. Sentimen ini berkembang mengenai prospek ekonomi Inggris dan kebijakan Bank of England (BoE). Data inflasi di Inggris, misalnya, menunjukkan tekanan harga persisten. Ini mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut dari BoE. Sikap hawkish bank sentral seringkali memberikan dorongan positif bagi mata uang domestik. Di sisi lain, data ekonomi AS menunjukkan campuran sinyal. Hal ini menciptakan beberapa kerentanan bagi Dolar AS.

Sentimen risiko global juga berperan. Ketika selera risiko meningkat, aset-aset non-safe haven seperti Pound Sterling cenderung mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, Dolar AS mungkin sedikit melemah jika kekhawatiran global mereda. Oleh karena itu, kombinasi ekspektasi kebijakan moneter BoE yang lebih ketat dan dinamika Dolar AS yang fluktuatif menjadi katalis utama. Ini mendorong momentum kenaikan GBP/USD saat ini.

Target 1.3405: Proyeksi UOB untuk Pound Sterling terhadap Dolar AS

Menurut UOB, level 1.3405 bukan sekadar angka acak. Level ini merupakan titik resistance penting. Jika berhasil ditembus, ini akan mengkonfirmasi dominasi pembeli di pasar. Mereka memproyeksikan bahwa dalam jangka pendek hingga menengah, GBP/USD memiliki probabilitas tinggi. Probabilitas ini untuk mencapai dan bahkan melampaui level tersebut. Penembusan di atas 1.3405 dapat memicu gelombang pembelian baru. Hal ini mendorong pasangan mata uang ini menuju level yang lebih tinggi lagi.

Namun, UOB juga memperingatkan adanya risiko. Kegagalan untuk menembus 1.3405 dan kembali di bawah level support kunci dapat membatalkan skenario bullish ini. Pasar akan terus memantau rilis data ekonomi penting dari kedua negara. Komentar dari pejabat bank sentral juga akan menjadi perhatian. Kondisi ini akan memberikan petunjuk arah lebih lanjut bagi Pound Sterling terhadap Dolar AS di pekan-pekan mendatang.

Kesimpulan

Analisis UOB memproyeksikan Pound Sterling naik menargetkan 1.3405 terhadap Dolar AS, didukung oleh faktor teknikal kuat dan sentimen makroekonomi positif dari Inggris. Meskipun ada potensi koreksi jangka pendek, penembusan level ini akan mengkonfirmasi dominasi pembeli di pasar GBP/USD.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru PLN Euro Politik: Ketidakpastian Membebani Kinerja Zloty Polandia. Artikel Lama → Harga Minyak WTI Turun: Optimisme Pasokan Rusia Meredakan Kekhawatiran

Postingan Lainya