Prakiraan Harga EUR/GBP: Tekanan Bearish Meningkat ke 0.8720.
Dipublikasikan pada: 27 November 2025
Prakiraan Harga EUR/GBP: Di Bawah Tekanan Bearish yang Meningkat Menuju 0.8720
Mata uang EUR/GBP kembali menjadi sorotan para trader dan analis pasar. Prakiraan Harga EUR/GBP menunjukkan pasangan ini berada di bawah tekanan bearish yang meningkat, dengan target potensial menuju level krusial 0.8720. Kondisi makroekonomi di Zona Euro dan Inggris, serta dinamika pasar global, terus membentuk lintasan pergerakan pasangan mata uang ini, memicu kewaspadaan di kalangan investor.
Tekanan jual terhadap Euro sebagian besar bersumber dari ekspektasi kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB). Spekulasi penurunan suku bunga oleh ECB mungkin akan terjadi lebih cepat dibandingkan bank sentral lainnya. Data inflasi Zona Euro yang melambat, terutama inflasi inti, memberikan ruang bagi ECB untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan. Selain itu, laporan PMI manufaktur yang lemah dan tingkat kepercayaan konsumen yang masih rendah di beberapa negara anggota Uni Eropa menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi masih menghadapi tantangan. Ini secara alami mengurangi daya tarik Euro di mata investor global.
Di sisi lain, Pound Sterling (GBP) menunjukkan resiliensi yang cukup baik. Bank of England (BoE) tetap mempertahankan sikap hawkish yang relatif kuat. Mereka menekankan perlunya melihat bukti berkelanjutan dari pelonggaran inflasi, terutama di sektor jasa, sebelum mempertimbangkan pemotongan suku bunga. Pasar tenaga kerja Inggris juga masih menunjukkan kekuatan, dengan tingkat pengangguran yang rendah dan pertumbuhan upah yang stabil. Oleh karena itu, perbedaan jalur kebijakan moneter antara ECB yang cenderung dovish dan BoE yang relatif hawkish menjadi pendorong utama pelemahan EUR/GBP.
Faktor Makroekonomi dan Sentimen Pasar yang Membebani EUR/GBP
Sentimen pasar global juga turut memengaruhi pergerakan EUR/GBP. Ketika investor mencari aset yang lebih aman, Euro seringkali kurang diuntungkan dibandingkan mata uang lain. Gejolak geopolitik atau ketidakpastian ekonomi global bisa memperburuk posisi Euro. Namun, Pounds Sterling cenderung lebih sensitif terhadap berita domestik Inggris. Pergerakan ini menciptakan divergensi yang signifikan, menambah tekanan pada pasangan mata uang tersebut.
Dari perspektif teknis, grafik harga EUR/GBP jelas menunjukkan tren menurun. Penembusan di bawah level support sebelumnya telah membuka jalan bagi penurunan lebih lanjut. Analisis teknis kini menjadi sangat penting untuk memahami arah selanjutnya.
Analisis Teknis: Potensi Penurunan EUR/GBP Menuju 0.8720
Pasangan EUR/GBP telah menembus beberapa level support penting, termasuk di sekitar area 0.8750. Saat ini, harga bergerak di bawah rata-rata pergerakan 50-hari dan 200-hari, sebuah sinyal kuat dominasi penjual di pasar. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di wilayah oversold, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda divergensi bullish yang meyakinkan. Penurunan volume trading saat koreksi naik juga menegaskan bias bearish yang ada. Level 0.8720 muncul sebagai target berikutnya yang signifikan; level ini sebelumnya bertindak sebagai support kuat dan merupakan titik pantulan historis. Namun, jika level psikologis ini ditembus, penurunan lebih dalam menuju 0.8680 dapat terjadi dengan cepat.
Meskipun demikian, ada level resistance yang perlu diperhatikan. Area sekitar 0.8780 hingga 0.8800 sekarang bertindak sebagai resistensi kuat. Kenaikan di atas level ini akan membutuhkan katalisator yang sangat kuat dari sisi fundamental atau sentimen pasar. Tanpa itu, setiap upaya untuk naik kemungkinan besar akan bertemu dengan tekanan jual baru dari para trader yang memanfaatkan harga lebih tinggi untuk masuk posisi short.
Kesimpulan
Dengan tekanan bearish yang mendominasi, pasangan EUR/GBP menunjukkan potensi penurunan signifikan menuju level 0.8720. Perbedaan sikap kebijakan moneter ECB dan BoE menjadi pendorong utama, diperkuat oleh sinyal teknis yang jelas.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com