Prediksi Euro Naik: UOB Targetkan 1.1800 Terhadap Dolar AS

Dipublikasikan pada: 24 August 2026

Prediksi Euro Naik: UOB Targetkan 1.1800 Terhadap Dolar AS

Euro: Ruang Kenaikan Menuju 1.1800 Terhadap Dolar AS – Analisis UOB

Analis strategi FX dari United Overseas Bank (UOB) baru-baru ini menyatakan pandangannya mengenai prospek mata uang Euro. Mereka melihat adanya ruang kenaikan yang signifikan bagi Euro terhadap Dolar AS. Proyeksi ini menargetkan potensi pergerakan menuju level 1.1800. Pernyataan bahwa "Euro: Upside room toward 1.1800 against US Dollar – UOB" ini menjadi sorotan utama di kalangan pelaku pasar dan investor global.

Faktor Pendorong Potensi Kenaikan Euro Menurut UOB

UOB mengidentifikasi beberapa katalis utama yang dapat mendorong apresiasi Euro. Pertama, pemulihan ekonomi di Zona Euro terus menunjukkan momentum positif. Data ekonomi yang membaik, terutama di sektor manufaktur dan jasa, memberikan dukungan kuat. Selain itu, percepatan program vaksinasi di banyak negara anggota Uni Eropa turut mengurangi kekhawatiran terkait gelombang pandemi di masa mendatang. Hal ini secara langsung meningkatkan sentimen pasar terhadap prospek pertumbuhan regional. Sebagai hasilnya, daya tarik Euro sebagai mata uang fundamental semakin menguat.

Di sisi lain, kelemahan Dolar AS juga menjadi faktor penting. Kebijakan moneter Federal Reserve yang akomodatif, meskipun ada diskusi tentang tapering, cenderung menekan greenback. UOB mencatat bahwa ekspektasi inflasi AS yang tinggi mungkin sudah banyak tercermin dalam harga. Oleh karena itu, ruang untuk penguatan Dolar AS yang signifikan dalam jangka pendek mungkin terbatas. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pasangan EUR/USD untuk bergerak lebih tinggi.

Analisis Teknis: Jalur Euro Menuju 1.1800

Dalam laporan mereka, UOB juga memberikan penekanan pada aspek teknis. Mereka mengamati bahwa EUR/USD berhasil bertahan di atas level support krusial baru-baru ini. Penutupan di atas level tersebut membuka jalan bagi pengujian resistensi berikutnya. Para analis UOB menunjukkan bahwa penembusan yang berkelanjutan di atas level resistensi teknis di sekitar 1.1700-1.1750 akan memperkuat momentum bullish. Setelah itu, target psikologis dan teknis selanjutnya adalah 1.1800. Level ini dianggap sebagai area penting yang dapat dicapai jika sentimen pasar tetap positif. Selain itu, indikator teknis jangka pendek juga mulai menunjukkan sinyal konstruktif, mendukung pandangan ini.

Implikasi Kebijakan Bank Sentral terhadap EUR/USD

Perbedaan sikap antara European Central Bank (ECB) dan Federal Reserve (The Fed) juga turut berperan. Meskipun ECB tetap mempertahankan sikap akomodatif, beberapa pernyataan terbaru mengindikasikan bahwa bank sentral tersebut memantau inflasi dengan cermat. Sebaliknya, The Fed terus mengisyaratkan kesiapan untuk menyesuaikan kebijakan moneter jika diperlukan. Namun demikian, UOB menilai bahwa potensi kejutan hawkish dari ECB mungkin lebih besar daripada The Fed dalam beberapa waktu ke depan. Perbedaan persepsi ini dapat memberikan dorongan tambahan bagi Euro. Pergerakan suku bunga riil dan ekspektasi pertumbuhan menjadi kunci utama dalam dinamika pasangan mata uang ini.

Kesimpulan

UOB memproyeksikan potensi kenaikan Euro menuju 1.1800 terhadap Dolar AS, didorong oleh pemulihan ekonomi Zona Euro, kelemahan Dolar AS, dan sinyal teknis positif. Perbedaan kebijakan moneter antara ECB dan The Fed juga turut mendukung prospek bullish pasangan EUR/USD ini.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Prospek Ekonomi Eurozone: Risiko Stagnasi & Inflasi Rendah Kata ECB Artikel Lama → British Pound holds near Feb. 11 highs vs weak USD as bulls await breakout above 1.3660

Postingan Lainya