Prediksi NZD/USD: Potensi Penurunan Lanjut di Bawah 0.5700

Dipublikasikan pada: 21 September 2026

Prediksi NZD/USD: Potensi Penurunan Lanjut di Bawah 0.5700

Outlook pasangan mata uang NZD/USD kembali menjadi sorotan para pelaku pasar global. Analisis terbaru menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut, dengan prediksi NZD/USD Price Forecast: Sees fresh downside leg below 0.5700. Ekspektasi ini didasari oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang saat ini menekan mata uang Kiwi, sekaligus memperkuat dolar AS sebagai aset safe-haven.

NZD/USD: Prospek Penurunan Baru di Bawah 0.5700

Pasangan NZD/USD terus berada di bawah tekanan jual signifikan dalam beberapa sesi terakhir. Harga gagal mempertahankan level support kunci di sekitar 0.5750, memicu kekhawatiran akan pergerakan menuju level psikologis 0.5700, dan bahkan lebih rendah lagi. Indikator teknikal mengisyaratkan momentum bearish yang kuat. Sebagai contoh, Relative Strength Index (RSI) cenderung berada di bawah ambang batas 50, mengindikasikan dominasi penjual di pasar. Selain itu, pasangan ini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah, seperti MA 50 dan MA 100, yang semakin memperkuat sinyal penurunan.

Analisis Teknikal Memperkuat Sinyal Penurunan

Jika level 0.5700 berhasil ditembus secara meyakinkan, prospek penurunan lebih lanjut untuk NZD/USD akan semakin terbuka lebar. Analisis grafik menunjukkan bahwa level ini berfungsi sebagai zona support penting di masa lalu. Penembusan di bawahnya dapat memicu gelombang penjualan baru, dengan target potensial berikutnya di area 0.5650 dan bahkan 0.5600. Pola grafik seperti formasi lower highs dan lower lows juga tampak jelas pada kerangka waktu harian, menunjukkan tren penurunan yang terstruktur. Volume perdagangan yang relatif tinggi selama periode penurunan ini juga menegaskan keyakinan pelaku pasar terhadap tren bearish.

Faktor Fundamental yang Membebani Dolar Selandia Baru

Tekanan terhadap Dolar Selandia Baru tidak hanya berasal dari sisi teknikal, tetapi juga fundamental. Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) telah mengadopsi sikap yang lebih dovish dibandingkan bank sentral utama lainnya, terutama Federal Reserve AS. Perbedaan kebijakan moneter ini secara langsung memengaruhi daya tarik relatif kedua mata uang. Sementara itu, sentimen risiko global yang cenderung berhati-hati, ditambah dengan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global, juga mengurangi daya tarik aset-aset berisiko seperti NZD. Data ekonomi domestik Selandia Baru yang kurang mengesankan, seperti data inflasi atau pertumbuhan PDB, dapat semakin menambah tekanan jual pada Kiwi.

Dolar AS Menguat di Tengah Ketidakpastian Pasar

Di sisi lain spektrum, Dolar AS terus menunjukkan ketahanan yang kuat. Federal Reserve AS (The Fed) tetap mempertahankan retorika hawkish, mengisyaratkan potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk memerangi inflasi yang persisten. Kebijakan ini menjadikan Dolar AS sebagai pilihan investasi yang menarik, terutama dalam konteks ketidakpastian pasar global. Permintaan safe-haven untuk Dolar AS meningkat setiap kali ada gejolak geopolitik atau kekhawatiran resesi. Oleh karena itu, divergensi kebijakan moneter dan perbedaan prospek ekonomi antara AS dan Selandia Baru menjadi pendorong utama pelemahan NZD/USD.

Kesimpulan

Pasangan NZD/USD menghadapi prospek penurunan signifikan akibat tekanan teknikal dan fundamental. Divergensi kebijakan moneter antara RBNZ dan The Fed, serta permintaan safe-haven Dolar AS, menjadi pendorong utama pelemahan ini, dengan target potensial di bawah 0.5700.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Harga Emas Tertekan: Suku Bunga & Dolar AS Kuat Menekan XAU/USD Artikel Lama → Penguatan Dow Jones Harga Minyak Akibat Deflasi Energi Global.

Postingan Lainya