Prospek EUR/GBP: Bears Mendominasi, Support 0.8550 dalam Fokus

Dipublikasikan pada: 24 August 2026

Prospek EUR/GBP: Bears Mendominasi, Support 0.8550 dalam Fokus

Prospek Harga EUR/GBP: Bears Tetap Mendominasi dengan Area Support 0.8550 dalam Fokus

Prospek harga pasangan mata uang EUR/GBP terus menunjukkan dominasi seller, atau 'bears', di pasar. Penurunan signifikan baru-baru ini telah membawa fokus pasar ke area support krusial di sekitar level 0.8550. Analisis teknis dan fundamental mengindikasikan bahwa tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Para trader kini memantau dengan cermat apakah level support ini dapat menahan gelombang penurunan saat ini, atau justru membuka jalan bagi pelemahan lebih lanjut.

Analisis Teknis EUR/GBP: Momentum Penurunan Berlanjut

Pasangan EUR/GBP telah berada di bawah tekanan jual yang konsisten selama beberapa sesi trading terakhir. Grafik harga jelas menunjukkan serangkaian 'lower highs' dan 'lower lows', sebuah pola klasik dari tren bearish yang solid. Indikator teknis seperti Moving Average eksponensial (EMA) jangka pendek telah melintasi di bawah EMA jangka panjang, secara tegas memperkuat sinyal tren turun. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) saat ini bergerak di wilayah bearish, jauh dari kondisi 'oversold' ekstrem. Ini menunjukkan momentum penurunan masih kuat dan belum mencapai titik balik potensial. Sentimen pasar secara umum cenderung negatif. Upaya bullish untuk mendorong harga kembali ke atas telah berulang kali gagal di sekitar area resistensi 0.8600-0.8620. Hal ini semakin menegaskan kontrol yang kuat dari para 'bears' di pasar.

Faktor Pendorong Bearish untuk EUR/GBP

Beberapa faktor fundamental turut berkontribusi signifikan terhadap pelemahan EUR/GBP. Perbedaan kebijakan moneter antara Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE) tetap menjadi pendorong utama. Inflasi Zona Euro menunjukkan tanda-tanda mereda lebih cepat dari perkiraan. Akibatnya, ECB tampak lebih cenderung untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat. Sebaliknya, BoE masih mempertahankan sikap yang relatif lebih hawkish. Inflasi Inggris masih persisten, dan pasar tenaga kerja mereka tetap relatif ketat. Oleh karena itu, ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi di Inggris dibandingkan dengan Zona Euro secara inheren mendukung Pound Sterling (GBP) terhadap Euro (EUR). Selain itu, ketidakpastian ekonomi global juga menambah tekanan pada Euro. Euro seringkali dianggap sebagai aset yang lebih sensitif terhadap risiko dibandingkan Pound.

Level Kunci Berikutnya: Menguji 0.8550

Saat ini, perhatian utama para trader tertuju pada area support krusial di 0.8550. Level ini memiliki signifikansi historis yang kuat, seringkali bertindak sebagai lantai harga dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Jika tekanan jual berhasil menembus dan bertahan di bawah 0.8550, hal tersebut akan membuka jalan bagi penurunan lebih lanjut. Target berikutnya adalah level psikologis 0.8500, atau bahkan lebih rendah ke 0.8470. Namun, jika level 0.8550 berhasil menahan gempuran bearish, kita mungkin akan melihat konsolidasi singkat atau bahkan upaya pemulihan minor. Namun demikian, upaya pemulihan ini kemungkinan akan dibatasi oleh resistensi kuat di 0.8580 dan kemudian di 0.8600. Para pelaku pasar akan terus memonitor data ekonomi penting, seperti laporan inflasi dan pernyataan bank sentral dari kedua wilayah, untuk panduan arah pasar lebih lanjut.

Kesimpulan

Prospek harga EUR/GBP tetap didominasi oleh tekanan jual akibat perbedaan kebijakan moneter dan sentimen teknis bearish yang kuat. Level support krusial 0.8550 menjadi perhatian utama para trader, yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya. Menembus level ini dapat membuka jalan bagi pelemahan lebih lanjut.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Risiko Sanksi Minyak: Pasar Global Tegang & Harga Fluktuatif Artikel Lama → Stabilitas Rupee India: Peran Krusial RBI dan Harga Minyak Global.

Postingan Lainya