Silver Price Forecast: XAG/USD drops 8% as hawkish Fed expectations pressure metals
Dipublikasikan pada: 16 May 2026
Silver Price Forecast: XAG/USD drops 8% as hawkish Fed expectations pressure metals
Harga perak, diwakili oleh pasangan XAG/USD, mencatat penurunan signifikan pekan ini, merosot sekitar 8%. Penurunan tajam ini terjadi seiring dengan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap sikap yang lebih agresif (hawkish) dari Federal Reserve Amerika Serikat. Ekspektasi kebijakan moneter yang ketat ini secara konsisten memberikan tekanan berat pada harga logam mulia, termasuk perak dan emas, karena meningkatkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Ekspektasi The Fed yang Hawkish Mencekik Logam Mulia
Sentimen pasar didominasi oleh kekhawatiran inflasi yang persisten dan data ekonomi AS yang menunjukkan kekuatan. Hal ini memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve mungkin perlu mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, atau bahkan menaikkannya lagi. Kenaikan suku bunga membuat instrumen investasi berbasis dolar, seperti obligasi pemerintah, menjadi lebih menarik dibandingkan dengan perak yang tidak memberikan dividen atau bunga. Akibatnya, investor cenderung beralih dari logam mulia ke aset yang menawarkan imbal hasil lebih baik.
Selain itu, ekspektasi hawkish The Fed secara langsung mendukung penguatan Dolar AS. Indeks Dolar (DXY) telah menunjukkan tren kenaikan, membuat komoditas yang diperdagangkan dalam dolar, seperti perak, menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Permintaan luar negeri pun berpotensi menurun, menambah tekanan jual pada XAG/USD. Pernyataan terbaru dari pejabat The Fed yang menekankan perlunya "bukti lebih lanjut" bahwa inflasi terkendali juga menjadi pemicu utama kegelisahan pasar.
Analisis Teknis XAG/USD Pasca Penurunan Tajam
Penurunan 8% pada XAG/USD merupakan pergerakan yang substansial, menembus beberapa level dukungan teknis penting. Grafik menunjukkan bahwa harga perak telah jatuh di bawah rata-rata pergerakan utama, menandakan dominasi penjual. Volume perdagangan yang tinggi selama periode penurunan ini mengkonfirmasi kuatnya sentimen negatif. Level dukungan psikologis yang sebelumnya dipegang kini telah berubah menjadi resistensi, menyulitkan harga untuk memantul dengan cepat.
Indikator momentum menunjukkan bahwa perak berada di wilayah oversold, namun tekanan jual masih sangat kuat. Investor kini mengamati level dukungan berikutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut, XAG/USD berisiko menguji level harga yang lebih rendah lagi. Pemulihan harga akan membutuhkan katalisator kuat, mungkin dari data ekonomi yang lebih lunak atau pergeseran retorika dari Federal Reserve.
Prospek Jangka Pendek dan Faktor Pemicu Selanjutnya
Dalam jangka pendek, perak kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan selama ekspektasi The Fed yang hawkish terus berlanjut. Pasar akan mencermati rilis data inflasi berikutnya, laporan pekerjaan, dan terutama risalah rapat FOMC yang akan datang. Setiap indikasi bahwa The Fed siap untuk menunda kenaikan suku bunga atau bahkan mempertimbangkan pemotongan di masa depan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi perak.
Namun demikian, jika data ekonomi AS tetap kuat dan inflasi tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan, skenario hawkish The Fed akan terus mendominasi. Ini berarti XAG/USD dapat menghadapi volatilitas lebih lanjut dan potensi penurunan harga. Para investor disarankan untuk memantau dengan seksama perkembangan kebijakan moneter dan indikator makroekonomi global untuk mengidentifikasi potensi perubahan arah.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com