US Dollar Index advances toward 98.00 despite rising trade uncertainty
Dipublikasikan pada: 24 February 2026
Indeks Dolar AS Menguat Menuju 98.00 di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Perdagangan
Indeks Dolar AS (DXY) secara signifikan melanjutkan penguatannya. DXY bergerak maju menuju level psikologis 98.00. Pergerakan ini terjadi meskipun pasar global menghadapi peningkatan ketidakpastian perdagangan. Data ekonomi AS yang relatif kuat mendukung sentimen bullish dolar. Para investor juga mencari aset safe-haven di tengah volatilitas pasar.
Faktor Pendorong Penguatan Dolar AS di Tengah Gejolak Global
Penguatan Indeks Dolar AS terutama didorong oleh kombinasi beberapa faktor penting. Pertama, status dolar AS sebagai aset safe-haven global menjadi daya tarik utama. Ketegangan perdagangan yang terus-menerus, terutama antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya, memicu kekhawatiran di pasar. Investor cenderung beralih ke aset yang dianggap aman selama periode ketidakpastian. Oleh karena itu, permintaan dolar AS meningkat. Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan ketahanan yang relatif kuat. Angka PDB yang stabil serta pasar tenaga kerja yang solid mendukung narasi ini. Hal ini kontras dengan perlambatan ekonomi di beberapa wilayah lain, seperti Eropa dan Tiongkok. Ekspektasi kebijakan moneter dari Federal Reserve juga berperan penting. Meskipun ada spekulasi pemotongan suku bunga, prospek The Fed yang relatif kurang dovish dibanding bank sentral utama lainnya turut menopang nilai dolar.
Indeks Dolar AS Menuju 98.00 di Tengah Ketidakpastian Perdagangan yang Meningkat
Fenomena Indeks Dolar AS yang menguat menuju 98.00 di tengah ketidakpastian perdagangan yang meningkat merupakan paradoks menarik. Secara umum, ketidakpastian perdagangan dapat menekan aset berisiko. Namun, dampak pada dolar AS berbeda. Investor menilai risiko perdagangan sebagai ancaman global. Akibatnya, mereka memindahkan modal ke dolar AS sebagai aset perlindungan. Konflik tarif dan negosiasi yang berlarut-larut menciptakan volatilitas di pasar saham. Hal ini mendorong investor mencari perlindungan pada likuiditas dan stabilitas dolar AS. Melemahnya mata uang mitra dagang utama AS, seperti Euro dan Yuan Tiongkok, juga secara tidak langsung memperkuat DXY. Pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen risiko global saat ini lebih mendominasi daripada kekhawatiran dampak negatif perdagangan terhadap ekonomi AS itu sendiri.
Analisis Teknis: Level Kritis 98.00 bagi Indeks Dolar AS
Secara teknis, level 98.00 menjadi titik perhatian krusial bagi Indeks Dolar AS. Level ini bertindak sebagai resistensi psikologis dan teknis yang signifikan. Apabila DXY berhasil menembus dan bertahan di atas 98.00, potensi penguatan lebih lanjut terbuka lebar. Target berikutnya mungkin berada di sekitar 98.50 atau bahkan 99.00. Momentum positif saat ini cukup kuat untuk mencoba menembus level tersebut. Namun, jika DXY gagal menembus 98.00, ada kemungkinan terjadi koreksi. Penurunan bisa menuju level support terdekat di 97.50 atau 97.00. Para trader dan analis pasar memantau volume perdagangan serta indikator teknis lainnya. Hal ini membantu mengkonfirmasi kekuatan atau kelemahan pergerakan DXY. Pergerakan di sekitar 98.00 akan memberikan petunjuk penting arah DXY dalam jangka pendek hingga menengah.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com