US Dollar Index Price Forecast: Technical setup favours further gains above 100

Dipublikasikan pada: 18 September 2026

US Dollar Index Price Forecast: Technical setup favours further gains above 100

Proyeksi Harga Indeks Dolar AS: Setup Teknis Mendukung Kenaikan Lebih Lanjut di Atas 100

Indeks Dolar AS (DXY) baru-baru ini menunjukkan momentum bullish yang signifikan, menarik perhatian para pelaku pasar global. Proyeksi harga Indeks Dolar AS saat ini mengindikasikan bahwa setup teknis yang terbentuk sangat mendukung potensi kenaikan lebih lanjut, terutama di atas level psikologis 100. Kinerja DXY ini menjadi indikator krusial bagi aset-aset lain dan kondisi ekonomi makro. Para analis pasar mengamati dengan seksama pergerakan ini, mencari sinyal konfirmasi kekuatan dolar AS di tengah ketidakpastian global.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS (DXY): Level Kunci dan Sinyal Bullish

DXY berhasil menembus dan mempertahankan posisinya di atas level 100, sebuah titik kunci yang sebelumnya berfungsi sebagai resistensi kuat. Penembusan ini menandakan pergeseran sentimen pasar menjadi lebih bullish terhadap dolar AS. Saat ini, level 100 berperan sebagai support fundamental, di mana penahanan di atasnya memperkuat argumentasi untuk kenaikan lebih lanjut. Indeks juga terlihat diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan utama, seperti 50-hari dan 200-hari Simple Moving Average (SMA), yang merupakan sinyal teknis klasik dari tren naik.

Indikator kekuatan relatif (RSI) menunjukkan bahwa DXY memiliki ruang untuk terus naik sebelum mencapai kondisi jenuh beli. Selain itu, pola grafik menunjukkan formasi yang konstruktif, dengan titik terendah yang terus meningkat, mengindikasikan tekanan beli yang konsisten. Para pedagang mengamati support terdekat di sekitar 100.20 dan kemudian 99.80. Selama level-level ini bertahan, bias bullish pada DXY tetap utuh, mendorong ekspektasi kenaikan harga yang berkelanjutan.

Faktor Fundamental Mendorong Kekuatan Dolar

Meskipun fokus utama adalah analisis teknis, beberapa faktor fundamental turut mendukung kekuatan dolar. Diferensial suku bunga menjadi salah satu pendorong utama; kebijakan moneter Federal Reserve yang cenderung hawkish dibandingkan bank sentral utama lainnya memberikan daya tarik bagi investor untuk memegang aset berdenominasi dolar. Tingkat inflasi yang masih persisten di Amerika Serikat juga memicu ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Sebagai hasilnya, permintaan safe-haven untuk dolar AS meningkat di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Tidak hanya itu, data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, seperti angka pekerjaan dan pertumbuhan PDB, memberikan validasi terhadap potensi penguatan DXY.

Prospek Jangka Pendek DXY: Potensi Target Kenaikan di Atas 100

Dengan setup teknis yang mendukung kenaikan di atas 100, DXY berpotensi menargetkan level resistensi berikutnya. Target awal yang diamati oleh analis berada di sekitar 101.50, diikuti oleh 102.00. Penembusan di atas 101.50 akan membuka jalan menuju target yang lebih ambisius di 102.50 dan bahkan 103.00. Penting bagi DXY untuk mempertahankan momentum di atas 100 untuk mengkonfirmasi validitas skenario bullish ini. Penurunan berkelanjutan di bawah 100 dapat meredakan tekanan beli dan mengindikasikan konsolidasi lebih lanjut. Oleh karena itu, pengamatan terhadap level support kunci dan volume perdagangan akan menjadi krusial dalam beberapa sesi mendatang.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Swiss Franc consolidates losses weighed by adverse monetary policy divergence Artikel Lama → Euro Dolar AS Tertekan: Prospek Hawkish The Fed Memperkuat Greenback

Postingan Lainya