USD/CAD: Rally shows exhaustion near 1.39 – Scotiabank

Dipublikasikan pada: 02 April 2026

USD/CAD: Rally shows exhaustion near 1.39 – Scotiabank

Dolar AS (USD) baru-baru ini menunjukkan kinerja yang kuat terhadap Dolar Kanada (CAD), mendorong pasangan mata uang USD/CAD ke level-level yang lebih tinggi. Namun, para analis dari Scotiabank kini mengindikasikan bahwa reli tersebut menunjukkan tanda-tanda kelelahan saat mendekati level krusial 1.39. Penilaian ini menjadi fokus utama bagi para pelaku pasar yang memantau pergerakan pasangan mata uang komoditas ini dengan cermat, mencari petunjuk mengenai arah selanjutnya.

Analisis Scotiabank Terhadap USD/CAD Mendekati 1.39

Menurut laporan terbaru dari Scotiabank, momentum kenaikan USD/CAD tampaknya mulai meredup setelah mencapai puncak di dekat angka 1.39. Para ahli strategi mata uang Scotiabank mencatat bahwa harga telah berjuang untuk menembus dan bertahan di atas level resistensi psikologis dan teknis ini. Indikator teknis jangka pendek mulai menunjukkan divergensi negatif, menandakan potensi kehabisan tenaga beli. Penolakan berulang di sekitar zona ini bisa memicu koreksi harga.

Tim analisis Scotiabank menyoroti bahwa level 1.39 bukan hanya sebuah angka, melainkan zona resistensi historis yang signifikan. Pergerakan harga di sekitar level ini akan sangat krusial. Kegagalan untuk menembus dengan keyakinan dapat memperkuat pandangan bahwa reli telah mencapai puncaknya, setidaknya untuk saat ini. Oleh karena itu, pengamatan terhadap volume perdagangan dan perilaku harga di sekitar level ini sangat diperlukan.

Faktor Pendorong Reli USD/CAD Baru-baru Ini

Reli USD/CAD sebelumnya didorong oleh kombinasi faktor fundamental. Di satu sisi, data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, ditambah dengan narasi hawkish dari Federal Reserve, telah meningkatkan daya tarik Dolar AS. Imbal hasil obligasi AS yang meningkat juga memberikan dukungan signifikan bagi mata uang Paman Sam. Investor cenderung memindahkan modal ke aset yang menawarkan pengembalian lebih tinggi.

Di sisi lain, Dolar Kanada menghadapi tekanan. Harga minyak, komoditas ekspor utama Kanada, mengalami volatilitas. Pernyataan dovish dari Bank of Canada (BoC) juga memberikan beban. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global dan dampaknya terhadap permintaan komoditas turut membebani Loonie. Ini menciptakan disparitas yang jelas antara kedua mata uang, mendorong USD/CAD naik.

Implikasi Teknis dan Potensi Pembalikan

Jika analisis Scotiabank terbukti akurat, USD/CAD mungkin akan menghadapi periode konsolidasi atau bahkan pembalikan arah. Level support terdekat yang perlu diperhatikan oleh para trader adalah di sekitar 1.38 dan kemudian 1.3750. Penembusan di bawah level-level ini dapat mengkonfirmasi pergeseran momentum bearish. Para trader juga akan memantau pola grafik seperti "double top" atau "head and shoulders" yang mungkin terbentuk di sekitar 1.39.

Penting untuk diingat bahwa resistensi yang kuat dapat berubah menjadi support jika berhasil ditembus dengan keyakinan. Namun, saat ini, fokus utama adalah pada potensi pembalikan. Sentimen pasar bisa bergeser cepat. Oleh karena itu, manajemen risiko yang cermat menjadi sangat penting bagi semua pelaku pasar.

Prospek Dolar Kanada dan Dolar AS Ke Depan

Melihat ke depan, nasib USD/CAD akan sangat bergantung pada data ekonomi makro yang akan datang dari kedua negara, serta komentar dari bank sentral masing-masing. Laporan inflasi AS, data pasar tenaga kerja Kanada, dan harga minyak global akan menjadi katalis utama. Pernyataan dari pejabat Fed dan BoC juga akan memengaruhi ekspektasi pasar mengenai kebijakan moneter.

Jika data AS mulai menunjukkan tanda-tanda pendinginan atau jika Bank of Canada mengambil sikap yang lebih hawkish, kita bisa melihat tekanan jual pada USD/CAD. Sebaliknya, jika Dolar AS terus mendapat dukungan dari narasi "higher for longer" The Fed, upaya penembusan 1.39 mungkin akan kembali terjadi. Pasar akan terus mencerna informasi baru untuk menentukan arah selanjutnya.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Kenaikan Suku Bunga ECB: ABN AMRO Desak Aksi Pre-emptive Atasi Inflasi Artikel Lama → AUD/USD rises as risk sentiment improves on US-Iran de-escalation hopes

Postingan Lainya