USD/CAD under pressure after US Supreme Court strikes down Trump’s tariffs

Dipublikasikan pada: 21 February 2026

USD/CAD under pressure after US Supreme Court strikes down Trump’s tariffs

Pasangan mata uang USD/CAD berada di bawah tekanan jual signifikan menyusul berita mengejutkan dari Amerika Serikat. Mahkamah Agung AS baru saja membatalkan kebijakan tarif yang diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump. Keputusan penting ini langsung mengguncang pasar global. Implikasinya terasa pada nilai tukar dolar AS, khususnya terhadap dolar Kanada.

Konsekuensi Hukum dan Ekonomi Putusan Mahkamah Agung AS

Mahkamah Agung AS membatalkan sejumlah tarif impor yang sebelumnya diberlakukan pada masa pemerintahan Trump. Putusan ini menyoroti batas wewenang eksekutif dalam kebijakan perdagangan tanpa persetujuan kongres. Para analis melihat ini sebagai penolakan terhadap pendekatan unilateral dalam isu perdagangan. Dampak hukumnya besar. Keputusan ini berpotensi membuka pintu bagi peninjauan ulang kebijakan proteksionisme lainnya.

Secara ekonomi, pembatalan tarif menghilangkan salah satu pilar kebijakan "America First". Hal ini berpotensi meningkatkan volume perdagangan AS dengan mitra dagangnya. Khususnya, Kanada merupakan mitra dagang terbesar AS. Penghapusan tarif menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih bebas. Ini dapat menguntungkan sektor ekspor Kanada. Selanjutnya, sentimen investor terhadap aset-aset berisiko meningkat. Ini cenderung melemahkan dolar AS sebagai aset safe-haven.

Reaksi Pasar dan Pelemahan USD/CAD

Segera setelah pengumuman, USD/CAD anjlok tajam. Para pelaku pasar segera memproses implikasi keputusan ini. Dolar AS melemah secara luas terhadap mata uang utama lainnya. Sementara itu, dolar Kanada menguat substansial. Investor melihat prospek ekonomi Kanada lebih cerah. Terutama, karena hambatan perdagangan dengan tetangga terbesarnya telah berkurang.

Harga komoditas juga turut berperan. Harga minyak mentah, ekspor utama Kanada, cenderung menguat. Hal ini seiring optimisme perdagangan global. Penguatan harga minyak memberikan dorongan tambahan bagi dolar Kanada. Penurunan USD/CAD mencerminkan dinamika ganda ini: dolar AS yang lebih lemah dan dolar Kanada yang lebih kuat. Pasangan ini menembus level support penting. Trader kini mengawasi level-level Fibonacci retracement berikutnya.

Dampak Lebih Luas pada Kebijakan Perdagangan Global

Keputusan Mahkamah Agung AS ini memiliki implikasi jauh melampaui hubungan AS-Kanada. Ini mengirimkan sinyal kuat kepada dunia. Kebijakan perdagangan AS mungkin akan kembali ke jalur yang lebih multilateral dan berbasis aturan. Hal ini dapat mengurangi ketegangan perdagangan global. Pembatalan tarif berpotensi membuka babak baru dalam diplomasi perdagangan.

Bagi negara-negara lain, putusan ini menawarkan harapan. Mereka berharap AS akan lebih condong ke arah liberalisasi perdagangan. Hal ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi global. Namun demikian, para pengamat tetap berhati-hati. Administrasi AS saat ini mungkin akan mencari cara lain untuk melindungi industri domestik. Namun, keputusan ini jelas membatasi alat yang dapat digunakan oleh Gedung Putih.

Pergerakan USD/CAD akan terus diamati ketat. Ke depannya, data ekonomi AS dan Kanada, serta perkembangan politik di Washington, akan menjadi penentu utama. Kebijakan moneter dari Federal Reserve dan Bank of Canada juga akan memainkan peran krusial dalam menentukan arah pasangan mata uang ini.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Thailand: BOT seen delivering final 25 bps cut – UOB Artikel Lama → Inflasi Manufaktur Singapura: Proyeksi DBS & Dampaknya di 2024

Postingan Lainya