USD/JPY Price Forecast: Bullish bias builds above 155.00 support

Dipublikasikan pada: 25 February 2026

USD/JPY Price Forecast: Bullish bias builds above 155.00 support

USD/JPY Price Forecast: Bullish bias builds above 155.00 support

Pasangan mata uang USD/JPY terus menarik perhatian pelaku pasar dengan tren bullish yang kian menguat. Analisis terkini menunjukkan bahwa bias bullish terbentuk kuat setelah harga berhasil mempertahankan posisinya di atas level support psikologis dan teknikal krusial 155.00. Kondisi ini mengindikasikan potensi kelanjutan kenaikan dalam waktu dekat, didukung oleh perbedaan kebijakan moneter yang mencolok antara Federal Reserve Amerika Serikat dan Bank of Japan.

Faktor Pendorong Kenaikan USD/JPY

Perbedaan suku bunga merupakan motor utama di balik penguatan USD/JPY. Federal Reserve mempertahankan sikap hawkish, mengindikasikan suku bunga akan tetap tinggi untuk periode lebih lama. Sebaliknya, Bank of Japan tetap akomodatif, meskipun telah melakukan penyesuaian kebijakan. Gap imbal hasil obligasi AS dan Jepang yang signifikan terus mendorong investor untuk memihak dolar AS.

Selain itu, data ekonomi AS yang relatif kuat, terutama pasar tenaga kerja, memberikan dukungan tambahan bagi dolar. Tingkat inflasi yang persisten di AS juga memperkuat ekspektasi bahwa Fed tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Sementara itu, Yen Jepang masih dibayangi oleh tekanan deflasi yang berkepanjangan dan kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.

Prospek Bullish USD/JPY: Konsolidasi di Atas 155.00

Level 155.00 telah terbukti menjadi area support yang kokoh. Sebelumnya, level ini sempat bertindak sebagai resistensi kuat. Namun, penembusan dan konsolidasi di atasnya kini mengubahnya menjadi lantai harga yang penting. Apabila harga mampu bertahan di atas 155.00, ini akan memperkuat narasi bullish. Para trader mengamati area ini sebagai titik masuk potensial atau konfirmasi tren.

Indikator teknikal juga cenderung mendukung prospek positif ini. Relative Strength Index (RSI) bergerak di zona bullish, menunjukkan momentum pembelian yang sehat. Moving Averages (MA) jangka pendek telah melintasi di atas MA jangka panjang, memberikan sinyal golden cross yang klasik untuk kelanjutan tren naik. Pola grafik menunjukkan bahwa pembeli masih dominan di pasar.

Level Kunci untuk Diamati Lebih Lanjut

Jika momentum bullish berlanjut, target resistensi berikutnya yang harus diamati adalah level 156.50, diikuti oleh 157.00. Penembusan di atas level-level ini dapat membuka jalan menuju resistensi yang lebih tinggi, mungkin menguji kembali puncak sebelumnya atau bahkan mencapai level-level historis baru. Sebaliknya, penurunan di bawah 155.00 akan menggeser fokus ke support berikutnya di 154.50 dan kemudian 154.00.

Volatilitas tetap menjadi faktor penting. Pernyataan dari pejabat bank sentral atau rilis data ekonomi yang tidak terduga dapat dengan cepat mengubah sentimen pasar. Oleh karena itu, para pelaku pasar disarankan untuk memantau berita-berita terkini dengan cermat.

Potensi Risiko dan Koreksi Jangka Pendek

Meskipun bias bullish jelas, risiko koreksi jangka pendek selalu ada. Intervensi verbal atau aktual dari otoritas Jepang untuk menopang Yen tetap menjadi ancaman. Pemerintah Jepang telah berulang kali menyatakan keprihatinan atas depresiasi Yen yang cepat. Selain itu, perubahan mendadak dalam prospek kebijakan moneter Fed, meskipun kecil kemungkinannya saat ini, dapat memicu penjualan dolar AS.

Peristiwa geopolitik atau pergeseran sentimen risiko global juga bisa mendorong aset safe-haven seperti Yen. Namun demikian, selama perbedaan suku bunga tetap lebar dan tidak ada perubahan signifikan dalam prospek ekonomi kedua negara, tren kenaikan USD/JPY diperkirakan akan tetap utuh di atas level support vital 155.00.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru GBP/USD rises past 1.3500 as Bailey hints at easing despite firmer US Dollar Artikel Lama → Inflasi Bank Inggris: BoE Tegaskan Prioritas Stabilkan Harga

Postingan Lainya