Analisis GBP/USD: Bertahan di 1.3300 di Tengah Penguatan Dolar AS
Dipublikasikan pada: 28 March 2026
GBP/USD Bertahan di Atas 1.3300 Saat Dolar AS Menguat Karena Permintaan Haven
Pasangan mata uang GBP/USD berhasil mempertahankan posisinya di atas level kunci 1.3300 hari ini, meskipun Dolar AS menunjukkan penguatan signifikan. Penguatan Dolar AS sebagian besar didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe-haven di tengah ketidakpastian pasar global. Investor cenderung mencari perlindungan dalam mata uang cadangan dunia ini, menciptakan tekanan jual pada mata uang berisiko lainnya, termasuk Pound Sterling.
Dinamika Penguatan Dolar AS Akibat Permintaan Haven
Dolar AS terus menjadi magnet bagi investor di saat gejolak pasar. Kekhawatiran akan inflasi global yang persisten, potensi perlambatan ekonomi, dan pengetatan kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama berkontribusi pada sentimen ini. Federal Reserve AS, misalnya, telah mengadopsi sikap yang lebih agresif. Ini secara efektif meningkatkan daya tarik imbal hasil obligasi AS. Konteks geopolitik yang tidak stabil juga memperparah kondisi pasar. Faktor-faktor ini secara kolektif mendorong Indeks Dolar (DXY) naik. Penguatan Dolar AS tentu menekan pasangan mata uang lain, termasuk mata uang G10.
Analisis Faktor Penopang GBP/USD di Atas 1.3300
Meskipun Dolar AS menunjukkan kekuatan, Pound Sterling berhasil menahan diri dari penurunan yang lebih drastis. Ada beberapa faktor yang mungkin menopang GBP/USD di atas 1.3300. Data ekonomi Inggris belakangan ini menunjukkan sedikit ketahanan. Pasar tenaga kerja Inggris, misalnya, menunjukkan kekuatan yang stabil. Ada juga spekulasi pasar mengenai potensi Bank of England (BoE) untuk terus menaikkan suku bunga. Kebijakan moneter yang lebih ketat dari BoE dapat menawarkan dukungan bagi Sterling. Secara teknis, level 1.3300 sendiri berfungsi sebagai level support psikologis dan teknis yang penting. Para pelaku pasar sering kali menempatkan order beli di sekitar level ini. Ini membatasi pergerakan turun lebih lanjut.
Prospek dan Level Kritis untuk GBP/USD di Tengah Arus Haven Dolar
Ke depan, para trader GBP/USD akan memantau sejumlah data ekonomi dan perkembangan geopolitik. Rilis data inflasi AS (CPI) serta laporan PDB Inggris akan menjadi fokus utama. Pidato dari pejabat bank sentral, baik dari The Fed maupun BoE, juga berpotensi menggerakkan pasar. Jika sentimen risk-off global terus berlanjut, Dolar AS kemungkinan akan mempertahankan dominasinya. Hal ini bisa saja mendorong GBP/USD untuk menguji ulang level support yang lebih rendah. Namun, jika ada indikasi perbaikan sentimen pasar atau data Inggris yang sangat positif, GBP/USD berpotensi mengincar level resistansi di atas 1.3350.
Kesimpulan
GBP/USD berhasil bertahan di atas 1.3300 berkat ketahanan Pound Sterling dan dukungan teknis, meski Dolar AS menguat drastis akibat permintaan safe-haven. Para trader perlu memantau data ekonomi utama dan sentimen global untuk memahami arah pergerakan selanjutnya.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com