Prediksi USD/CAD: Scotiabank Targetkan Tren Bullish ke 1.39

Dipublikasikan pada: 28 March 2026

Prediksi USD/CAD: Scotiabank Targetkan Tren Bullish ke 1.39

USD/CAD: Tren Bullish Menargetkan Level Rendah 1.39-an – Scotiabank

Scotiabank, salah satu lembaga keuangan terkemuka di dunia, telah merilis analisis terbarunya mengenai pasangan mata uang USD/CAD. Dalam laporan mereka, Scotiabank secara tegas memproyeksikan tren *bullish* yang signifikan untuk pasangan ini, dengan target yang jelas pada level rendah 1.39-an. Proyeksi ini datang di tengah dinamika pasar yang kompleks, mencerminkan kekuatan Dolar AS (USD) dan potensi pelemahan Dolar Kanada (CAD).

Analisis Scotiabank: USD/CAD Menuju 1.39-an

Para analis di Scotiabank menyoroti berbagai faktor yang mendukung pandangan *bullish* mereka terhadap USD/CAD. Mereka mengamati adanya momentum teknis yang kuat, yang menunjukkan bahwa pasangan ini sedang dalam fase apresiasi yang berkelanjutan. Tingkat resistensi kunci sebelumnya telah ditembus, membuka jalan bagi pergerakan harga lebih lanjut ke atas. Scotiabank percaya bahwa sentimen pasar secara keseluruhan kini mendukung penguatan Dolar AS, sementara Dolar Kanada menghadapi tantangan baik dari sisi domestik maupun eksternal.

Menurut Scotiabank, pergerakan menuju level rendah 1.39-an bukan sekadar kemungkinan, melainkan target yang realistis berdasarkan pola grafik dan indikator teknis terkini. Mereka mengidentifikasi bahwa zona support yang solid telah terbentuk di level yang lebih rendah, yang berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk pergerakan naik ini. Oleh karena itu, setiap koreksi harga kemungkinan akan dianggap sebagai peluang beli oleh pelaku pasar yang mengikuti tren.

Faktor Fundamental Mendorong Penguatan Dolar AS

Penguatan Dolar AS merupakan elemen krusial dalam proyeksi Scotiabank. Federal Reserve (The Fed) mempertahankan sikap kebijakan moneter yang hati-hati. Data ekonomi AS yang relatif solid, terutama di sektor ketenagakerjaan dan inflasi, memberikan The Fed ruang untuk tidak terburu-buru dalam melakukan pemotongan suku bunga. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi di AS, atau setidaknya prospek suku bunga yang bertahan lebih lama, menjadikan Dolar AS lebih menarik bagi investor global. Selain itu, status Dolar AS sebagai mata uang cadangan global dan aset safe-haven turut menopang permintaannya di tengah ketidakpastian geopolitik atau ekonomi.

Sementara itu, Dolar Kanada menghadapi tekanan. Bank of Canada (BoC) mungkin akan mengambil jalur yang berbeda dengan The Fed, berpotensi memotong suku bunga lebih cepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. Data inflasi Kanada yang melambat dan pasar tenaga kerja yang menunjukkan tanda-tanda pendinginan dapat memperkuat argumen untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif dari BoC. Harga komoditas, khususnya minyak mentah, juga memainkan peran penting. Fluktuasi atau penurunan harga minyak dapat membebani CAD, mengingat Kanada adalah eksportir minyak utama.

Tinjauan Teknis dan Level Kunci untuk USD/CAD

Secara teknis, Scotiabank menggarisbawahi pentingnya mempertahankan level support yang baru terbentuk. Jika USD/CAD berhasil bertahan di atas zona support kritis, ini akan memperkuat sinyal *bullish*. Target level rendah 1.39-an menuntut penembusan beberapa level resistensi minor. Indikator momentum menunjukkan adanya tekanan beli yang berkelanjutan, dengan Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Relative Strength Index (RSI) yang mendukung narasi penguatan. Para analis akan terus memantau volume perdagangan dan pola candlestick untuk mengkonfirmasi keberlanjutan tren ini.

Investor dan trader perlu memperhatikan pergerakan harga di sekitar level psikologis penting dan titik pivot yang diidentifikasi oleh Scotiabank. Penembusan yang meyakinkan di atas resistensi tertentu akan memvalidasi pandangan *bullish* Scotiabank dan membuka jalan bagi pasangan ini untuk bergerak menuju target 1.39-an.

```p Scotiabank, salah satu lembaga keuangan terkemuka di dunia, telah merilis analisis terbarunya mengenai pasangan mata uang USD/CAD. Dalam laporan mereka, Scotiabank secara tegas memproyeksikan tren *bullish* yang signifikan untuk pasangan ini, dengan target yang jelas pada level rendah 1.39-an. Proyeksi ini datang di tengah dinamika pasar yang kompleks, mencerminkan kekuatan Dolar AS (USD) dan potensi pelemahan Dolar Kanada (CAD).

Analisis Scotiabank: USD/CAD Menuju 1.39-an

Para analis di Scotiabank menyoroti berbagai faktor yang mendukung pandangan *bullish* mereka terhadap USD/CAD. Mereka mengamati adanya momentum teknis yang kuat, yang menunjukkan bahwa pasangan ini sedang dalam fase apresiasi yang berkelanjutan. Tingkat resistensi kunci sebelumnya telah ditembus, membuka jalan bagi pergerakan harga lebih lanjut ke atas. Scotiabank percaya bahwa sentimen pasar secara keseluruhan kini mendukung penguatan Dolar AS, sementara Dolar Kanada menghadapi tantangan baik dari sisi domestik maupun eksternal.

Menurut Scotiabank, pergerakan menuju level rendah 1.39-an bukan sekadar kemungkinan, melainkan target yang realistis berdasarkan pola grafik dan indikator teknis terkini. Mereka mengidentifikasi bahwa zona support yang solid telah terbentuk di level yang lebih rendah, yang berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk pergerakan naik ini. Oleh karena itu, setiap koreksi harga kemungkinan akan dianggap sebagai peluang beli oleh pelaku pasar yang mengikuti tren.

Faktor Fundamental Mendorong Penguatan Dolar AS

Penguatan Dolar AS merupakan elemen krusial dalam proyeksi Scotiabank. Federal Reserve (The Fed) mempertahankan sikap kebijakan moneter yang hati-hati. Data ekonomi AS yang relatif solid, terutama di sektor ketenagakerjaan dan inflasi, memberikan The Fed ruang untuk tidak terburu-buru dalam melakukan pemotongan suku bunga. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi di AS, atau setidaknya prospek suku bunga yang bertahan lebih lama, menjadikan Dolar AS lebih menarik bagi investor global. Selain itu, status Dolar AS sebagai mata uang cadangan global dan aset safe-haven turut menopang permintaannya di tengah ketidakpastian geopolitik atau ekonomi.

Sementara itu, Dolar Kanada menghadapi tekanan. Bank of Canada (BoC) mungkin akan mengambil jalur yang berbeda dengan The Fed, berpotensi memotong suku bunga lebih cepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. Data inflasi Kanada yang melambat dan pasar tenaga kerja yang menunjukkan tanda-tanda pendinginan dapat memperkuat argumen untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif dari BoC. Harga komoditas, khususnya minyak mentah, juga memainkan peran penting. Fluktuasi atau penurunan harga minyak dapat membebani CAD, mengingat Kanada adalah eksportir minyak utama.

Tinjauan Teknis dan Level Kunci untuk USD/CAD

Secara teknis, Scotiabank menggarisbawahi pentingnya mempertahankan level support yang baru terbentuk. Jika USD/CAD berhasil bertahan di atas zona support kritis, ini akan memperkuat sinyal *bullish*. Target level rendah 1.39-an menuntut penembusan beberapa level resistensi minor. Indikator momentum menunjukkan adanya tekanan beli yang berkelanjutan, dengan Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Relative Strength Index (RSI) yang mendukung narasi penguatan. Para analis akan terus memantau volume perdagangan dan pola candlestick untuk mengkonfirmasi keberlanjutan tren ini.

Investor dan trader perlu memperhatikan pergerakan harga di sekitar level psikologis penting dan titik pivot yang diidentifikasi oleh Scotiabank. Penembusan yang meyakinkan di atas resistensi tertentu akan memvalidasi pandangan *bullish* Scotiabank dan membuka jalan bagi pasangan ini untuk bergerak menuju target 1.39-an.

Kesimpulan

Scotiabank memproyeksikan tren bullish signifikan untuk USD/CAD, menargetkan level 1.39-an, didukung oleh penguatan Dolar AS akibat kebijakan The Fed yang hati-hati dan data ekonomi AS yang solid. Proyeksi ini berlawanan dengan potensi pelemahan Dolar Kanada karena kebijakan BoC yang akomodatif dan tekanan harga komoditas. Investor dan trader disarankan untuk mewaspadai level kunci guna mengkonfirmasi keberlanjutan tren ini.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru NZD/USD falls for fourth day as Middle East war, weak NZ confidence weigh Artikel Lama → Analisis GBP/USD: Bertahan di 1.3300 di Tengah Penguatan Dolar AS

Postingan Lainya