Analisis USD/JPY: Scotiabank Soroti Kisaran Kritis 152-159.50

Dipublikasikan pada: 27 February 2026

Analisis USD/JPY: Scotiabank Soroti Kisaran Kritis 152-159.50

Pasangan mata uang USD/JPY terus menjadi fokus utama para pelaku pasar global. Scotiabank, salah satu lembaga keuangan terkemuka, baru-baru ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap potensi tembusnya kisaran harga 152 hingga 159.50. Pergerakan di luar rentang ini dapat memicu arah tren baru yang signifikan bagi pasangan dolar AS dan yen Jepang. Analisis Scotiabank mengindikasikan bahwa level-level ini bukan sekadar angka biasa, melainkan cerminan dari keseimbangan kekuatan fundamental dan teknikal yang sedang berlangsung di pasar.

USD/JPY: Memantau Kisaran Kritis 152–159.50 Menurut Scotiabank

Analis di Scotiabank dengan cermat mengamati pergerakan USD/JPY, menggarisbawahi kisaran 152 hingga 159.50 sebagai area konsolidasi yang krusial. Selama beberapa waktu terakhir, pasangan ini telah diperdagangkan dalam batas-batas ini, mencerminkan kehati-hatian investor dan kurangnya katalis yang kuat untuk mendorong penembusan berkelanjutan. Level 159.50 telah terbukti menjadi zona resistensi yang kuat, dengan upaya beberapa kali untuk menembusnya namun selalu gagal dipertahankan. Sebaliknya, 152 bertindak sebagai level support kunci, mencegah koreksi yang lebih dalam. Oleh karena itu, penembusan salah satu dari batas ini dipandang akan memberikan sinyal arah yang lebih jelas bagi tren jangka pendek hingga menengah.

Faktor Fundamental Penggerak Pasangan USD/JPY

Perbedaan kebijakan moneter antara Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat dan Bank of Japan (BOJ) menjadi pendorong utama di balik volatilitas dan arah USD/JPY. The Fed saat ini mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat yang relatif tinggi untuk memerangi inflasi, menciptakan imbal hasil yang menarik bagi aset-aset berdenominasi dolar AS. Sementara itu, meskipun BOJ baru-baru ini mengambil langkah bersejarah dengan mengakhiri era suku bunga negatif, mereka masih mempertahankan kondisi moneter yang sangat akomodatif. Ketidaksesuaian ini secara inheren mendukung dolar AS terhadap yen Jepang.

Selain itu, data ekonomi makro dari kedua negara juga memainkan peran besar. Laporan inflasi AS, data pasar tenaga kerja, dan pertumbuhan PDB terus diawasi ketat untuk petunjuk mengenai jalur kebijakan Fed di masa depan. Di sisi Jepang, data inflasi, output industri, dan survei bisnis memberikan indikasi mengenai kekuatan ekonomi domestik. Kondisi ekonomi global, termasuk sentimen risiko pasar dan perkembangan geopolitik, juga memengaruhi permintaan terhadap yen sebagai mata uang safe-haven.

Skenario Potensial Pasca Tembusan Rentang USD/JPY

Jika USD/JPY berhasil menembus di atas level resistensi 159.50, hal ini dapat menandakan dimulainya fase tekanan beli yang lebih intens. Para analis teknikal kemungkinan akan mengidentifikasi target berikutnya di sekitar level psikologis 160, atau bahkan lebih tinggi, membuka jalan menuju potensi rekor baru. Penembusan ke atas ini akan mengkonfirmasi dominasi dolar AS dan bisa dipicu oleh data AS yang kuat atau nada hawkish dari The Fed. Investor yang mencari momentum akan mengambil posisi beli, memperkuat tren tersebut.

Sebaliknya, jika pasangan mata uang ini menembus di bawah level support 152, kita bisa melihat koreksi substansial dan potensi pelemahan dolar AS terhadap yen. Level support berikutnya dapat berada di sekitar 150 atau bahkan lebih rendah, menunjukkan penguatan yen yang signifikan. Penembusan ke bawah ini bisa dipicu oleh data AS yang lebih lemah dari perkiraan, perubahan tak terduga dalam retorika Fed yang lebih dovish, atau isyarat dari BOJ tentang pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Volatilitas pasar diproyeksikan akan meningkat secara tajam dalam kedua skenario tersebut.

Para investor kini memfokuskan perhatian pada data ekonomi AS mendatang, termasuk laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) dan pernyataan dari pejabat The Fed yang berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga. Demikian pula, setiap isyarat dari BOJ mengenai pengetatan kebijakan lebih lanjut akan sangat menentukan arah selanjutnya. Pasar finansial tetap waspada, menunggu pemicu yang jelas untuk mendorong USD/JPY keluar dari kisaran konsolidasinya saat ini.

Kesimpulan

Pasar menyoroti potensi pergerakan signifikan USD/JPY di luar kisaran 152-159.50. Investor kini menanti data ekonomi krusial dan isyarat kebijakan moneter dari Fed serta BOJ yang akan menentukan tren selanjutnya.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru LNG: Oil-indexed contracts transmit Iran shock – Rabobank Artikel Lama → WTI Oil stabilizes as US-Iran tensions offset by record US crude inventory build

Postingan Lainya