EUR/USD Scotiabank: Tren Bullish & Koreksi Jangka Pendek
Dipublikasikan pada: 18 February 2026
EUR/USD: Nada Lemah dalam Tren Bullish – Scotiabank
Pasangan mata uang EUR/USD saat ini menunjukkan dinamika pasar yang menarik, di mana nada lemah (soft tone) jangka pendek terjadi di tengah tren bullish yang lebih luas. Analisis terbaru dari Scotiabank menyoroti kondisi ini, memberikan pandangan krusial bagi para pelaku pasar. Pandangan tersebut menggarisbawahi bahwa meskipun Euro mengalami sedikit tekanan ke bawah terhadap Dolar AS, arah keseluruhan masih cenderung positif. Situasi ini menuntut pengawasan ketat dari para investor dan trader untuk mengidentifikasi potensi peluang maupun risiko yang ada.
Analisis Scotiabank: EUR/USD Hadapi Tekanan Korektif dalam Tren Naik
Menurut Scotiabank, pasangan EUR/USD mengalami fase korektif setelah periode kenaikan yang signifikan. Nada lemah ini seringkali muncul sebagai hasil dari aksi profit-taking atau penyesuaian posisi di pasar. Scotiabank secara khusus mencatat bahwa level resistensi teknikal tertentu mungkin menjadi pemicu untuk tekanan jual jangka pendek ini. Meskipun demikian, mereka menekankan bahwa penurunan saat ini belum mampu mematahkan struktur tren naik yang terbentuk dalam jangka menengah hingga panjang. Ini berarti bahwa setiap koreksi ke bawah berpotensi dilihat sebagai peluang beli oleh sebagian besar pelaku pasar yang mengikuti tren.
Faktor-faktor yang berkontribusi pada nada lemah ini meliputi data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, yang sempat mendukung penguatan Dolar AS. Laporan inflasi dan ketenagakerjaan yang tangguh di Amerika Serikat mengurangi ekspektasi agresif pasar terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, sehingga meningkatkan daya tarik Dolar. Sementara itu, komentar dari beberapa pejabat European Central Bank (ECB) yang cenderung berhati-hati mengenai prospek inflasi dan pertumbuhan di Zona Euro juga turut membebani Euro. Investor mulai mengantisipasi kemungkinan pemotongan suku bunga oleh ECB yang mungkin mendahului The Fed.
Faktor Pendorong dan Penopang Tren Bullish EUR/USD
Di balik nada lemah jangka pendek, Scotiabank tetap mempertahankan pandangan bullish untuk EUR/USD dalam jangka panjang. Beberapa faktor mendasari keyakinan ini. Pertama, ekspektasi umum pasar terhadap Federal Reserve untuk akhirnya memotong suku bunga pada paruh kedua tahun ini masih menjadi narasi dominan. Penurunan suku bunga The Fed akan cenderung melemahkan Dolar AS, memberikan dorongan bagi Euro. Kedua, kondisi ekonomi Zona Euro, meskipun menghadapi tantangan, menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Indikator sentimen bisnis dan konsumen secara bertahap membaik, memberikan landasan yang lebih kokoh bagi mata uang tunggal tersebut.
Selain itu, posisi teknikal EUR/USD juga mendukung tren bullish. Banyak indikator teknikal jangka panjang, seperti rata-rata bergerak dan garis tren, masih menunjukkan formasi yang mendukung kenaikan. Level support penting telah bertahan, menunjukkan bahwa setiap upaya penurunan bertemu dengan minat beli yang substansial. Investor global juga mungkin mencari diversifikasi portofolio dari Dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik dan pergeseran lanskap kebijakan moneter global. Oleh karena itu, penurunan ke level support kunci mungkin akan memicu gelombang pembelian baru, memperkuat tren bullish secara keseluruhan.
Para pelaku pasar perlu memantau dengan cermat rilis data ekonomi mendatang, terutama laporan inflasi dan pernyataan dari bank sentral. Perkembangan ini akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai durasi nada lemah saat ini dan kekuatan tren bullish yang mendasarinya.
EUR/USD: Nada Lemah dalam Tren Bullish – Scotiabank
Pasangan mata uang EUR/USD saat ini menunjukkan dinamika pasar yang menarik, di mana nada lemah (soft tone) jangka pendek terjadi di tengah tren bullish yang lebih luas. Analisis terbaru dari Scotiabank menyoroti kondisi ini, memberikan pandangan krusial bagi para pelaku pasar. Pandangan tersebut menggarisbawahi bahwa meskipun Euro mengalami sedikit tekanan ke bawah terhadap Dolar AS, arah keseluruhan masih cenderung positif. Situasi ini menuntut pengawasan ketat dari para investor dan trader untuk mengidentifikasi potensi peluang maupun risiko yang ada.
Analisis Scotiabank: EUR/USD Hadapi Tekanan Korektif dalam Tren Naik
Menurut Scotiabank, pasangan EUR/USD mengalami fase korektif setelah periode kenaikan yang signifikan. Nada lemah ini seringkali muncul sebagai hasil dari aksi profit-taking atau penyesuaian posisi di pasar. Scotiabank secara khusus mencatat bahwa level resistensi teknikal tertentu mungkin menjadi pemicu untuk tekanan jual jangka pendek ini. Meskipun demikian, mereka menekankan bahwa penurunan saat ini belum mampu mematahkan struktur tren naik yang terbentuk dalam jangka menengah hingga panjang. Ini berarti bahwa setiap koreksi ke bawah berpotensi dilihat sebagai peluang beli oleh sebagian besar pelaku pasar yang mengikuti tren.
Faktor-faktor yang berkontribusi pada nada lemah ini meliputi data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, yang sempat mendukung penguatan Dolar AS. Laporan inflasi dan ketenagakerjaan yang tangguh di Amerika Serikat mengurangi ekspektasi agresif pasar terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, sehingga meningkatkan daya tarik Dolar. Sementara itu, komentar dari beberapa pejabat European Central Bank (ECB) yang cenderung berhati-hati mengenai prospek inflasi dan pertumbuhan di Zona Euro juga turut membebani Euro. Investor mulai mengantisipasi kemungkinan pemotongan suku bunga oleh ECB yang mungkin mendahului The Fed.
Faktor Pendorong dan Penopang Tren Bullish EUR/USD
Di balik nada lemah jangka pendek, Scotiabank tetap mempertahankan pandangan bullish untuk EUR/USD dalam jangka panjang. Beberapa faktor mendasari keyakinan ini. Pertama, ekspektasi umum pasar terhadap Federal Reserve untuk akhirnya memotong suku bunga pada paruh kedua tahun ini masih menjadi narasi dominan. Penurunan suku bunga The Fed akan cenderung melemahkan Dolar AS, memberikan dorongan bagi Euro. Kedua, kondisi ekonomi Zona Euro, meskipun menghadapi tantangan, menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Indikator sentimen bisnis dan konsumen secara bertahap membaik, memberikan landasan yang lebih kokoh bagi mata uang tunggal tersebut.
Selain itu, posisi teknikal EUR/USD juga mendukung tren bullish. Banyak indikator teknikal jangka panjang, seperti rata-rata bergerak dan garis tren, masih menunjukkan formasi yang mendukung kenaikan. Level support penting telah bertahan, menunjukkan bahwa setiap upaya penurunan bertemu dengan minat beli yang substansial. Investor global juga mungkin mencari diversifikasi portofolio dari Dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik dan pergeseran lanskap kebijakan moneter global. Oleh karena itu, penurunan ke level support kunci mungkin akan memicu gelombang pembelian baru, memperkuat tren bullish secara keseluruhan.
Para pelaku pasar perlu memantau dengan cermat rilis data ekonomi mendatang, terutama laporan inflasi dan pernyataan dari bank sentral. Perkembangan ini akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai durasi nada lemah saat ini dan kekuatan tren bullish yang mendasarinya.
Kesimpulan
Meskipun EUR/USD mengalami nada lemah jangka pendek akibat profit-taking dan data ekonomi, analisis Scotiabank menegaskan bahwa tren bullish jangka panjang masih utuh. Ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed dan stabilisasi Zona Euro menjadi pendorong utama. Pelaku pasar disarankan memantau data ekonomi serta pernyataan bank sentral untuk mengidentifikasi peluang trading.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com