Prakiraan Harga GBP/USD: Bulls Fokus di 1.3560 untuk 1.3600

Dipublikasikan pada: 08 August 2026

Prakiraan Harga GBP/USD: Bulls Fokus di 1.3560 untuk 1.3600
Prakiraan Harga <a href="https://ea.chaosinlife.com" target="_blank" rel="nofollow noopener">GBP/USD</a>: Bulls Perlu 1.3560 untuk Membuka 1.3600

Prakiraan Harga GBP/USD: Bulls Perlu 1.3560 untuk Membuka 1.3600

Prakiraan Harga GBP/USD: Bulls Perlu 1.3560 untuk Membuka 1.3600 menjadi sorotan utama para pelaku pasar mata uang saat ini. Pasangan GBP/USD menunjukkan pergerakan konsolidasi yang signifikan, dengan upaya pembeli (bulls) untuk menembus level resistansi kunci. Analisis teknis dan fundamental mengindikasikan bahwa penembusan di atas 1.3560 sangat krusial. Ini akan membuka jalan menuju target psikologis selanjutnya di 1.3600. Namun, rintangan di level tersebut cukup signifikan. Mari kita telusuri faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika GBP/USD.

Analisis Teknis GBP/USD: Titik Kritis di 1.3560

Pasangan mata uang GBP/USD saat ini berjuang di sekitar zona resistansi penting, terutama di ambang 1.3560. Level ini berfungsi sebagai penghalang teknis yang kuat. Penembusan yang meyakinkan di atas 1.3560 akan mengkonfirmasi sentimen bullish yang dominan. Selanjutnya, ini akan memicu gelombang pembelian baru. Target berikutnya secara alami akan beralih ke level 1.3600. Jika momentum bullish berlanjut, penembusan berkelanjutan di atas 1.3600 dapat membuka potensi kenaikan menuju 1.3650 dan bahkan 1.3700.

Di sisi lain, support terdekat berada di sekitar 1.3500. Penurunan di bawah level ini dapat menarik kembali harga ke 1.3460 dan 1.3420. Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di wilayah netral hingga mendekati overbought. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan beli masih ada, namun mungkin memerlukan katalis baru untuk mempertahankan lajunya. Para trader perlu memantau penutupan harian di atas atau di bawah level-level kunci ini.

Faktor Fundamental Mendorong Dinamika GBP/USD

Sentimen pasar global dan perbedaan kebijakan moneter tetap menjadi pendorong utama pergerakan GBP/USD. Di Inggris, ekspektasi kenaikan suku bunga dari Bank of England (BoE) terus memberikan dukungan pada Poundsterling. Data inflasi Inggris yang tinggi dan pasar tenaga kerja yang ketat memperkuat pandangan hawkish BoE. Ini menjadi salah satu alasan utama mengapa Poundsterling relatif kuat.

Namun, Dolar AS juga menguat menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed) mendatang. Data inflasi AS yang secara konsisten tinggi telah memicu spekulasi agresif mengenai kenaikan suku bunga The Fed. Selain itu, ketidakpastian geopolitik global dan status Dolar AS sebagai safe haven juga memberikan tekanan. Oleh karena itu, setiap rilis data ekonomi penting dari kedua negara, termasuk laporan inflasi dan PDB, akan diawasi ketat. Komentar dari pejabat bank sentral juga dapat memicu volatilitas yang signifikan.

Skenario Potensial untuk GBP/USD Jangka Pendek

Apabila bulls berhasil mempertahankan momentum pembelian dan menembus resistansi 1.3560, penutupan harian di atas level ini sangat vital. Ini akan mengkonfirmasi dominasi pembeli. Selanjutnya, target 1.3600 akan menjadi fokus utama. Penembusan berkelanjutan di atas 1.3600 membuka potensi kenaikan lebih lanjut, mungkin menguji level 1.3650 atau bahkan lebih tinggi. Para trader perlu mengamati volume perdagangan dan konfirmasi teknis lainnya.

Sebaliknya, kegagalan menembus 1.3560 dapat menyebabkan koreksi harga. Pasangan ini kemungkinan akan menguji ulang level support 1.3500. Penurunan di bawah 1.3500, terutama jika didukung oleh berita fundamental yang bearish, dapat mengubah bias jangka pendek menjadi negatif. Level support selanjutnya di 1.3460 dan 1.3420 akan menjadi target. Trader disarankan untuk tetap waspada terhadap pergeseran sentimen pasar dan rilis data ekonomi yang dapat mengubah arah pasangan ini secara mendadak.

Kesimpulan

Prakiraan Harga GBP/USD menunjukkan pasangan ini berada di titik kritis, dengan level 1.3560 menjadi kunci bagi para bulls untuk menembus ke 1.3600. Pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh penutupan di atas level resistansi ini dan dinamika kebijakan moneter bank sentral. Trader disarankan untuk tetap waspada terhadap data ekonomi dan sentimen pasar global.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru Proyeksi Dolar Singapura: UOB Batasi Kenaikan SGD di 1.2790. Artikel Lama → Analisis EUR/JPY: Pulih dari Titik Terendah, Tetap Melemah

Postingan Lainya