Proyeksi Harga GBP/JPY: Penurunan Lanjut Setelah Bearish Flag.
Dipublikasikan pada: 24 February 2026
Pasangan mata uang GBP/JPY belakangan ini menunjukkan pergerakan harga yang menarik perhatian para pelaku pasar. Pasangan ini terlihat bergerak turun secara bertahap, memicu kekhawatiran di kalangan bullish dan memperkuat pandangan bearish. Analisis teknikal terbaru mengindikasikan bahwa GBP/JPY Price Forecast: Drifts lower as ‘bearish flag’ emerges, sebuah pola yang secara historis seringkali mendahului kelanjutan tren penurunan.
Analisis Teknikal: Formasi "Bearish Flag" pada GBP/JPY
Formasi "bearish flag" adalah pola kelanjutan tren yang sering muncul setelah penurunan harga yang tajam. Pola ini biasanya terdiri dari tiang bendera (pole), yang merupakan penurunan awal yang signifikan, diikuti oleh konsolidasi harga dalam saluran ke atas yang sempit atau miring ke bawah, membentuk bendera itu sendiri. Pada grafik GBP/JPY, kita dapat mengidentifikasi tiang bendera sebagai penurunan tajam sebelumnya. Kemudian, harga mulai bergerak dalam saluran konsolidasi, mencirikan fase "bendera". Ini menunjukkan bahwa tekanan jual awal mungkin hanya bersifat sementara, dengan potensi penurunan lebih lanjut setelah harga menembus batas bawah saluran bendera.
Level resistensi kunci saat ini berada di sekitar batas atas saluran bendera. Sementara itu, penembusan di bawah batas bawah akan mengonfirmasi pola ini dan memicu target harga yang lebih rendah. Volume perdagangan juga penting untuk dikaji selama pembentukan pola ini, karena peningkatan volume pada penembusan biasanya memberikan validasi yang lebih kuat terhadap pola tersebut. Para analis teknikal akan memantau dengan cermat level-level kunci ini untuk tanda-tanda konfirmasi.
Faktor Fundamental di Balik Tekanan Jual GBP/JPY
Selain aspek teknikal, beberapa faktor fundamental juga berkontribusi pada sentimen bearish terhadap GBP/JPY. Di sisi Pound Sterling, Bank of England (BoE) menunjukkan sinyal kebijakan moneter yang berpotensi lebih longgar di masa depan. Data inflasi Inggris yang melambat dan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi domestik dapat membebani Pound. Investor mulai mengantisipasi pemotongan suku bunga oleh BoE, yang umumnya melemahkan mata uang karena mengurangi daya tarik yield.
Di sisi lain, Yen Jepang (JPY) mulai mendapatkan daya tarik sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meskipun Bank of Japan (BoJ) tetap mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgarnya, pasar mulai memperkirakan adanya penyesuaian di masa depan, meskipun lambat. Selain itu, jika sentimen risiko global memburuk, permintaan terhadap JPY cenderung meningkat, memberikan tekanan jual lebih lanjut pada pasangan GBP/JPY. Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang kurang mendukung bagi apresiasi Pound terhadap Yen.
Proyeksi Harga GBP/JPY: Potensi Penurunan Lebih Lanjut
Melihat kombinasi antara pola "bearish flag" yang muncul dan tekanan fundamental yang ada, proyeksi harga GBP/JPY cenderung condong ke arah penurunan lebih lanjut. Jika harga berhasil menembus di bawah batas bawah saluran "bearish flag", target potensial dapat diukur dengan memproyeksikan panjang tiang bendera dari titik penembusan. Ini bisa membawa pasangan ini menguji level dukungan signifikan yang belum terlihat dalam beberapa waktu.
Para trader dan analis teknikal akan memantau dengan cermat level penembusan kunci dan volume perdagangan yang menyertainya. Kegagalan untuk menembus saluran atau penembusan palsu dapat membatalkan pola ini, mengubah sentimen pasar. Namun, dengan indikasi saat ini, ada kemungkinan kuat bahwa momentum penurunan akan berlanjut. Kondisi makroekonomi global dan pengumuman kebijakan dari BoE dan BoJ akan menjadi katalis utama yang perlu diperhatikan secara saksama. Perhatikan data ekonomi mendatang dari kedua negara untuk memvalidasi bias pasar saat ini dan pergerakan harga selanjutnya.
Kesimpulan
Proyeksi Harga GBP/JPY mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut, didukung oleh formasi "bearish flag" dan tekanan fundamental dari kebijakan moneter BoE serta sentimen safe-haven JPY. Trader dan analis perlu memantau ketat level penembusan kunci dan volume perdagangan, serta data ekonomi mendatang untuk validasi bias pasar. Kombinasi faktor ini membentuk pandangan bearish yang kuat untuk pasangan mata uang ini.
Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com