USD/CAD: Bearish momentum points to range trade – Scotiabank

Dipublikasikan pada: 12 March 2026

USD/CAD: Bearish momentum points to range trade – Scotiabank

USD/CAD: Momentum Bearish Menunjuk pada Perdagangan dalam Rentang – Scotiabank

Pasangan mata uang USD/CAD menjadi sorotan para analis trading, menyusul rilis analisis terbaru dari Scotiabank. Mereka mengindikasikan bahwa USD/CAD menunjukkan momentum bearish yang signifikan, namun prospeknya lebih cenderung mengarah pada perdagangan dalam rentang harga, bukan penembusan arah yang tajam. Pandangan ini memberikan gambaran penting bagi para trader yang mencari peluang di tengah ketidakpastian pasar.

Analisis Momentum Bearish pada Pasangan USD/CAD

Data dan indikator teknikal terkini secara jelas menyoroti tekanan jual pada pasangan USD/CAD. Dolar Kanada (CAD) terlihat menguat terhadap Dolar AS (USD) dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Kekuatan CAD sebagian besar didorong oleh fundamental domestik yang solid, termasuk data pasar tenaga kerja yang resilient serta ekspektasi inflasi yang stabil. Selain itu, harga minyak mentah yang bertahan di level yang relatif tinggi juga memberikan dorongan positif bagi mata uang komoditas ini. Secara kontras, Dolar AS menghadapi tekanan jual akibat ekspektasi pasar mengenai kebijakan moneter Federal Reserve. Para investor mulai mengantisipasi potensi penurunan suku bunga lebih awal dari perkiraan sebelumnya, yang melemahkan daya tarik greenback.

Momentum bearish ini tercermin pada pergerakan harga yang cenderung menembus di bawah level support jangka pendek. Namun, Scotiabank mengingatkan bahwa ada faktor-faktor penyeimbang yang mencegah penurunan lebih lanjut. Pasar tetap mewaspadai intervensi atau perubahan mendadak dalam sentimen risiko global. Oleh karena itu, penurunan tajam yang berkelanjutan mungkin sulit terjadi.

Faktor-faktor Pendorong Perdagangan dalam Rentang untuk USD/CAD Menurut Scotiabank

Meskipun ada momentum bearish, Scotiabank menyarankan agar trader bersiap untuk perdagangan dalam rentang untuk USD/CAD. Ini berarti pasangan mata uang tersebut kemungkinan akan bergerak di antara level support dan resistance yang sudah mapan. Mereka mengidentifikasi bahwa level support kunci berada di sekitar 1.3500, sementara resistance kuat dapat ditemukan di area 1.3650-1.3700. Fluktuasi di antara level-level ini akan menjadi karakteristik pasar dalam waktu dekat.

Beberapa faktor mendukung pandangan perdagangan dalam rentang ini. Pertama, meskipun ada sentimen bearish terhadap USD, potensi pemulihan dolar AS masih ada jika data ekonomi AS menunjukkan kekuatan tak terduga. Kedua, Bank of Canada (BoC) juga menghadapi dilema kebijakan. Meskipun ekonomi Kanada menunjukkan ketahanan, BoC mungkin enggan untuk terlalu hawkish demi menjaga stabilitas ekonomi. Ini menciptakan keseimbangan yang cenderung menahan pergerakan ekstrem. Selain itu, volume perdagangan yang menurun menjelang akhir tahun seringkali menyebabkan pergerakan harga menjadi lebih terbatas. Para partisipan pasar besar mungkin memilih untuk mengurangi eksposur risiko.

Strategi dan Level Kunci Analisis Trading USD/CAD

Berdasarkan analisis Scotiabank, trader dapat mempertimbangkan strategi yang memanfaatkan pergerakan harga dalam rentang. Ini termasuk membeli di dekat level support dan menjual di dekat level resistance. Penting sekali untuk menempatkan stop-loss yang ketat untuk mengelola risiko. Level 1.3500 dianggap sebagai batas bawah penting; penembusan di bawahnya dapat membuka jalan menuju level support berikutnya. Sebaliknya, penembusan di atas 1.3700 akan membatalkan skenario bearish jangka pendek dan mungkin memicu pengujian level resistance yang lebih tinggi.

Investor juga harus terus memantau rilis data ekonomi penting dari kedua negara. Laporan inflasi, data pekerjaan, dan pernyataan dari pejabat bank sentral akan sangat memengaruhi sentimen pasar. Perubahan tiba-tiba dalam harga komoditas, khususnya minyak, juga berpotensi mengganggu dinamika perdagangan ini. Oleh karena itu, kewaspadaan adalah kunci untuk menghadapi kondisi pasar yang bergejolak.

Sumber Inspirasi: www.fxstreet.com

Baca Juga

← Artikel Terbaru EUR/USD slips as US CPI meets expectations Artikel Lama → Analisis Ekonomi Tiongkok: ABN AMRO Ungkap Ketahanan Energi & PBoC.

Postingan Lainya